Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2

Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2
Episode #234#


__ADS_3

Dokter Nadia memeriksa kondisi Miranda dan ternyata tensi yang sangat tinggi sekali, Miranda pun sudah mulai bisa sadar dan melirikan mata nya kepada Dokter Nadia sambil memegang kepalanya.


"Miranda apa yang sebenarnya terjadi dengan mu, kenapa tensi mu kembali tinggi lagi."


Miranda mencoba untuk menyenderkan tubuhnya pada bantal.


"Aku tidak menyangka jika Fabian bisa sampai melakukan ini semua, dia mengembalikan mobil dan mengulang cerita masa lalu kita berdua."


Dokter Nadia semakin mendekati dirinya dengan Miranda karena dia tidak mau jika Aliyaa sampai mendengar pembicaraan mereka berdua.


"Apa perkataan Fabian yang membuat mu Sakit hati sampai pingsan seperti ini."


Miranda pun sampai menghelakan nafas panjang nya.


"Dia merasa menikah dengan Aliyaa adalah suatu kesalahan yang salah, di saat dulu dia yang sudah tidur bersama dengan ku dan sekarang dia menginginkan anak dari Aliyaa."

__ADS_1


Dokter Nadia pun seketika merasa terkejut ketika mengetahui masalalu Miranda dan juga Fabian yang sampai sudah tidur bersama.


"Fabian adalah lelaki simpanan ku yang aku biayai yang bisa melayani nafsu ku, itulah kenapa aku sangat menantang pernikahan Aliyaa dengan Fabian. Karena aku ingin Aliyaa bisa mendapatkan lelaki yang jauh lebih baik sampai aku yang dulu ingin menjodohkan Aliyaa dengan Rendy, karena Rendy dan Aliya sangat seimbang sekali."


Dokter Nadia pun sampai tidak habis pikir ketika dia mengetahui semuanya.


"Lalu bagaimana sekarang,? Apakah Fabian masih seperti dulu ingin mempertahankan rumah tangga nya dengan Aliyaa atau dia lebih memilih untuk bersama dengan wanita lain?."


Mata Miranda semakin berkaca-kaca ketika dia ingin berbicara.


Dokter Nadia merasa sangat rumit sekali ketika dia mendengar kan masalah rumah tangga Aliyaa.


"Kasihan sekali Aliyaa, dia harus seperti ini. Tidak pernah terbayangkan sebelumnya jika Aliyaa yang harus menjalani kehidupan berat dalam berumah tangga.".


Dokter Nadia pun akhirnya mengetahui jika larangan yang di berikan Miranda kepada Aliyaa itu adalah untuk yang terbaik untuk Aliyaa.

__ADS_1


"Sekarang aku mulai membenci Fabian, dan aku tidak akan pernah mempertemukan Aliyaa dengan Fabian. Aliya harus fokus dengan kuliah nya dia tidak boleh memikirkan tentang hubungan dengan siapa pun."


Miranda yang merasa kesal sekali sampai dia bicara seperti itu.


"Mulai sekarang jika ada lelaki yang ingin mendekati Aliyaa, bicarakan semuanya jika Aliyaa yang tidak bisa memberikan keinginan dalam berumah tangga. Carilah Lelaki yang benar-benar cinta dan menerima kekurangan Aliyaa, yang bisa menerima kenyataan jika mereka berdua hanya hidup berdua selama nya."


Miranda merasa sangat sedih sekali kepada Aliyaa harus bernasib seperti ini.


"Miranda jangan pernah membicarakan tentang penerus perusahaan mu di depan Aliyaa, karena itu hanya membuat Aliyaa merasa sedih."


Miranda pun lalu memberikan surat pengunduran diri dari Fabian kepada Dokter Nadia.


Dokter Nadia membaca nya dan langsung menatap wajah Miranda.


"Fabian memilih untuk bekerja di perusahaan Rendy, dan membuat Kania merasa sangat bahagia sekali melihat ini semuanya. Sekarang aku dan Veronica yang memimpin perusahaan ini."

__ADS_1


Dokter Nadia pun merasa jika Fabian seperti musuh dalam selimut, dia begitu sangat jahat sekali memilih pindah ke perusahaan Rendy.


__ADS_2