Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2

Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2
Episode #307#


__ADS_3

Sebulan kemudian, Siska yang sedang mempersiapkan untuk pernikahan sederhana nya bersama dengan Rendy.


Keluarga Siska yang begitu sangat bahagia sekali, akhirnya Siska yang mendapatkan kebahagiaan untuk dirinya.


"Besok adalah hari pernikahan ku, semoga semua nya di lancarkan."


Siska yang sangat menginginkan kehadiran Aliyaa tapi pesan nya dulu pun tidak di balas oleh Aliyaa.


Siska mencoba untuk mengirimkan pesan kepada Aliyaa kembali dia berharap jika Aliyaa yang mau membalas pesan nya.


*Al, besok adalah hari pernikahan ku. Aku berharap besar kamu bisa datang di hari pernikahan ku ini*


Aliya yang mau pergi bersiap-siap untuk ke kampus dia membaca pesan dari Siska.


"Setelah seminggu Siska menikah aku harus melakukan persidangan perceraian ku, dan aku pasti akan bertemu Kak Fabian di sana karena tidak mungkin dia tidak datang."


Aliya merasa sangat binggung dia pun keluar kamar sambil memegang Handphone nya.


Aliya duduk di kursi depan mata yang masih bertatapan pada handphone nya.


"Aliya serius sekali kamu melihat handphone mu itu, sedang membaca pesan dari siap sih."

__ADS_1


Tanya Miranda dengan penasaran.


"Siska besok menikah dia mengundang ku untuk datang ke acara pernikahan nya, bagaimana menurut Mama."


Miranda seketika terdiam dia langsung berpikir di acara tersebut pasti akan ada Fabian sedangkan proses perceraian Aliyaa dan Fabian seminggu lagi.


Miranda tidak mau jika proses perceraian tersebut menjadi gagal.


"Kamu boleh datang tapi bersama dengan Mama yaa dan kamu jangan jauh-jauh dari Mama yaa."


Aliya pun menganggukkan kepalanya dia merasa tidak nafsu makan pagi ini.


"Mam, aku tidak nafsu makan. Aku makan di kampus saja yaa."


"Setelah proses perceraian selesai, Aliyaa harus menyibukkan diri nya untuk menyiapkan skripsi nya. Semoga semua berjalan dengan lancar."


Miranda bersiap untuk pergi ke kantor dan Aliya yang sudah masuk ke dalam mobil nya.


Aliya merasa tidak enak badan dia dengan begitu banyak pemikiran di hidup nya.


"Aku merasa nafsu makan ku berkurang, aku merasa tubuh menjadi lemah sekali. Padahal aku yang harus menghadapi proses perceraian ku dan juga skripsi ku bulan depan."

__ADS_1


Pak Denies merasa sangat kasihan sekali melihat Aliyaa dia melihat wajah Aliyaa yang sangat pucat sekali.


"Nona Aliyaa, harus bisa menjaga kesehatan yaa. Jangan sampai Nona Aliyaa sakit yaa."


Perhatikan dari Pak Denies membuat Aliyaa merasa senang.


"Pak Denies sejak kecil begitu sangat perhatian sekali sama aku, bagaimana jika Pak Denies menikah dengan Mama saja. Bukan kah kalian berdua yang sama-sama masih sendiri."


Perkataan Aliyaa membuat Pak Denies terkejut dan Aliya pun langsung tertawa melihat ekpresi kaget Pak Denies.


"Nona Aliyaa, bisa saja kalau bicara. Itu tidak mungkin terjadi ketika seorang Ratu kerajaan menikah dengan rakyat jelata seperti bapak."


Aliya pun tersenyum dia melihat sosok Pak Denies yang sangat baik sekali kepada nya.


Aliya pun sampai di depan kampus dia lupa belum membalas pesan dari Siska.


*Besok aku akan datang bersama dengan Mama yaa*


Siska merasa sangat senang sekali ketika Aliyaa membalas pesan dari nya.


*Terimakasih banyak Aliyaa*

__ADS_1


Aliya pun memasukkan handphone ke dalam tas nya dia berjalan menuju ke kelas nya, Aliyaa lupa jika dia yang belum sarapan pagi tapi dia yang harus segera masuk ke dalam kelas nya.


__ADS_2