
Andrew menunjukkan dagunya membuat Ren langsung melihat ke arah yang Andrew lihat. Ren melihat banyak lelaki yang menatap kagum terhadap Reyna membuat Ren langsung menjadi menatap tajam ke semua orang yang menatap Reyna. Mereka yang melihat Ren menatap tatapan membunuh langsung saja memalingkan wajah mereka ke arah lain karena takut dengan tatapan Ren.
“Kau kenapa Ren?” tanya Reyna meminum jus.
“Tidak ada. Apa kau ingin makan kue?” kata Ren dengan senyum manis langsung menyuapi Reyna sepotong kue.
“Enak. Aku ketoilet dulu ya.” kata Reyna langsung saja pergi ke toilet.
“Apa perlu aku temanin?” tanya Ren.
“Tidak usah, aku bisa sendiri. Ke toilet juga tidak lama.” jawab Reyna dan langsung melepaskan tangan Ren dan pergi ketoilet.
Baru saja beberapa langkah Reyna berjalan langsung ada seorang gadis cantik yang cepat dan senang langsung memeluk Ren.
“Ren! Aku sangat merindukanmu.” teriak Felicia yang melihat Ren langsung saja berlari dan memeluk lengan Ren.
Ren sangat terkejut melihat Felicia tiba-tiba memeluknya. Sedangkan Andrew dan Kai juga terkejut dengan kedatangan Felicia.
“Fel, kenapa kau disini? Berhenti memeluk lenganku!” teriak Ren dengan keras melepaskan tangan Felicia.
“Ren, kenapa kau seperti dingin banget? Kita sudah tidak lama ketemu, apa salahnya aku memelukmu.” kata Felicia dengan sedih.
“Aku tidak suka orang lain memelukku.” kata Ren dengan dingin.
“Apa aku orang asing bagimu?” tanya Felicia yang sudah mau mengeluaran air matanya.
“Kau pikir aku ini apa bagimu?” tanya Ren dengan dingin.
“Ren kenapa kau bicara dingin dengan ku? Apa salahku padamu?” tanya Felicia yang sudah mengerluarkan air matanya.
“Cih. Gadis murahan…” guman Kai menatap sinis Felicia didengar oleh Andrew.
“Kau jangan bicara begitu didepannya, nanti kau akan kena marah sama dia.” kata Andrew dengan pelan.
“Kau terlalu meremehkannya. Ambisi dia itu tinggi tau. Jika dia suka dengan Ren maka dia tidak akan pernah melepaskannya, bahkan menggunakan cara licik. Apa kau pikir dia itu tidak gadis murahan?” tanya Kai.
“Aku tau sejak kejadian itu kau tidak suka dengannya. Tapi dia sudah menyesal kan?” tanya Andrew.
“Menyesal apanya? Sekarang saja dia semakin menjadi-jadi mencari cara mendapatkan Ren. Sudah tau kalau Ren tidak suka dengannya.” kata Kai dengan kesal melihat Felicia ingin mendekati Ren.
Andrew diam saja karena kalau dia bicara pasti Kai masih tetap saja tidak akan memaafkan Fecilia.
__ADS_1
“Hentikan sikap acting kau itu. Aku jijik melihatnya.” kesal Ren melihat Fecilia tidak mau melepaskannya.
‘Rey kemana sih! Ini lah kenapa aku tidak mau melepaskannya sedetik saja. Baru saja 5 detik dia pergi sudah ada rubah yang mendekat.’ batin Ren menunggu Reyna tidak datang dan kesal melihat Felicia tidak mau menjauhinya.
“Sepertinya ada yang ingin bermain berebut denganku. Baru saja melepaskan Ren sudah ada rubah yang mendekatinya.” kata Reyna yang tidak jauh dari Ren dan Fecilia.
“Lihatlah bagaimana aku menghukummu.” kata Reyna dengan senyum cilik langsung saja pergi ke WC.
Reyna dari tadi sudah mendengar pembicaraan Ren dan Fecilia. Karena mendengar Fecilia memanggil Ren jadi Reyna berhenti dan melihat bagaimana Fecilia memeluk lengan dan bermesraan dengan Ren.
“Lepaskan tanganmu Fel. Jangan sampai aku berbuat kasar padamu.” kata Ren menatap tajam Fecilia tidak mau melepaskan tangannya.
