Card Cultivation System

Card Cultivation System
CCS-39


__ADS_3

Xika memakan pil pemberian Xingli kemudian duduk bersila dan menyerap pil itu.


Xika membutuhkan satu hari penuh untuk menyerap khasiat pil itu, jadi Xingli menghabiskan waktunya dengan berbagai macam hal. Mulai dari berlatih pedang, memikirkan rencana lain bila ada, kemudian duduk diam dan tidak melakukan apapun sampai akhirnya tertidur.


Xingli akhirnya bangun ketika mendengar sebuah teriakan.


"XINGLI ADALAH WANITA XIKA!"


Ia bangun dan langsung menghunuskan pedangnya ke leher Xika yang hanya ditanggapi dengan senyuman oleh Xika.


"Akhirnya kau bangun juga putri tidur. Terima kasih pada pilmu, kini tubuhku sudah pulih dan aku mencapai tingkat berikutnya. Sekarang ayo kita pergi cari makan atau kau masih ingin tidur sebentar lagi? Aku tidak keberatan menunggu."


Xingli menggeleng.


Xika mencapai tingkat Qi Gathering 9 beberapa hari sebelumnya, ketika ia baru selesai bertarung melawan macan ruang. Namun karena saat itu ia dipenuhi luka, ia tidak terlalu menyadarinya.


Dan kini, dengan bantuan pil Xingli, Xika menembus tingkat berikutnya dan mencapai Forming Qi 1. Memang agak cepat karena baru beberapa hari berlalu dan Xika sudah naik tingkat lagi. Tapi hal itu tidaklah mengherankan mengingat begitu banyak pertarungan yang Xika alami selama beberapa hari belakangan ini.


Xika menghisap pil Xingli dan menyebarkanya ke seluruh lukanya. Kemudian setelah seluruh lukanya pulih, ternyata pil itu masih memiliki energi yang tersisa. Jadi Xika bertanya pada Huo Bing dan Huo Bing menyuruhnya untuk menyerap energi pil itu.


Setelah menyerap energi sisa pil itu Xika menembus tingkat berikutnya. Ia melakukan seluruh proses itu kira-kira sekitar dua puluh jam. Xika membuka matanya dan merasakan perubahan pada dirinya.


Dan ia menemukan Xingli yang tengah tertidur. Xika merasa agak bersalah karena membuat gadis itu menunggu cukup lama. Jadi ia membiarkan gadis itu tidur sebentar lagi.


Ia berniat menunggu gadis itu bangun dengan sendirinya. Namun empat jam berlalu dan gadis itu masih belum bangun. Hari sudah cukup cerah untuk melakukan perjalanan dan mereka bisa pergi sekarang. Jadi Xika berniat membangunkan Xingli.


Tapi ia merasa agak sungkan menyentuh gadis itu meskipun untuk tujuan yang baik. Xika masih ingat ketika ia hendak menolong Xingli dengan menyentuh tubuhnya, Xingli mengarahkan pedangnya menuju Xika. Dari situ Xika menyadari betapa Xingli tidak ingin disentuh tubuhnya.


Dan hal itu membuat dirinya semakin ragu untuk membangunkan Xingli dengan menyentuhnya. Jadi Xika memilih membangunkannya dengan teriakan. Tapi teriakan biasa tidak berguna. Apapun yang Xika katakan tidak membuat gadis itu bangun. Akhirnya Xika meneriakkan hal yang sejak tadi ada di kepalanya.


Dan gadis itu bangun dengan menghunus pedangnya pada Xika.


Xika melihat mata Xingli masih agak mengantuk jadi ia bertanya apakah Xingli masih ingin diam sebentar, tapi Xingli menolak.


Jadi mereka melanjutkan perjalanan dengan harapan menemukan hewan-hewan aneh itu.


Setelah berjalan sekitar satu jam, Xika menemukan Black Scorchpion menyerang dirinya.


Ia cukup senang menemukan hewan itu, tapi masih waspada takut dikepung secara tiba-tba lagi seperti sebelumnya.


"Xingli, aku menemukan seekor Black Scorchpion. Berhati-hatilah! Mungkin saja mereka berjumlah lebih banyak dari sebelumnya dan bersembunyi di tanah."


Xingli hanya mengangguk mendengar ucapan Xika. Ia menghunus pedangnya dan memperhatikan sekitarnya.


Dan benar saja, tak lama kemudian sekitar seraus lima puluh Black Scorchpion mengepung mereka.


"Aku masih bisa menghadapi mereka. Kau berjaga saja siapa tahu ada mahkluk lain yang datang."


