Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2

Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2
Episode #223#


__ADS_3

Veronica mencoba untuk mencari Fabian karena dia merasa kondisi Miranda yang begitu sangat menginginkan kehadiran Fabian di perusahaan nya.


*Fabian kamu sedang di mana,? aku ingin bicara dengan mu. Ini tentang pekerjaan mu bukan urusan rumah tangga mu aku sudah tidak peduli*


Melihat ada pesan masuk dari Veronica, Fabian langsung membalas pesan tersebut.


*Aku akan datang ke Apartemen mu nanti malam dan mengajak mu untuk pergi*


*Pergi ke mana,? aku tidak mau kau jadikan aku sebagai pelampiasan mu yaa. Sudah bicarakan saja di Apartemen ku*


*Baiklah*


Veronica pun bersiap untuk menunggu kedatangan Fabian, dia begitu sangat tidak sabar dan akhirnya Fabian pun datang Veronica langsung membuka pintu kamar nya.


Fabian tersenyum manis kepada Veronica dan Veronica mencium bau alkohol pada Fabian.


"Dalam keadaan seperti ini bagaimana aku bisa bicara dengan kamu,? untuk berjalan mu kamu melayang."


Veronica lebih memilih untuk membawa Fabian ke kamar tamu nya dan mencoba untuk membaringkan tubuh Fabian.


Fabian dengan sangat kuat dia memegang tangan Veronica, dan membuat Veronica merasa sangat tidak nyaman sekali.


"Fabian, lepaskan genggaman tangan mu ini. Aku tidak suka yaa kamu yang seperti ini."


Fabian semakin menarik tangan Veronica sampai akhirnya mereka berdua pun saling bertatapan wajah.


"Aliya menghianati ku dia bersama dengan lelaki lain di belakang ku, dia memilih seorang Dokter dari pada aku."

__ADS_1


Veronica pun langsung menampar wajah Fabian dan segera pergi dari kamar tersebut, Veronica lebih memilih untuk masuk ke dalam kamar nya dia mengunci rapat pintu kamar nya.


"Ahhhhh Fabian, dia benar-benar membuat aku emosional sekali. Aku sangat ketakutan sekali dengan apa yang sudah dia perbuat tadi kepada ku."


Veronica sampai mengatur nafas nya dia memilih untuk diam saja di dalam kamar nya.


Fabian merasa sangat pusing sekali dia pun memilih untuk keluar dari kamar nya, dia tidak melihat Veronica dia tetap saja keluar untuk mencari makanan.


"Veronica, aku sangat lapar sekali bisakah kamu membuatkan aku makanan. Aku minta maaf atas perilaku tadi kepada mu."


Fabian terus mengetuk pintu kamar Veronica tetapi Veronica masih belum percaya dengan perkataan Fabian.


"Kamu masak mie instan saja, aku tidak mau keluar dari kamar ku."


Fabian pun dengan terpaksa dia pun langsung menuju ke dapur untuk memasak mie instan.


"Bagaimana jika Fabian yang tidak bisa menyalahkan kompor dan Apartemen ku kebakaran."


Veronica langsung membuka pintu kamar nya dia berlari menuju ke dapur dan melihat Fabian yang sedang menunjukkan mie nya matang.


"Duduklah, hanya mie instan saja. Kenapa tidak kamu masukkan sayuran dan telor."


Veronica pun memasaknya dan Fabian menunggu sambil melamun memikirkan rumah tangga nya dengan Aliyaa.


Veronica melihat Fabian dia pun langsung menghampiri Fabian dengan mie instan yang sudah matang.


"Silahkan di makan yaa, karena mie instan itu memang yang terbaik di saat suasana hati sedang seperti ini."

__ADS_1


Fabian pun langsung menikmati mie instan tersebut dia terlihat sangat kelaparan sekali dan membuat Veronica lebih memilih untuk menunda pertanyaan di saat Fabian setelah makan.


Veronica membawakan minuman untuk Fabian dia menjadi kasihan sekali melihat Fabian.


"Kamu tidak makan berapa hari Fabian,? sudah berapa hari kamu tidak pulang ke rumah."


Fabian pun mulai menjawab pertanyaan dari Veronica.


"Aku sudah dua hari tidak pulang ke rumah, aku merasa sangat kecewa sekali dengan apa yang sudah di lakukan oleh Aliyaa kepada ku."


Fabian menghabiskan minuman yang di berikan oleh Veronica.


"Kamu tidak pulang,? dan kamu juga tidak masuk berkerja. Fabian perusahaan sangat membutuhkan kamu sekarang aku yang jadi pengganti mu untuk sementara dan itu sangat membuatku pusing Fabian."


Veronica mengeluh di hadapan Fabian.


"Aku memutuskan untuk keluar dari perusahaan itu, besok aku sudah mulai mengundurkan diri dan setelah itu aku akan memikirkan bagaimana dengan kondisi rumah tangga ku selanjutnya."


Fabian merasa sudah tidak ada lagi yang harus di teruskan di rumah tangga ketika Aliyaa yang sudah tidak percaya kepada nya dan juga Aliyaa yang pergi bersama dengan lelaki lain.


"Fabian kamu serius akan keluar dari perusahaan ini,? dengan seperti ini kamu seperti menunjukkan jika kamu juga akan mengakhiri hubungan mu dengan Aliyaa."


Fabian yang selesai makan dia langsung menyimpan piring kotor nya dan pergi, Fabian membalikkan badannya dan berkata kepada Veronica.


"Ijinkan malam ini aku tidur di Apartemen mu yaa, besok aku akan memilih untuk kembali ke rumah orang tua ku."


Fabian langsung membuka pintu kamar tersebut dan membaringkan tubuh di tempat tidur.

__ADS_1


__ADS_2