Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2

Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2
Episode (85)


__ADS_3

Veronica pun hanya terdiam karena ucapannya yang tidak di jawab oleh Fabian.


Membuat dia sadar diri jika Fabian melakukan ini semua hanya karena terpaksa dan kasihan melihat Veronica yang menunggu taksi di saat hujan deras.


Veronica pun akhirnya sampai di apartemen nya, dia langsung membuka pintu mobil Fabian.


Melihat Veronica yang sudah turun dari mobil nya. Fabian pun segera pergi dari tempat tersebut.


Veronica melambaikan tangan nya sambil tersenyum tipis.


"Hati-hati yaa Fabian, semoga kamu selamat sampai tujuan."


Veronica berjalan menuju ke Apartemen nya, dia pun membuka pintu masuk dan tidak melihat ada Ayah nya di dalam Apartemen.


Veronica menemukan selembar kertas putih yang ada di depan pintu kamar nya, dia langsung mengambil nya.


*Veronica maafkan Ayah yang harus pergi untuk sementara waktu, Ayah yang belum sanggup untuk membayar hutang-hutang Ayah. Kamu jago diri baik-baik yaa sayang*


Seketika Veronica pun langsung meneteskan air mata nya, dan dia memilih untuk menjual Apartemen nya saja.

__ADS_1


"Ayah, kenapa bisa seperti ini. Ayah dengan tega nya meninggalkan aku sendiri di sini. Aku tidak hidup sendirian seperti ini di Apartemen ini."


Veronica menagis sambil memegang kertas putih tersebut, dan dia pun memilih untuk mengirimkan pesan kepada Rendy.


*Rendy tolong bantu Kakak ya, bisakah kamu menjual Apartemen ini. Kakak akan memilih untuk tinggal di rumah kontrakan saja*


Rendy yang sebelumnya membaca pesan dari Miranda, dan ketika dia membaca pesan dari Veronica dia mengabaikan pesan dari Miranda.


"Ada apa ini, kenapa dengan Kak Vero yaa."


Rendy yang mengetahui tempat Apartemen Kakak nya tersebut dia memilih untuk pergi langsung ke Apartemen itu.


"Seperti nya Rendy yang sangat sibuk sekali, dia tidak mungkin memiliki waktu untuk bisa membalas pesan dari ku ini."


Veronica membuka pintu kamar nya dia membereskan barang-barang dan pakaian nya ke dalam koper.


"Banyak sekali kenangan yang ada di Apartemen ini, seperti nya Ayah sampai harus meminjam uang untuk bisa memenuhi kebutuhan ku sehari-hari selama aku kuliah karena Tante Kania hanya membayar biaya kuliah saja."


Veronica menyimpan foto kebersamaan keluarga nya ke dalam koper, dan dia mendengar seperti suara bell pintu berbunyi.

__ADS_1


"Siapa yaa itu, apakah itu Ayah. Ayah yang memilih untuk kembali ke sini."


Veronica terlihat begitu sangat semangat sekali ketika dia mau membuka pintu tapi ternyata itu bukan Ayah nya itu adalah Rendy.


Veronica seketika langsung terkejut ketika melihat Rendy yang ada di hadapannya.


"Rendy, kamu datang ke sini. Apakah karena kamu yang sudah membaca pesan dari ku."


Rendy pun masuk ke dalam Apartemen tersebut dan dia mengambil tulisan kertas yang ada di meja.


Rendy langsung membaca nya dan dia merasa sangat kecewa sekali terhadap Papa nya yang meninggalkan Veronica.


"Aku akan menjual Apartemen ini, tapi Kakak harus berjanji untuk tinggal di Apartemen ku. Aku tidak akan membiarkan Kakak tinggal di rumah kontrakan sedang aku yang hidup berkecukupan."


Veronica pun menghampiri Rendy.


"Tidak Rendy jangan, jika sampai ketahuan oleh Mama kamu dia pasti akan marah besar. Kak Vero yang sudah di biayai kuliah di luar negeri oleh Mama kamu."


Veronica menolak pemberian Rendy untuk nya.

__ADS_1


__ADS_2