
"Saudara, apa maksudmu? Kami tak pernah menjual barang palsu. Sebelum menjualpun kami selalu memastikan kualitas produk kami." Pria yang tengah dikepung itu bicara dengan nada santai sekalipun ia telah dikepung.
"Hah! Masih tidak mau mengaku rupanya. Tentu saja, mana ada maling yang mau mengaku? Lihat pedang ini? Aku membelinya darimu kemarin. Kau bilang pedang ini adalah Artefak High-Diamond yang bisa menghancurkan pertahanan kultivator Forming Qi 9.
Tapi saat kupakai, jangankan menghancurkan, menggores pertahanan lawanku saja tidak bisa. Hampir saja aku dikalahkan. Untung aku cerdik, jadi dapat melarikan diri tepat waktu. Sekarang kau harus memberiku ganti rugi!"
Pria yang tengah dikepung itu melihat baik-baik pedang yang disodorkan padanya. Beberapa kali ia membolak-balik pedang itu untuk meneliti kualitasnya.
"Hm, saudara ini, aku yakin sebelumnya mengatakan padamu bahwa ini adalah Artefak Middle-Diamond bukan High-Diamond. Selain ini, pedang ini hanya bisa digunakan untuk menghancurkan pertahanan kultivator Forming Qi 6 ke bawah. Mulai dari Forming Qi 7 ke atas peluangnya berhasil hanya 45%."
"Tidak mungkin! Jelas-jelas kau bilang ini adalah Artefak High-Diamond. Rupanya kau sudah ketahuan masih tidak mau mengaku ya? Huh, menyaingi Immortal Pearl Pavillion apanya. Menjual barang yang benar saja tidak bisa. Minimal kalau ketahuan menipu berilah kompensasi! Sudah menipu masih tidak mengaku. Sekarang aku mengerti kenapa tidak ada yang belanja di tokomu!"
"Kawan, aku sudah mengatakan dengan jelas bahwa ini adalah Artefak Middle-Diamond dan tidak akan banyak berguna untuk babak ini dimana pesertanya rata-rata memiliki kultivasi di tingkat Forming Qi 7 ke atas. Kau sendiri yang bersikeras hendak membelinya. Kau bilang lebih baik bertempur dengan senjata lemah daripada tanpa senjata sama sekali. Kedatanganmu membawa banyak orang kali ini, rupanya kau memang hendak merampokku ya?"
"Huh! Percuma saja bicara dengan pria ini. Kawan-kawan, ayo kita hajar dia! Rebut mutiara dan cincin spasialnya! Biar kita ambil sendiri kompensasi yang harusnya kita terima."
Mendengar perintah, pria-pria yang lain bergegas menyerang target yang telah mereka kepung.
"Saudara Xing, apa kau berniat menolong pria itu? Kupikir sekarang saat yang tepat."
"Tunggu sebentar. Aku ingin melihat bagaimana dia akan menyelesaikan kumpulan sampah itu."
Ucapan Xika itu berhasil menarik minat Li Tang. Normalnya jika seorang pria telah dikepung, maka bisa diasumsikan pria itu akan kalah. Tapi Xika tidak. Malahan, ia mengatakan dengan sangat yakin bahwa pria yang tengah dikepung itu akan mengalahkan kumpulan pria yang mengepungnya.
"Hundred Meteor Rotation!"
Tangan pria penjual itu diselimuti semacam lapisan keras kemudian menyala. Ia lantas berputar sambil melayangkan tinjunya. Teknik itu benar-benar sesuai dengan namanya. Ketika Xika melihat serangan pria itu, ia seakan melihat ratusan meteor yang menyerang ke berbagai arah.
Setiap pukulan diakhiri dengan bunyi 'Blar!' yang cukup keras. Atau itu bunyi mereka yang terhempas ke tanah? Tapi kurang lebih bunyinya mirip seperti meteor yang jatuh.
