Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2

Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2
Episode *131*


__ADS_3

Rendy begitu sangat terkejut sekali ketika melihat wajah Veronica di hadapan nya.


"Astaga Kak Veronica, maafkan aku yaa. Aku bisa menjelaskan semuanya."


Rendy seketika langsung duduk di samping Veronica.


"Wanita itu sudah menjelaskan semuanya, dia siapa apakah dia itu adalah kekasih mu Rendy?."


Rendy merasa jika dia lebih baik menceritakan semuanya kepada Veronica.


"Aku mencintai nya Kak, tapi dia merasa tidak bisa menerima kehadiran cinta ku karena merasa sangat berat sekali ketika aku yang memiliki orang tua yang sangat perfeksionis sekali."


Rendy sampai menudukan kepala nya di hadapan Veronica.


"Jadi Mama kamu tidak mengetahui tentang wanita itu, karena kamu merasa jika Mama kamu yang tidak akan bisa dengan mudah menerima kehadiran wanita itu."


Siska yang selesai mandi dia pun mendengar pembicaraan Rendy dengan Veronica.


"Aku merasa sangat aneh sekali dengan Mama, dia bilang aku mempunyai hubungan spesial dengan Aliyaa sedangkan Aliyaa yang sudah menikah dengan Fabian."

__ADS_1


Veronica pun seketika langsung terkejut ketika cerita cinta Rendy yang menyambung dengan Aliyaa.


"Kenapa bisa seperti itu Rendy,? ini sangat tidak masuk akal sekali."


Rendy pun tersenyum tipis kepada Veronica.


"Aku dan Aliya yang memang sudah berhubungan baik sejak kecil, bahkan sebelum Aliyaa menikah dengan Fabian. Tante Miranda merencanakan pernikahan antara aku dengan Aliyaa kita berdua yang di jodohkan oleh mereka berdua tapi aku yakin tidak mencintai Aliyaa begitu juga Aliyaa yang lebih memilih Fabian."


Veronica tidak menyangka jika hubungan cinta Aliyaa dengan Fabian yang begitu sangat rumit sekali sebelum mereka berdua menikah.


"Menurut ku jika kamu benar-benar serius dengan wanita itu, kamu bawa ke depan Mama mu bicarakan dengan baik-baik. Setidaknya Mama kamu tahu jika kamu yang sudah mempunyai pasangan."


"Perkataan Mama yang sangat kelewatan sekali, aku tidak mau Siska sakit hati dengan perkataan Mama."


Veronica memegang tangan Rendy sambil tersenyum manis.


"Kenapa kamu tidak mencoba nya terlebih dahulu Rendy, biarkan saja apa yang terjadi yang penting kamu sudah berusaha untuk meyakinkan Mama mu."


Siska menghampiri Veronica dan Rendy dia tersenyum manis kepada mereka berdua.

__ADS_1


"Siska kamu sudah bagun ternyata dan juga sudah bangun juga yaa."


Siska pun duduk di samping Veronica.


"Rendy aku mau pergi ke kampus sekarang yaa, aku berangkat duluan dan aku mau mengucapkan terimakasih kepada Kak Veronica yang begitu sangat baik sekali dengan ku sampai mau meminjamkan baju nya untuk ku."


Veronica pun memilih untuk pergi dan meninggalkan mereka berdua untuk mengobrol.


"Yasudah aku juga mau bersiap-siap untuk pergi ke kantor yaa, kamu jangan pergi ke kampus duluan yaa. Biarkan Rendy yang mengantar kita berdua."


Rendy membantu Veronica untuk berjalan dia yang belum bertanya kepada Kakak tentang kaki nya yang terluka.


"Sudah Ready aku bisa melakukan nya sendiri, kalian berdua lebih mengobrol dengan baik-baik saja dulu. Pikirkan apa yang tadi Kakak katakan untuk kalian."


Veronica masuk ke dalam kamar nya, dia juga yang harus pergi ke kantor.


Rendy memilih untuk mandi saja daripada dia harus membicarakan kembali tentang perkataan Kakak nya.


Siska masih merasa tidak percaya jika dia yang menginap di Apartemen Veronica.

__ADS_1


__ADS_2