
Aliya seperti sedang berpikir dengan tawaran yang di berikan oleh Rendy.
"Kamu bisa bilang kepada Aliya, jika mobil ini adalah taksi online yang kamu pesan. Jika kamu mau sekarang aku menelephone supir pribadi ku untuk datang ke sini."
Rendy merasa sangat kasihan sekali melihat kondisi Aliya setelah dia yang mengetahui cerita dari Siska.
"Baiklah, aku mau terimakasih banyak yaa kamu baik sekali."
Rendy pun langsung mengeluarkan handphone nya, dia mencoba untuk menghubungi supir pribadi karena dia mengetahui jika ibu nya yang sedang berada di luar kota.
*Hallo Pak, nanti saya kirimkan alamat nya. Bapak langsung pergi dan bilang jika Bapak itu adalah supir taksi online yaa.*
*Baiklah Pak, saya akan segera pergi.*
Rendy mengirimkan pesan kepada supir pribadi tersebut yaitu alamat rumah Siska.
Rendy melihat Siska yang begitu sangat gugup sekali dan akhirnya minuman pun datang.
Rendy memberikan minuman tersebut kepada Siska.
"Minumlah kamu jangan sampai terlihat gugup di hadapan Fabian dan juga Aliya."
Siska pun mengambil minuman tersebut dan ternyata Aliya yang sudah sampai.
Mata Aliya tertuju pada mobil yang ada di luar gerbang rumah Siska.
__ADS_1
"Mobil siapa ini yaa,?"
Tanya Fabian kepada Aliya dengan heran.
"Seperti nya ini juga mobil milik Rendy, sekarang aku lihat Siska dan Rendy mereka berdua sangat dekat sekali."
Melihat Aliya dan Fabian yang sudah datang, Siska dan Rendy pun menghampiri mereka berdua.
Siska membuka pintu gerbang dan membuat mereka bisa berbicara langsung.
"Siska, maafkan aku yaa. Tadi di jalan ada perbaikan jalan dan macet jadi aku telat datang nya."
Siska pun memegang tangan Aliya.
"Sudah tidak apa-apa lagi pula taksi online nya juga belum datang."
"Yasudah yaa, Aliya aku pergi ke kantor dulu yaa. Dan Siska tolong jaga Aliya baik-baik yaa, semoga hari kalian berdua menyenangkan."
Aliya bersalaman dengan suami nya.
"Hati-hati yaa di jalan nya, semangat terus berkerja nya."
Aliya melambaikan tangan nya ketika suami nya masuk ke dalam mobil nya.
Ketika Fabian pergi, Aliya memperhatikan Rendy yang hanya terdiam saja.
__ADS_1
Melihat Aliya yang seperti mencurigai keberadaan nya, Rendy pun langsung berpamitan pergi dengan Aliya dan Siska.
"Siska dan Aliya, aku pergi dulu yaa."
Rendy pun langsung pergi karena dia melihat mobil nya yang akan mengantarkan Aliya dan Siska sudah datang.
Siska pun berteriak kencang kepada Rendy ketika akan membuka pintu mobil nya.
"Hati-hati Rendy yaa."
Rendy tersenyum manis ketika dia mendengar Siska yang memberikan perhatian nya lewat kata-kata.
Rendy pun hanya membalas dengan lambaian tangan nya.
Melihat Siska yang semakin hari semakin dekat dengan Rendy, Aliya merasa sangat senang sekali dia berharap jika mereka berdua bisa bersatu dalam pernikahan.
"Al, mobil nya sudah datang. Ayo kita masuk."
Siska menarik tangan Aliya dan mereka berdua pun masuk ke dalam mobil tersebut.
Mobil yang sangat mewah sekali dengan fasilitas lengkap.
Aliya merasa jika ini bukan mobil sewaan seperti biasanya.
Tidak hanya Aliya yang merasa heran Siska pun di buat terkejut dengan mobil ini.
__ADS_1
Siska merasa Rendy yang salah memberikan mobil untuk nya.