Xika bersiul kagum melihat pria itu menjatuhkan banyak pria sekaligus. Ia jadi penasaran bagaimana hasilnya bila ia bertarung dengan pria itu. Selain itu, nama tekniknya barusan, Hundred Meteor Rotation tampaknya memiliki hubungan dengannya. Meteor itu bintang yang jatuh bukan?
Dalam sekejap, ia berhasil menjatuhkan belasan pria yang sebelumnya mengepungnya. Kini yang tersisa hanyalah pria yang sebelumnya protes. Ia menatap belasan temannya yang kini terbaring tak berdaya dengan tatapan tak percaya di matanya.
"A-apa yang mau kau lakukan? Kau tak boleh menyakitiku! Aku pelangganmu!"
"Aku tak butuh pelanggan sampah sepertimu."
WHUSH!
Sekali lagi, pria itu menggunakan teknik yang sama dengan sebelumnya, hanya saja kali ini ia tidak berputar. Ia memberikan pukulan bertubi-tubi pada pria yang hendak merampoknya. Belasan pria saja jatuh di hadapan teknik itu, apalagi lawannya yang hanya sendirian? Tidak butuh waktu lama bagi pria penjual itu untuk membuatnya pingsan.
"Saudara Li, tampaknya pria ini cukup hebat. Bagaimana kalau kita rekrut dia?"
Li Tang tampak agak ragu. "Kita tak tahu banyak tentangnya. Lagipula untuk pertarungan tadi, entah dia yang kuat atau kelompok pria itu yang memang lemah. Kita tak bisa mengajaknya begitu saja."
"Saudara Li, kalau kau bilang begitu, aku juga sebenarnya tidak tahu banyak tentangmu."
__ADS_1
"............."
"Ah, bagaimana kalau begini? Untuk saat ini kita rekrut dia saja dulu. Setelah itu kita bawa dia untuk mencari finalis lain sambil mengeliminasi sisanya. Kita minta bantuan dia ketika mengeliminasi. Di saat itu barulah kita melihat kekuatannya. Kalau ternyata memang mengecewakan, aku yang akan mengeluarkannya sendiri."
Li Tang masih tampak ragu, tapi ia tidak mengatakan apa-apa lagi, jadi Xika menganggapnya sebagai persetujuan. Xika menunggu sampai pria penjual itu selesai mengambil rampasan perangnya baru keluar. Li Tang juga ikut mendampinginya, tapi kelihatannya ia tidak akan bicara apa-apa.
Set!
Pria penjual itu langsung memasang posisi waspada begitu melihat Xika muncul bersama dengan Li Tang. Wajar saja, sebab mereka muncul ketika ia baru saja menghabisi lawannya. Bisa saja mereka berniat mengincar mutiara yang baru ia dapatkan.
"Halo. Maaf membuatmu terkejut. Aku tak berniat mengambil mutiara atau merampokmu."
".........."
"Aku tidak sengaja melihat kejadian sebelumnya. Kalau tidak salah aku mendengar kau menjual pedang ya? Kukira hanya Immortal Pearl Pavillion saja yang akan berdagang dalam situasi seperti ini."
"Ah! Itu. Eh, anu, ahahaha......kami tidak bisa kalah dari Immortal Pearl Pavillion bukan?" ucap pria itu sambil menggaruk-garuk kepalanya disertai senyuman kecil.
"Kami? Apa maksudmu kau juga seperti Paviliun? Semacam kekuatan besar yang berbasis bisnis?"
"Yah, begitulah."
"Tapi kenapa aku tidak pernah mendengar ada kekuatan lain selain Paviliun yang berspesialis dalam bisnis juga?"
Mendengar pertanyaan Xika, wajah pria itu menjadi agak murung. "Justru itu masalahnya. Nampaknya Paviliun berusaha menutupi informasi mengenai kami. Tujuan kami mengikuti kompetisi ini juga untuk menyebarkan nama kami."
"Kalau Paviliun berusaha menutupi informasi mengenai kalian, bukankah itu artinya kalian cukup kuat sehingga dapat mengancam keberadaan Paviliun? Boleh aku tahu darimana kau berasal?"
