
Di hadapan mereka, Xika sedang menyembuhkan dirinya menggunakan elemen air. Ia memegang perutnya dan mengalirkan qi air untuk mengobatinya. Memang, hanya elemen air yang memiliki kemampuan penyembuhan. Sekalipun, sebenarnya ia membutuhkan teknik khusus lagi untuk benar-benar menguasai kemampuan penyembuhan.
"S-sinting........."
"A-apa ia.......baru saja menggunakan elemen air......?"
Pada saat ini, keempat murid dari sekte besar itu bagaikan dihantam petir di siang bolong. Rasanya mereka tengah menyaksikan sesuatu yang mustahil, tapi terjadi tepat di depan mata mereka.
Sekali lagi, terjadi pergumulan berat dalam batin Han Feng. Xika bukannya menguasai tiga elemen melainkan empat elemen. Apakah itu mungkin? Kini rasa takut yang dirasakannya semakin besar. Hanya berbekal tiga elemen saja Xika masih mampu bertarung setara dengan mereka berempat. Kalau ia menggunakan empat elemen, apa yang akan terjadi?
Bayangan seorang monster yang datang dan menghancurleburkan klannya memenuhi benak Han Feng. Mungkin saja itu yang akan terjadi kalau ia tak berhasil mengalahkan Xika. Kalau begitu, bukankah lebih baik berteman dengan Xika? Sekalipun harus membuang harga dirinya, tapi setidaknya klannya-
Mendadak bayangan lain muncul di benak Han Feng. Ayahnya menepuk pundaknya sambil bicara dengan serius,
"Ingat, kita adalah Burning Abyss Clan. Tak ada yang dapat menodai kebanggaan kita bahkan sekalipun kita harus mati."
Setelah itu, bayangan lain kembali maju. Kali ini ia sedang duduk di ruang makan bersama ayahnya dan para tetua.
"Han Shu, kau harus memenangkan kompetisi ini. Ingat, kalah bukanlah pilihan. Tunjukkan bahwa Burning Abyss Clan adalah yang terbaik."
Han Feng atau yang nama aslinya adalah Han Shu menggertakkan giginya. Kalah bukanlah pilihan. Dan tak ada seorangpun yang dapat menodai kebanggannya.
"Brengsek! Keluarkan seluruh kemampuan kalian! Atau kita tidak akan dapat mengalahkannya!" Han Feng berteriak.
Zhen Fang, Tian Li, dan Di Lang saling bertatapan. Tampaknya mereka harus habis-habisan kali ini, atau mereka tidak akan bisa mengalahkan Xika. Siapa yang menyangka bocah Forming Qi 8 bisa begitu kuat?
"Kupuji kau karena berhasil memaksaku menggunakan teknik ini." Han Feng menatap Xika dengan tajam. "Tapi hanya sejauh ini saja. Kau tak bisa melangkah lebih dari ini. Akan kutunjukkan teknik rahasia yang hanya diturunkan oleh garis keturunan terbaik."
Qi yang ganas muncul dan mengelilingi Han Feng. Tian Li dan Di Lang yang berada di dekatnya terpaksa harus menjauh saking ganasnya qi tersebut. Setelah itu, mereka juga bersiap-siap melakukan teknik penghabisan mereka.
BLAR!
Di tangan Han Feng, muncullah sebuah api oranye kehitaman. Kemunculan api itu membuat tanah di bawahnya pecah-pecah seketika dan menaikkan udara di sekitar mereka beberapa derajat. Bahkan dari jauh saja Xika dapat merasakan perasaan bahaya dari api itu. Samar-samar ia dapat merasakan sesuatu yang lain, bukan hanya api yang ada di dalam percikan oranye kehitaman itu.
"Secret Technique: Burning Abyss Flame!"
Api hitam-oranye di tangan Han Feng semakin besar dan mengelilingi seluruh lengannya. Kemudian ia mengayunkan tangannya dan menciptakan sabetan api hitam-oranye.
