
Melihat hanya mereka berdua di dalam ruangan tersebut, Siska pun menangis di hadapan Aliyaa.
"Al, aku merasa tidak sanggup jika sampai aku harus hamil anak Rendy. Itu hanya membuat aku dan anak ku nanti menderita karena sikap Tante Kania seperti nya jika aku sampai hamil lebih baik aku gugurkan saja kandungan ku ini."
Seketika Aliyaa pun langsung emosional sekali ketika mendengar perkataan Siska.
"Siska kamu tidak normal,? kamu ingin melakukan hal seperti itu. Sudah kamu berbuat kesalahan dan sekarang kamu mencoba untuk menyalakan yang tidak berdosa. Tidak Siska kamu jangan sampai melakukan nya aku tidak akan pernah memaafkan kamu Siska itu tindakan yang sangat kejam sekali."
Siska semakin histeris menangis di hadapan Aliyaa.
"Siska kamu lihat aku, begitu besar pengorbanan ku hanya ingin bisa hamil dan mempunyai anak. Kamu bisa berpikir ke arah sana Siska kamu lihat aku yang sangat sedih sekali dengan keadaan ku yang seperti ini dan aku tidak tahu bagaimana kelanjutan rumah tangga ku jika aku tidak bisa memberikan keturunan untuk suami ku."
Aliya pun ikut menagis di hadapan Siska, dan membuat Siska merasa bersalah sekali dengan perkataan nya tadi.
__ADS_1
Aliya memegang perut Siska dia mengelus perut sahabat baik nya itu.
"Aku mohon jaga baik-baik jika kamu sampai di percaya untuk menjadi seorang ibu, aku akan selalu ada di samping mu jika Tante Kania melakukan hal yang membuat kamu sakit hati. Aku akan membela mu Siska kamu harus menjadi ibu yang baik."
Siska merasakan kesedihan yang mendalam ketika dia melihat Aliyaa yang begitu menginginkan untuk bisa mempunyai anak.
"Hmmmm, Aliyaa kamu memang yang terbaik. Kamu selalu membuat aku merubah sikap ku secara tiba-tiba karena mendengarkan perkataan positif dari kamu."
Siska memegang tangan Aliyaa dia berharap jika keajaiban bisa terjadi dengan Aliyaa.
Aliya melamun memikirkan rumah tangga nya, dan Siska pun yang pernah menginap di Apartemen Veronica dia pun mencoba untuk menjelaskan kepada Aliyaa jika Veronica itu adalah wanita yang sangat baik.
"Aliya, masih kamu berpikiran negatif terhadap Kak Vero ? kakak perempuan Rendy yang menjadi sekertaris Kak Fabian."
__ADS_1
Seketika saja Aliyaaaa langsung emosional ketika Siska membicarakan tentang Veronica.
"Pikiran ku semakin negatif terhadap perempuan itu, apalagi dengan kondisi ku sekarang yang kesulitan untuk mendapatkan keturunan. Aku semakin overprotektif terhadap suami dan ini penyebab aku yang sering berubah-ubah sikap kepada suami ku karena perempuan itu Veronica."
Siska pun seketika langsung terdiam ketika mendengar perkataan Aliyaa, dia memilih untuk diam ketika akan menyebutkan jika Veronica itu adalah perempuan baik-baik.
Aliya pun langsung melirikan mata kepada Siska.
"Perempuan itu adalah calon kakak ipar mu, tapi maafkan aku yang sangat membenci dia tampa sebab apalagi ketika aku melihat handphone nya yang mirip dengan ku. Apakah suami yang memberikan nya kepada nya."
Aliya terlihat sangat emosional sekali sampai tangannya pun tidak mau diam.
"Pokoknya menyebalkan sekali perempuan itu, tapi dia akan tetap berada di perusahaan menjadi seorang sekertaris cantik dan seksi kecuali dia yang mengundurkan diri. Tapi itu tidak mungkin terjadi."
__ADS_1
Siska hanya terdiam saja mendengarkan perkataan Aliyaa.