"Ah, benar juga. Aku lupa memperkenalkan diriku. Aku Yun Xingzhao dari Star Border Association, sebuah kekuatan yang tidak kalah dari Immortal Pearl Pavillion."
"Xing? Sungguh kebetulan. Namaku Xing Xika."
"Oh? Ini memang kebetulan. Ah, lalu apa tujuan kalian kemari?"
"Jadi begini, aku memiliki dendam dengan Paviliun dan sebisa mungkin aku tidak ingin bertransaksi dengannya. Kebetulan sekali kau muncul. Aku ingin menjual beberapa barang yang sudah tak berguna lagi. Apa kau menerimanya?"
"Oh, oh! Tentu, tentu. Biar kulihat barang apa saja yang hendak kau jual. Aku, Yun Xingzhao, menjamin tidak akan memberikan harga yang lebih rendah dibanding Paviliun."
Dan Xikapun mulai mengeluarkan barang-barang yang sudah tak berguna lagi. Pil-pil yang hanya berguna di tingkat Qi Gathering dan semacamnya langsung saja Xika keluarkan tanpa berpikir dua kali.
Sementara itu, Li Tang menatap Xika dalam diam. Jujur, ia cukup terkejut mendengar Xika memiliki dendam dengan Paviliun. Biasanya, kalau suatu sekte memiliki keluhan dengan Paviliun, maka mereka akan berusaha menutupinya. Karena, sekalipun menyebalkan, hanya Paviliun yang menjual semua kebutuhan kultivator.
Selain itu, ia harus memuji Xika. Metodenya cukup pintar. Ia hendak mengajak Yun Xingzhao bergabung tapi daritadi belum membahas hal itu sama sekali. Malahan, ia mulai dengan berbisnis terlebih dahulu. Dengan begitu Yun Xingzhao akan memiliki kesan yang baik terhadap Xika. Sungguh pendekatan yang cerdik.
"Hm, kurang lebih totalnya 745 koin perak. Tapi karena kau memilih kami alih-alih Paviliun, biar kutambahkan sedikit. Totalnya 800 koin perak. Bagaimana?"
Xika mengangguk puas. Setelah selesai berbisnis, sekaranglah saatnya ia menyatakan tujuan aslinya.
__ADS_1
"Omong-omong Saudara Yun, apa kau tertarik dengan kerja sama?"
"Eh, kerja sama? Entahlah aku tidak yakin. Aku sudah mencoba beberapa kali, tapi hasilnya seperti yang kau lihat tadi," ia menunjuk kumpulan pria yang pingsan dengan kepalanya, "semuanya berusaha merampokku ketika tahu identitasku."
Xika tersenyum mendengarnya. "Saudara Yun, apa kau tahu kapan atau bagaimana babak ini akan berakhir?"
"Hm? Tidak. Seingatku Kepala Akademi tidak menyebutkan hal itu sebelunmya."
"Jadi begini, seorang Tuan Muda dari Paviliun berniat membentuk finalisnya sendiri karena tidak tahu kapan babak ini akan berakhir. Daripada menunggu keputusan yang tidak jelas, lebih baik kita sendiri yang memutuskan. Kurang lebih seperti itu intinya.
Termasuk aku dan temanku ini, Tuan Muda dari Pavilliun itu telah merekrut 5 orang. Jadi kami tinggal mencari 10 orang lagi yang layak untuk dijadikan finalis. Apa kau tertarik bergabung?"
Yun Xingzhao langsung menyipitkan matanya. "Orang yang memiliki dendam dengan Paviliun tergabung dalam rencana yang dibuat oleh Tuan Muda Paviliun?"
Xika tersenyum. "Saudara Yun tidak perlu curiga. Aku memang memiliki dendam dengannya, tapi kerja sama ini cukup menguntungkan untuk sementara. Bukankah hal itu berlaku juga untukmu?"
