Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2

Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2
Episode 28.


__ADS_3

Aliya menunggu kedatangan suami nya pulang kerja dia yang sudah menyediakan makanan malam untuk suami nya.


"Masih di mana yaa, kenapa belum juga punya."


Aliya dengan sangat setia menunggu kedatangan suami nya di meja makan.


Ketika Fabian hendak bersiap-siap untuk pulang, Miranda menghampiri Fabian dengan senyuman menggoda nya.


"Fabian bagaimana jika malam ini kita makan malam bersama dengan para staf kantor, untuk memperingati kamu datang kembali ke sini dan juga kamu yang sekarang menjadi pemimpin perusahaan ini."


Fabian merasa tidak mengerti dengan sikap Miranda yang seperti tidak berubah kepada nya


"Maaf ibu Miranda, bukan saya menolak ajakan ibu tapi ada istri saya yang sudah masak dan menunggu kedatangan saya."


Fabian tersenyum manis kepada Miranda.


"Kita ini kan masih pengantin baru, masih hangat-hangat nya. Ibu seperti tidak pernah muda saja yaa."


Fabian meninggalkan Miranda begitu saja, dan Miranda merasa sangat kesal sekali dengan perkataan Fabian terhadap nya.


"Menyakitkan sekali perkataan nya, aku sungguh tidak menyukai nya."

__ADS_1


Miranda pun memilih untuk bersiap-siap untuk pulang.


Dan Fabian tidak lupa untuk memberikan sesuatu untuk Aliya yang sedang menunggu nya di rumah.


"Aliya pasti sangat menyukai apa yang aku bawa ini, dia sekarang pasti sedang menunggu kedatangan ku di rumah."


Fabian pun langsung masuk ke dalam mobil nya, dan dia dengan penuh semangat sekali dia ingin secepatnya bertemu dengan Aliyaa.


Aliya menunggu kedatangan Fabian dengan memainkan handphone nya, dia merasa sangat lapar sekali.


"Hmmmm, aku kelaparan sekali tapi nggak mungkin aku makan duluan dan suami ku makan makanan yang bekas aku."


Aliya terus saja menegaskan perut nya, suara cacing yang ada di dalam perut sudah bernyanyi seperti alarm handphone.


Aliya pun sampai memejamkan mata nya, dan dia tidak terasa tertidur di atas meja.


Fabian mengetuk pintu berkali-kali tapi tidak ada jawaban nya.


"Aliya ada di rumah nggak ya,? kenapa pintu tetap tutup."


Fabian pun merasa sangat hawatir sekali dia langsung membuka pintu tersebut dan mencari Aliya di kamar.

__ADS_1


Tapi ternyata Aliyaa tidak ada di kedua kamar tersebut, Fabian pun langsung berlari menuju ke dapur dan dia melihat istrinya yang sedang ketiduran sambil memegang perut nya.


"Astaga Aliyaa, kamu kenapa sampai ketiduran seperti ini sayaaaaang. Seperti nya Aliya kecapean dia yang harus kuliah dan harus juga menyediakan makanan untuk aku."


Fabian menghampiri Aliya dia membelai rambut panjang Aliyaa dan membisikkan kata-kata cinta kepada istri nya tersebut.


"I love you Aliya Mutiara, kamu wanita terbaik ku. Aku tidak akan pernah meninggalkan kami walaupun apapun yang terjadi."


Mendengar perkataan mesra tersebut Aliyaa pun langsung membuka mata nya dan terkejut sekali ketika melihat suami nya yang sudah berada di hadapan nya.


"Kamu kok udah pulang sih, aku nggak tahu padahal aku nungguin kamu loh Mas. Sampai aku ketiduran yaa hehehe."


Fabian mencium kening Aliya dengan penuh rasa cinta nya.


"Makan yuu sayaaaaang, ads sesuatu yang aku belikan untuk kamu."


Aliya pun langsung membuka sesuatu yang di belikan untuk dirinya.


"Ini makanan kesukaan aku, makasih yaa pulang kerja sampai harus bawa oleh-oleh."


Wajah Aliyaa terlihat sangat bahagia sekali walaupun hanya makanan sederhana tapi bisa membuat Aliyaa tersenyum manis.

__ADS_1


"Yasudah yaa sayaaaaang kamu pasti lapar banget kan, ayo kita makan malam bersama."


Fabian melihat Aliyaa yang begitu sangat lahap sekali makan nya, membuat Fabian merasa sangat kasihan sekali melihat Aliya yang mau berjuang untuk hidup sederhana.


__ADS_2