Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2

Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2
Episode #315#


__ADS_3

Fabian mengetuk pintu ruangan dan Miranda pun membuka pintu kamar tersebut, dia melihat Fabian dan lebih mempersilahkan Fabian untuk masuk ke dalam.


"Masuklah Aliya sangat membutuhkan mu sekarang."


Miranda membuka pintu depan sangat lebar sehingga Fabian bisa masuk dan berada di samping Aliyaa.


"Sudah tidak ada lagi sidang perceraian untuk kalian berdua, sekarang kalian berdua di persatuan untuk menjadi orang tua. Semoga dengan Aliyaa hamil rumah tangga kalian berdua menjadi lebih dewasa lagi dalam menghadapi permasalahan pernikahan."


Mata Miranda berkaca-kaca ketika melihat Aliyaa dan Rendy bersama kembali, dan Fabian pun memilih untuk menundukkan wajahnya.


"Fabian, Aliyaa sudah bisa memberikan kamu keturunan. Tidak sampai satu tahun kamu harus menunggu nya, semoga kamu bisa menjadi Papa yang baik dan sabar."


Selesai berbicara dengan Aliyaa dan Fabian, Melinda pun memilih untuk pergi dari ruangan tersebut dan meninggalkan Aliyaa dan Fabian berduaan.


Melihat Miranda yang sudah pergi Fabian memegang tangan Aliyaa, dia mencium kening Aliyaa.


"Maafkan aku yang tidak sabar, terimakasih atas perjuangan yang sudah kamu berikan untuk ku selama perjalanan rumah tangga kita."

__ADS_1


Aliya pun tidak kuasa menahan air mata nya, dia begitu sangat bahagia sekali akhirnya apa yang di inginkan oleh Fabian bisa dia kabulkan.


Aliya pun menangis di pelukan Fabian dia seperti tidak percaya dengan apa yang sudah terjadi dengan dirinya, Aliyaa yang akan menjadi seorang ibu.


***


Rendy dan Siska sampai di rumah nya dia melihat ada mobil yang seperti mobil milik Mama nya.


"Seperti nya ini adalah mobil milik Mama, ada apa yaa Mama ke sini."


Ketika Siska membuka pintu rumah nya dia begitu sangat terkejut sekali ketika melihat Kania yang sedang menggendong salah satu anak nya.


"Mama, ada apa Mama datang ke sini."


Rendy mendekati Mama nya yang sedang mengendong salah satu anak nya.


"Mama ingin melihat anak kembar kamu yang ternyata sangat mirip dengan kamu yaa Rendy."

__ADS_1


Siska tidak bisa berkata-kata karena ternyata kedatangan Kania untuk melihat anak kembar nya.


"Iya Mam, Reynond dan Arnold itu memang mirip seperti aku."


Kania memandangi wajah Siska yang kelihatan seperti panik dan tidak menyukai kedatangan nya.


"Mama meminta maaf atas perilaku Mama dengan kamu dan Siska selama ini, kehadiran Reynond dan Arnold membuat Mama menyadari ke egois Mama. Mulai sekarang boleh kah Mama melihat cucu pertama Mama ini jika Mama merasa sangat merindukan nya."


Rendy dan Siska langsung terdiam ketika mendengar perkataan Kania, Siska mungkin belum bisa menghapus rasa sakit hati nya kepada perkataan dan sikap Kania terhadap nya.


"Siska, dan Rendy. Bu Kania sudah meminta maaf kepada kalian berdua, lebih sekarang kalian berdua bersama dengan Reynold dan Arnold menginap di rumah Rendy agar Reynond dan Arnold bisa dekat dengan Bu Kania."


Kania merasa sangat bahagia sekali ketika Ibu nya Siska mengatakan hal tersebut, sehingga dirinya bisa dekat dengan cucu kembarnya.


"Aku menyerahkan sepenuhnya kepada Siska, jika Siska mengijinkan kita akan pergi ke rumah Mama sekarang juga."


Siska pun langsung mengangguk-anggukkan kepalanya sambil tersenyum dan mereka pun langsung pergi ke rumah Ready bersama dengan bayi kembar nya.

__ADS_1


__ADS_2