Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2

Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2
Episode *168*


__ADS_3

~ Keesokan harinya ~


Aliya bersiap-siap untuk pulang dan Fabian pun datang tapi Fabian tidak tahu jika hari ini Aliyaa pulang.


Fabian masuk ke dalam ruangan Aliyaa, melihat kehadiran Fabian. Miranda pun memilih untuk keluar untuk menyelesaikan administrasi pembayaran uang Aliyaa.


"Kamu pulang sekarang,? kamu mau pulang ke mana?."


Fabian mendekati Aliyaa dia duduk di samping Aliyaa.


"Aku pulang ke rumah Mama, tidak apa-apa kan sampai luka ini sembuh setelah itu aku kembali ke rumah kita."


Fabian pun hanya bisa tersenyum saja ketika mendengar keinginan Aliyaa itu.


"Hmmmm, Aliyaa Siska ke mana yaa. Tumben sekali Siska tidak ada di sini bersama dengan kamu."


Fabian ingin mencari informasi tentang Siska dari Aliyaa.

__ADS_1


"Siska dia kuliah pagi jadi dia tidak bisa datang ke sini, memang kenapa yaa tumben sekali kamu menayangkan tentang Siska."


Fabian merasa jika Aliyaa tidak mengetahui jika Siska yang sedang mendapatkan ancaman dari Kania.


"Aku hanya ingin mengetahui bagaimana hubungan Siska dengan Rendy, apakah Hubungan mereka berdua sudah berjalan jauh karena kasihan sekali kan Siska yang hanya di berikan harapan palsu oleh Rendy."


Aliya merasa belum saatnya untuk memberitahu suaminya tentang apa yang terjadi dengan Siska karena Siska juga yang belum tentu positif hamil.


"Siska dan Rendy sudah semakin dekat karena Siska yang sudah bertemu langsung dengan Tante Kania, jadi sekarang Tante Kania mengetahui jika Siska itu adalah wanita yang sedang dekat dengan Rendy."


Seketika Fabian pun langsung terdiam apakah ini yang menyebabkan Kania yang akan mencelakakan Siska hanya karena mengetahui hubungan Siska dan Rendy.


"Apakah kamu mengetahui sesuatu tentang Siska dan Rendy,? apa coba ceritakan saja jangan di pendam seperti ini."


Fabian pun merasa binggung apakah dia harus menceritakan semuanya kepada Aliyaa tapi beruntung nya Fabian yang mempunyai bukti rekaman nya.


"Dengarkan rekaman ku ini yaa, aku tidak bisa menceritakan nya karena ini terlalu keterlaluan sekali menurut ku."

__ADS_1


Ketika Aliyaa hendak mendengar kan rekaman tersebut, tiba-tiba saja Miranda masuk dan ikut mendengarkan rekaman tersebut.


Fabian memilih untuk keluar dari ruangan Aliyaa dan membiarkan mereka berdua mendengarkannya dengan serius.


"Lebih baik aku keluar saja daripada mendengar teriakkan atau ungkapan yang membuat mereka tidak percaya, tapi sangat jelas sekali itu adalah suara Tante Kania walaupun aku tidak merekam dengan wajah nya."


Miranda dan Aliya pun begitu sangat terkejut sekali ketika mendengar perkataan Kania.


"Kania dia sampai menyuruh orang untuk mencelakakan Siska, dia benar-benar keterlaluan sekali. Aku tidak akan pernah membiarkan jika sampai Siska terluka sedikitpun."


Aliya pun langsung menghawatirkan kondisi Siska, dia langsung mencari Handphone untuk memastikan kondisi Siska baik atau tidak.


Aliya mencoba untuk menghubungi nomer handphone Siska tapi Handphone Siska yang tidak aktif membuat Aliyaa semakin merasa sangat cemas sekali kepada Aliyaa.


"Kenapa handphone Siska tidak aktif yaa, sedang apa dia yaa aku sangat menghawatirkan sekali Siska."


Miranda mencoba untuk menenangkan perasaan Aliyaa.

__ADS_1


"Siska pasti baik-baik saja dia wanita yang kuat dia pasti bisa melawan tapi jika terjadi sesuatu dengan Siska, kita bisa langsung melaporkan Kania ke pihak kepolisian dengan bukti yang kita miliki ini."


Miranda begitu sangat emosional sekali terhadap Kania.


__ADS_2