Xika tak berani main-main. Ia memutar Space Shifternya beberapa kali, kemudian mengumpulkan keempat elemen di ujungnya hingga membentuk simbol empat elemen, lalu membentuk sabetan empat elemen untuk melawan api hitam-oranye milik Han Feng itu.
SWOSHH!!!!
SRRRR!!!!!
__ADS_1
BLARRR!!!!
Sabetan hitam-oranye milik Han Feng bertemu dengan sabetan empat elemen milik Xika dan mengakibatkan ledakan yang luar biasa. Bahkan Xika sampai terdorong mundur sedikit karena dampak benturannya. Asap memenuhi sekeliling mereka sehingga mengaburkan pandangan.
Xika menutup matanya dan menyebarkan angin di sekelilingnya untuk mendeteksi keadaan sekitar. Tampaknya serangan Han Feng bukanlah yang terakhir. Mereka pasti akan memberikan serangan lanjutan yang tidak kalah hebat dengan api Han Feng tadi.
SYUT!
Ada sesuatu yang mendekat. Xika menggeser tubuhnya menghindar.
CRAT!
Apa? Bukankah ia sudah menghindar? Kenapa serangan lawan masih berhasil melukainya? Tunggu, ada yang tidak benar. Angin di sekelilingnya........Sialan! Tian Li!
SET!
Xika segera melesat keluar dari kepulan asap di sekelilingnya. Tapi segera ketika pandangannya mulai jelas, sesuatu yang mirip dengan tentakel datang dan menghantamnya. Xika menahannya dengan Space Shifter. Tapi satu lagi muncul dari belakangnya.
SYUT!
BLAR!
Xika membakar tentakel di belakangnya dengan api. Anehnya, tentakel itu hancur menjadi gumpalan cairan berwarna ungu. Sialnya, sebelum cairan berwarna ungu itu menyentuh tanah, angin kencang mendadak berhembus.
Ia hendak melawan angin dengan angin, tapi mendadak belakangnya terasa panas. Xika berbalik dan menemukan bola api hitam-oranye sedang terbang ke arahnya. Brengsek! Ia segera mengayunkan Space Shifter dan menghalau bola api sialan itu.
Tapi mendadak punggungnya terasa basah sekaligus berat. Xika menoleh dan menemukan cairan ungu itu telah membasahi punggungnya. Selain itu, ia bisa merasakan bahwa cairan itu mengandung racun yang mengkorosi kulitnya. Untungnya, racun korosi itu tidak berpengaruh padanya.
SET!
Sebuah sosok mendekat. Tampangnya cukup aneh, terlihat seperti manusia tapi memiliki duri-duri di sekeliling tubuhnya. Apakah itu Spirit Beast?
Xika menunduk menghindari serangan sosok tersebut. Kemudian menghantamnya dengan Space Shifter hingga membuatnya terpental.
Pada saat itu barulah Xika dapat melihat dengan jelas penampilan sebenarnya dari sosok penuh dengan duri tersebut. Sosok itu adalah Zhen Fang. Entah teknik apa yang ia gunakan untuk menutupi tubuhnya dengan lapisan tanah dan membentuk duri-duri semacam itu.
Srek!
Di sampingnya, muncullah Han Feng yang dikelilingi api hitam-oranye. Setelah itu, dua sosok lainnya juga menampakkan diri mereka. Di Lang yang seluruh tubuhnya berwarna ungu dan Tian Li yang dikelilingi angin tajam nan menusuk.
Xika mengamati sekelilingnya, kemudian ia tersenyum pada Tian Li.
"Heh, semuanya telah mengeluarkan teknik terbaik mereka, tapi hanya ini yang kau punya? Angin tajam di sekelilingmu? Apa mereka tak mengajarkan yang lain padamu?"
