Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2

Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2
Episode #309#


__ADS_3

Hari pernikahan Siska dan Rendy pun tiba Siska yang begitu sangat cantik dengan menggunakan baju pengantin berwarna putih dia pun duduk di sebelah Rendy yang hanya di dampingi oleh Veronica saja.


Miranda yang melihat nya pun dia merasa kasihan terhadap Rendy, Kania benar-benar tidak ada di tempat.


"Kania dia benar-benar tidak mempunyai perasaan, bisa-bisanya dia tidak datang ke acara pernikahan Rendy hanya karena sebuah keegoisan nya."


Mendengar perkataan Mama nya, Aliyaa pun merasa di ingatkan kembali dengan pernikahan nya dengan Fabian yang sama-sama tidak mendapatkan restu dari Mama nya.


Fabian datang dia melihat Aliyaa yang bersamaan dengan Miranda, Miranda samping memegang tangan Aliyaa.


"Miranda yang benar-benar tidak mau aku bersama dengan Aliyaa, dia sampaikan harus memegang tangan Aliyaa sangat erat sekali."


Fabian pun memilih untuk pergi menghampiri Dokter Nadia dan Irfan, Irfan pun langsung merangkul Fabian yang kelihatan sangat sedih.


"Bagaimana sekarang,? apakah kamu semakin membaik? atau sama saja seperti dulu belum menemukan titik terang."


Irfan menanyakan tentang hubungan Fabian dengan Aliyaa, dan Fabian pun menjawab nya.


"Minggu depan aku akan menjalankan sidang perdana ku, aku akan bercerai dengan Aliyaa."


Dokter Nadia merasa sangat kasihan sekali melihat Fabian yang ternyata masih cinta kepada Aliyaa, tapi Dokter Nadia berpikir kembali permasalahan mereka berdua tentang keinginan mempunyai keturunan Fabian yang kurang rasa bersabar.

__ADS_1


"Yasudah Fabian lebih baik kamu jalankan saja apa yang sudah terjadi, yakin jika ini adalah keputusan yang terbaik untuk kalian berdua."


Irfan mencoba untuk memberikan semangat untuk Fabian.


"Astaga, Rendy yang hanya di temani oleh Veronica. Kania dia benar-benar tidak ingin datang ke acara pernikahan ini, tidak punya perasaan sekali yaa Kania."


Terdengar suara sah akhirnya Rendy dan Siska menjadi pasangan suami-istri.


Siska tidak kuasa menahan air mata nya, begitu juga dengan Aliyaa dia pun ikut menangis atas kebahagiaan Siska.


"Selamat yaa Siska sekali kebahagiaan mu sudah sangat lengkap, semoga saja aku pun bisa merasakan apa yang kamu rasakan sekarang."


Aliya memeluk erat tubuh Siska mereka berdua pun menangis di kebahagiaan Siska.


"Selamat yaa Siska, kamu memang berhak bahagia."


Aliya melepaskan pelukan erat nya dan Miranda pun dengan sangat cepat menghampiri Aliyaa.


"Iya Aliyaa, terimakasih atas ucapan nya. Dan aku pun juga berharap agar kamu juga bisa mendapatkan kebahagiaan karena perjuangan mu yang sangat luar biasa sekali."


Aliya hanya bisa tersenyum dan dia pun langsung menghampiri Rendy.

__ADS_1


"Selamat yaa Rendy, apa yang kamu rasakan sekarang. Aku pun pernah merasakan nya sangat sakit menangis dalam kebahagiaan."


Perkataan Aliyaa seperti menyindir halus Mama nya, melihat Veronica. Aliya pun memilih untuk langsung pergi mengabaikan Veronica.


Aliya memilih untuk langsung pergi karena dia yang melihat kehadiran Fabian di tempat tersebut.


Melihat Aliyaa pergi, Melinda pun ikut pergi mengikuti Aliyaa.


Ketika Aliyaa mau membuka pintu mobil nya dia seperti melihat Kania, Kania yang memakai masker hitam dia membuka jendela mobil nya dan seperti sedang memandangi ke dalam ruangan.


"Kenapa Tante Kania tidak masuk saja ke dalam, dia masih tidak menerima kenyataan yang sudah terjadi sekarang. Apakah dia masih mempunyai rencana untuk memisahkan Rendy dan Siska."


Aliya pun memilih untuk menghampiri mobil tersebut dan Kania merasa malu ketika Aliyaa yang mengetahui kehadiran nya.


"Kenapa tidak masuk ke dalam saja Tante, kasihan loh Rendy yang hanya di temani oleh Veronica saja. Rendy dan Siska sudah sah menjadi pasangan suami-istri dan juga sebagai Ayah dan Ibu untuk ke dua baby kembar nya."


Kania hanya bisa terdiam saja ketika mendengar perkataan dari Aliyaa.


"Aku pernah berada di posisi Rendy, aku yang menikah tanpa ada Mama ku di samping ku."


Aliya meneteskan air mata nya di depan Kania.

__ADS_1


__ADS_2