
Rendy menuggu Aliya dan Siska, dia ingin sekali mengajak mereka berdua untuk makan siang bersama karena jika hanya mengajak Siska dia pasti tidak mau.
Dengan sabar Rendy menuggu dan akhirnya mereka berdua pun datang, Siska yang melihat Rendy dari jauh dia seakan ingin menghindari Rendy tapi Aliya menahan nya.
"Siska jangan seperti itu ya, kamu masih bisa berteman dengan Rendy tidak harus seperti ini. Bersikap baik yaa."
Akhirnya Siska mau mengikuti apa yang di katakan oleh Aliya karena dia pun memang merasa sikap nya akan membuat Rendy tersinggung.
Aliya tersenyum manis kepada Rendy dan mengandeng tangan Siska tapi Siska lebih memilih untuk menundukkan kepalanya.
"Hallo kalian semua, aku berniat untuk mengajak kalian makan siang bareng bagaimana Aliya dan Siska."
Aliya pun memandangi wajah Siska yang terkesan sangat tidak memperdulikan Rendy.
"Ayo Rendy kita memang sangat lapar sekali, apalagi tadi pelajaran yang lumayan menguras pikiran."
Aliya pun langsung menarik tangan Siska, dan mereka berdua pun masuk ke dalam mobil Rendy.
Aliya dan Siska duduk di kursi belakang, Rendy terkesan seperti supir pribadi mereka berdua.
__ADS_1
"Hmmmm, Rendy maafkan kami yang memilih duduk di kursi belakang bersamaan."
Rendy pun hanya bisa tersenyum saja.
Rendy membawa mereka berdua makan di Restoran favorit keluarga nya, karena Rendy ingin memberikan yang spesial untuk Aliya dan juga Siska.
Sesampainya di depan Restoran, Aliya seperti mengingat kembali kenangan bersama dengan Rendy.
Ketika waktu itu Aliya di pertemuan dengan Kania yang berujung dengan perdebatan.
Ketika Rendy membuka kan pintu mobil nya, Aliya pun langsung menatap wajah Rendy dan Rendy menyadari jika ini adalah Restoran yang pernah mereka datangi.
Perkataan Siska membuat Rendy langsung terdiam.
"Rendy ingin memberikan yang terbaik untuk kita berdua, jadi kita nikmati saja mewah yaa Restoran ini."
Aliya mencoba untuk mencairkan suasana.
"Mungkin untuk kalian berdua yang sangat terbiasa sekali yaa, tapi untuk aku ini terlalu berlebih-lebihan deh."
__ADS_1
Tidak mau terpancing emosi nya karena sikap Siska, Rendy pun memilih untuk berjalan masuk ke dalam dan melihat apakah sudah di siapkan seperti yang dia inginkan.
Aliya menarik tangan Siska dan mereka pun akhirnya duduk untuk menikmati makanan yang sudah di siapkan oleh Rendy.
"Silahkan, selamat menikmati yaa."
Ketika mau menikmati makanan nya tiba-tiba saja Siska merasa perut nya sakit.
"Aduh maafkan seperti nya aku harus ke toilet deh, perut ku tiba-tiba saja Sakit banget."
Siska pun langsung berlari menuju ke toilet sehingga hanya ada Rendy dan juga Aliya.
Siska berpura-pura sakit perut nya karena dia melihat ada Kania yang sedang duduk bersama dengan teman-teman nya.
Siska tidak mau di permalukan dia lebih memilih untuk pergi dari Restoran tersebut.
"Aliya kamu tahu kan jika aku yang mempunyai perasaan terhadap Siska, tapi kenapa Siska sekarang bersikap seperti menghindari aku seperti ini."
Aliya merasa bingung apa yang harus dia katakan kepada Rendy, karena dia juga tidak mau mengatakan jika Siska yang merasa tidak percaya diri dengan Mama nya.
__ADS_1
Rendy pun memandangi wajah Aliya yang seperti kebingungan.