Yun Xingzhao tidak menjawab. Ia mengerutkan keningnya tengah berpikir. Memang, dari kedengarannya kerja sama itu cukup menguntungkan. Tapi bagaimanapun juga, saat ini ia dan Paviliun berstatus sebagai musuh. Bila ia bergabung dengan rencana yang dibuat oleh Tuan Muda Paviliun, tidakkah ia akan langsung dihabisi?
"Kudengar tujuan sebenarnya dari keikutsertaan Paviliun dalam hal ini bukanlah kemenangan melainkan hubungan baik dengan para penerus sekte. Ah, aku belum bilang ya? 4 dari 6 peserta yang sudah dikumpulkan itu berasal dari sekte besar. Kurasa kau sudah tahu Paviliun, sisa tiganya adalah Han Feng dari Burning Abyss Sect, Di Lang dari Di Clan, dan Tian Li dari Sky Devouring Castle."
Mata Yun Xingzhao langsung bersinar ketika mendengar nama-nama yang Xika sebutkan. Memang, ayahnya mengatakan bahwa tujuannya ikut dalam kompetisi ini adalah menyebarluaskan nama Star Border Association, tapi akan lebih baik kalau ia berhasil menjalin hubungan baik dengan para penerus sekte, terutama mereka yang berasal dari sekte besar.
Tapi....bagaimana kalau Tuan Muda Paviliun itu mengenalinya dan langsung memerintahkan sisa finalis yang ada untuk menyerangnya? Kalaupun sisa finalis yang ada kekuatanya setara dengan dirinya, ia tetap tidak akan bisa menang melawan 6 orang sekaligus.
Melihat Yun Xingzhao masih ragu, Xika kembali bicara.
"Ah, benar juga. Aku belum menyebutkan sisa dua finalis lagi ya? Kenalkan, teman disampingku ini namanya Li Tang dari Dark Shade Abyss. Dan aku, aku adalah Xing Xika, perwakilan dari Akademi. Bahkan Zhen Fang sang Tuan Muda Paviliunpun tidak tahu siapa perwakilan Akademi tahun ini."
Wajah Yun Xingzhao berubah mendengar ucapan Xika itu. Xika memberitahu identitasnya yang bahkan tidak diberitahunya pada Zhen Fang sang Tuan Muda Paviliun. Itu artinya Xika memberikan kepercayaan padanya. Tidak mengecewakan pelanggan yang menaruh kepercayaannya padamu adalah salah satu prinsip dasar dalam berbisnis.
"Aku mengerti, Saudara Xing. Baiklah, aku akan bergabung."
Xika tersenyum mendengar ucapan itu dari mulut Yun Xingzhao. "Ah, Saudara Yun, aku lupa memberitahumu satu hal. Kau pasti sudah mengerti konsep dari finalis bukan? Itu artinya orang terkuat diantara peserta yang ada. Aku minta maaf, tapi aku harus menguji kekuatanmu dulu sebelum membawamu menemui anggota finalis yang lain.
Kalau tidak, sekalipun aku tidak keberatan, finalis yang lain pasti akan keberatan. Mungkin saja mereka akan menghajarmu bila kau terlalu lemah."
Yun Xingzhao mengangguk. "Tidak masalah, Saudara Xing. Jadi bagaimana kau akan mengujiku? Apa kita akan bertarung?"
"Tidak perlu bertarung. Tujuan kami saat ini hanya dua. Mengumpulkan mereka yang kuat dan menghabisi mereka yang lemah. Bagaimana kalau kau bantu kami menghabisi mereka yang lemah seharian ini? Mungkin setelah itu aku akan bisa menilai sekuat apa dirimu."
"Baiklah."
Jadi, Yun Xingzhaopun berangkat bersama Xika dan Li Tang untuk menghabisi peserta-peserta lemah sekaligus mencari finalis lain.
-------------------------
Note:
__ADS_1
Saya jadi bingung bagaimana cara penulisan yang lebih enak terkait artefak. Bagaimana pendapat kalian? High-Diamond atau Diamond-High?