Xika masih bisa menghadapi mereka dengan kondisinya yang prima meskipun tanpa bantuan Xingli. Terlebih kini ia sudah di Forming Qi. Jadi ia menyuruh Xingli berjaga siapa tahu macan ruang datang atau mahkluk yang mengawasi mereka sebelumnya muncul, setidaknya salah satu dari mereka masih memiliki energi.


Kebetulan Xika ingin mencoba kekuatannya sekarang. Jadi ia tidak menggunakan Space Shifter ataupun elemennya sama sekali. Ia hanya menggunakan kartunya, itupun tanpa dikendalikan.


Jadi Xika melempar kartunya seperti melempar pisau, tidak menariknya kembali. Ternyata tanpa dikendalikanpun Xika dapat membunuh Black Scorchpion tanpa kesulitan berarti. Kartunya menembus tubuh Black Scorchpion dengan mudah.


Ketika kartunya hanya tinggal seperempat, barulah Xika menarik kartunya kembali. Kira-kira ia sudah mengetahui kekuatannya secara kasar. Jadi ia berhenti bermain-main dan mulai serius.


Ia menerbangkan kartunya untuk membantai Black Scorchpion yang cukup jauh dan menggunakan Space Shifter  untuk Black Scorchpion yang dekat. Sesekali ia akan menggunakan elemennya. Kadang melapisinya di kartu, kadang melapisinya di Space Shifter.

__ADS_1


Sementara Xingli hanya menonton saja dari samping dengan wajah datar tanpa ekspresi.


Tidak lama kemudian, Xika berhasil membunuh semua Black Scorchpion yang ada. Ia membunuh mereka dengan cukup berhati-hati sehingga tidak menghancurkan daging mereka.


"Bagus! Dengan daging sebanyak ini kau harusnya tidak perlu mengkhawatirkan makanan selama sebulan kedepan."


"Benarkah?"


"Yaaaa.......kalau melihat banyaknya kalian makan mungkin hanya bisa bertahan untuk dua minggu."


Meskipun Huo Bing salah perhitungan, tetap saja dua minggu itu cukup lama. Mereka bisa melakukan banyak hal dalam dua minggu dan itu harusnya cukup bagi mereka untuk memikirkan langkah selanjutnya.


Karena Xika tidak ingin terlihat memiliki banyak cincin spasial, ia hanya memenuhi salah satu cincin spasialnya dan meminta Xingli membantu sisanya.


Dan yang dilakukan Xingli cukup mengejutkan bagi Xika.


"Cincin spasialku sudah penuh. Masih tersisa dua pertiga lagi. Bisa kau bantu aku? Simpan saja secukupnya, yang tidak bisa dimasukkan kita makan saja."


Hal ini juga dilakukan Xika untuk mengecek seberapa kaya Xingli dengan melihat kualitas cincin spasialnya.


Kemudian Xingli memasukkan seluruh daging yang tersisa ke dalam cincin spasialnya membuat Xika terdiam.


"........"


"Huo Bing."


"Apa?"


"Bila seluruh cincin spasialku digabungkan, akankah menyamai cincin miliknya?"


"Bahkan setengah pun tidak. Cincin yang dikenakkan di jarinya itu berwarna merah. Dua tingkat lebih tinggi dari milikmu."


Omong-omong, soal cincin Xingli, ia menyimpannya di balik jubahnya dan jarang mengenakannya. Xika tidak tahu apa alasannya, tapi hal itu membuat Xika menyadari latar belakang Xingli lebih lambat.


"Ehhhh....... kuraasa sebaiknya kau keluarkan beberapa. Perutku sudah lapar daritadi jadi aku hendak memasaknya sekarang juga. Bagaimana denganmu?"


Dan Xingli hanya menatap mata Xika. Xika tidak tahu apa artinya itu.


Jadi Xika memaksa Xingli untuk mengeluarkan suaranya.


"Yah, kalau kau tidak lapar, kau bisa menungguku makan terlebih dahulu."


Xingli menatap Xika dengan tajam tapi Xika sudah membalikkan badannya. Ia sudah menebak Xingli hanya akan menatapnya jadi Xika sengaja.


Kemudian terdengar suara dari perut Xingli yang membuat wajah gadis itu memerah meskipun tidak semerah sebelumnya.


"Aku akan berpura-pura tidak mendengar hal itu. Bila kau tidak bicara maka akan kuanggap kau tidak lapar dan aku hanya akan memasak untuk diriku sendiri."


"............................aku..............lapar."


"Jadi kau lapar. Lalu apa yang akan kau lakukan?"


Xingli menatap Xika semakin tajam. Ia tahu lelaki itu sengaja melakukan hal ini.


"................................makan."


"Kalau begitu bantu aku."