__ADS_1
"Brengsek! Diam dan lihat bagaimana aku akan mengalahkanmu! Dengan begitu.......dengan begitu 'ia' akan mengakuiku!"
"'Ia'?" Xika mengerutkan keningnya.
Tian Li tak berbicara lagi. Ia melesat maju dan mengayunkan kedua tangannya hingga membentuk pisau-pisau angin. Yang lain juga ikut melesat maju menyerang Xika.
Sambil menghindari serangan lawannya, Xika berusaha mengidentifikasi teknik lawannya satu persatu. Han Feng, apinya tidak hanya terdiri dari api saja tapi juga dari sesuatu yang lain namun untungnya kombinasi empat elemennya masih mampu menghancurkan api itu.
Setelah itu, Di Lang. Tubuhnya berwarna ungu, jadi Xika mengasumsikan bahwa tentakel ungu sebelumnya juga berasal darinya. Sepertinya ia akan terkena racun bila bersentuhan langsung dengan Di Lang. Tapi entah kenapa tampaknya teknik itu tak sepenuhnya ramah bagi Di Lang.
Ketiga, Zhen Fang. Pria itu membuat kostum aneh dengan elemen tanah. Entah apa yang dapat dilakukannya dalam bentuk seperti itu.
Terakhir, Tian Li. Tampaknya ia tak perlu terlalu memusingkan pria ini. Tak ada yang istimewa darinya. Hanya spesialisasi angin saja, cepat dan tajam.
Sayangnya, ia membutuhkan kombinasi empat elemen untuk melawan mereka semua. Yang berarti ia harus menggunakan qi empat kali lebih banyak daripada biasanya. Karena itu, keuntungan memiliki empat dantianpun tidak berlaku lagi karena pengeluarannya juga lebih banyak empat kali lipat.
Jadi, ia harus menghemat-hemat penggunaan qinya. Itulah sebabnya ia memilih untuk menghindar kalau bisa alih-alih menyerang.
SYUNG!
Han Feng mengayunkan kakinya yang dilapisi Burning Abyss Flame menuju kepala Xika. Refleks, Xika menunduk untuk menghindar. Tapi di bawah sulur ungu-yang sebelumnya ia kira adalah tentakel-melesat lurus menuju matanya. Ia memiringkan kepalanya.
DUAK!
Namun ia luput memperhatikan belakangnya. Tendangan Zhen Fang yang entah sejak kapan mendekat berhasil mengenai punggungnya dengan telak.
Xika hendak bangun. Namun mendadak tubuhnya tak bisa bergerak. Angin yang menekannya terasa lebih kuat dan lebih banyak daripada sebelumnya.
"Hehehe.......aku sudah menunggu saat ini daritadi. Saat dimana kau lengah dan akhirnya aku berhasil membelenggu tubuhmu." Di atas pohon, Tian Li tertawa bagaikan monyet gila melihat Xika yang tak dapat bergerak. Kemudian ia berteriak pada yang lainnya, "Cepatlah! Aku tak bisa menahannya lama-lama!"
"Sialan!" Xika membutuhkan waktu untuk memecahkan belenggu angin Tian Li. Fokusnya saat ini terbagi dengan empat elemen, tidak seperti sebelumnya ketika ia bertarung melawan Tian Li. Pada saat itu ia hanya menggunakan elemen angin sehingga fokusnya tinggi dan kontrolnya sangat baik.
Mendengar teriakan Tian Li, Han Feng, Zhen Fang, dan Di Lang segera melesat tak mau membuang waktu lagi. Ketiganya segera mengeluarkan serangan pamungkas mereka untuk mengakhiri Xika.
Han Feng membentuk tombak menggunakan apinya lalu melemparkannya menuju Xika, "Heavenly Distraction Javelin!"
"Deadly Posisonous Vine!"
"Destruction Boulder Glebe!"
BLAR!
SYUT!
__ADS_1
DUAK!
BRAK!!!!