__ADS_1


Dan Xika melemparkan beberapa Black Scorchpion ke arah Xingli yang mendarat tidak jauh darinya.


"Cuci mereka, kemudian pisahkan kulit, daging, dan ekornya. Setelah itu cuci lagi dagingnya baru berikan padaku."


Xingli menatap Black Scorchpion di tanah dengan diam.


Xika menghela nafas melihat hal itu. Tidak ada air disini. Jadi Xika membuat air menggunakan qi nya dan menampungnya di sebuah wadah.


Mungkin sebagian dari kalian bertanya. Bila Xika bisa menciptakan air mengapa ia tidak menciptakan air lalu meminumnya?


Yah, itu tidak sepenuhnya salah, tapi juga tidak sepenuhnya benar. Air yang muncul itu dibentuk menggunakan qi. Sampai tahap tertentu air yang dibuat menggunakan qi masih memiliki kesamaan dengan air asli seperti membuat basah, menyembuhkan atau mendinginkan luka.


Tapi air yang diciptakan oleh qi bukanlah air yang sebenarnya. Jadi ia tidak dapat meminumnya. Air yang diciptakan menggunakan qi hanya dianggap setengah air. Karena hanya memiliki beberapa kesamaan dengan air yang asli.


Sebernarnya memiliki elemen berarti kau dapat berkomunikasi dengan alam dan memiliki kemampuan untuk 'sedikit' mengendalikannya, bukan menciptakannya. Biasanya kultivator tahap atas baru bisa menciptakan air, itupun bukan air yang asli.


Sedangkan kasus Xika adalah kasus khusus. Ia memiliki pemahaman yang mendalam tentang air sehingga dapat menirunya sampai tahap tertentu. Bukan hanya air, Xika juga memiliki pemahaman mendalam mengenai tiga elemen dasar lainnya, jadi ia masih bisa meniru mereka sampai pada tahap tertentu, tapi tidak bisa menciptakannya.


Xingli selesai mencuci Black Scorchpion, namun kini ia diam. Matanya agak kebingungan.


"Kenapa kau diam? Apa kau tidak lapar?"


Xingli hanya menatap Xika, tapi tatapannya berbeda dengan tatapan yang biasa. Tatapanya sedikit......malu?


"Apa? Jangan bilang kau tidak bisa memisahkan daging dan kulitnya?"


Dan Xingli mengalihkan pandangannya mendengar perkataan Xika.


Xika menghela nafas. Dugaannya benar.


"Baiklah, mendekatlah kemari. Perhatikan aku memotong mereka oke?"


Xingli mendekat dan membawa pedangnya yang hendak digunakan untuk memotong.


"Untuk apa kau bawa pedangmu? Apa kau berniat memotong Black Scorchpion dengan itu?"


Dan Xingli kembali mengalihkan pandangan dengan muka yang sedikit merah tapi masih tidak memiliki ekspresi. Xika cukup terkejut melihat wajah Xingli dapat memerah tanpa merubah ekspresinya.


Xika melemparkan salah satu kartunya ke Xingli.


"Ini. Gunakan ini untuk memotong Black Scorchpion."


Awalnya Xingli agak bingung bagaimana memegang kartu Xika dan menggunakannya untuk memotong. Tapi setelah melihat Xika, ia mulai mengerti.


Namun setelah mencoba melakukannya ia masih gagal.


"AHHH!!! Apa yang kau lakukan? Hati-hati dengan ekornya. Potong bagian itu terlebih dahulu.


Bukan, bukan begitu caranya. Pegang ekornya baru kau potong. Bukan bagian yang itu, belakangnya."


Dan mereka makan lebih lama dari yang diperkirakan karena Xika harus mengajari Xingli dulu.


Tapi entah mengapa Huo Bing merasa ada yang aneh. Ia merasa cukup aneh menemukan Black Scorchpion tanpa macan ruang. Baginya, setelah mangsa mereka berhasil melarikan diri, mereka harusnya tetap bersama dan mengumpulkan jumlah lagi kemudian mencari mangsa mereka.


Itu bukan hal yang wajar untuk berpisah ketika mangsa mereka melarikan diri ketika mereka bersama.


Rasanya mereka menemukan Black Scorchpion itu bukan tanpa sengaja. Seolah ada yang mengatur hal ini.

__ADS_1


Huo Bing ingin memberi tahu Xika mengenai hal ini, tapi ketika ia melihat Xika dan mengurungkan niatnya. Ia melihat Xika dengan mata yang sangat bahagia ketika dengan gadis itu, meskipun kelihatannya cukup merepotkan mengajari gadis itu, tapi ia juga cukup menikmatinya.


"Mungkin sebaiknya kuberitahukan nanti saja."


__ADS_2