“Memangnya kenapa aku memeluk tanganmu. Kan aku tidak mengganggumu.” kata Fecilia dengan senyum manis dan tidka takut dengan tatapan tajam Ren.
Ren yang sudah merasa sangat kesal dan marah karena Fecilia tidak mau melepaskan tangannya lagnsung saja menghempasnya sampai Fecilia terjatuh di lantai.
“Akh… Apa yang kau lakukan Ren? Kenapa kau mendorongku?” kata Fecilia dengan lemas yang terjatuh di lantai.
Ren tidak memperdulikan Fecilia langsung saja meninggalkannya dan pergi mencari Reyna. Andrew dan Kai langsung mengikuti Ren.
‘Sial! Kenapa Ren masih dingin terhadap aku? Aku sudah beberapa kali menggodanya masih tidak bisa membuatnya luluh padaku.’ batin Fecilia dengan kesal karena Ren pergi meninggalkannya.
Fecilia tidak mau menyerah mendapatkan Ren langsung berdiri dan pergi mencari Ren.
“Oh Ren. Apa kau mau juga?” tanya Reyna memberikan pop corn ke Ren.
Ren langsung memakannya dan berkata dengan senyum, “Aku pikir kau kenapa kenapa, ternyata kau ingin makan pop corn. Apa kau lapar?”
“Tidak. Hanya ingin makan pop corn saja karena kelihatan enak.” kata Reyna sambil memakan pop corn.
“Aku pergi mengambil minum dulu. Apa kau mau?” tanya Reyna.
“Tentu. Aku akan ikut denganmu.” kata Ren dengan senyum.
“Tidak usah Ren, kau tunggu saja disini. Dan lagi tidak payah aku mengambilnya.” kata Reyna langsung mengasih pop corn ke Ren dan pergi ambil minum.
Ren hanya diam saja melihat Reyna pergi ambil minum. Belum 1 menit Reyna meninggalkan Ren Andrew dan Kai mendekati Ren, dibelakang mereka langsung terlihat Fecilia yang berjalan mendekatinya juga bersama dengan Carlos dan yang lain.
“Ren.” Andrew dan Kai mendekati Ren.
“Apa dia tidak bisa berhenti mengikutiku? Kenapa kalian tidak mencegahnya?” tanya Ren dengan kesal.
__ADS_1
Andrew dan Kai melihat ke belakang mereka melihat Fecilia dan yang lain mendekati Ren.
“Ren, kenapa kau meninggalkan aku?” tanya Fecilia dengan kesal.
“Jangan mengikuti aku! Memangnya kau itu siapanya aku?” tanya Ren dengan dingin.
“Aku…..” Fecilia ingin bicara tapi berhenti mendengar ada yang memanggil Ren.
“Ren.”
Ren langsung menoleh kesamping mendengar suara yang dia cintai. Yang lain juga menoleh ke arah suara tersebut.
“Kau sudah balik?” tanya Ren.
“Ini minumanmu.” kata Reyna mengasih cola ke Ren.
“Thanks.” jawab Ren merasa penyelamatnya sudah datang.
“Dia siapa Ren?” tanya Reyna melihat Fecilia.
“Dia….” Ren ingin menjawab langsung saja Fecilia menjawab dengan cepat.
“Aku pacar Ren. Nama aku Fecilia.” kata Fecilia dengan cepat sampai memeluk lengan Ren membuat semuanya terkejut kecuali Ren yang sangat terkejut juga merasa akan terjadi hal yang buruk.
Sedangkan Reyna yang awalnya bermuka datar mendengar Fecilia memperkenalkan Ren sebegai pacarnya langsung saja tersenyum tipis, tapi hatinya sangat marah mendengar pacarnya dibilang pacarnya sendiri.
“Benarkah? Kenapa aku tidak tau kalau Ren memiliki pacar secantikmu?” tanya Reyna dengan senyum manis.
“Tentu saja. Karena kami mengrahasiakan hubungan kita.” kata Fecilia dengan senyum.
“Benarkah Ren?” tanya Reyna ke Ren dengan senyum.
Ren langsung saja melepaskan lengan Fecilia dan menggelengkan kepalanya dengan cepat, Ren tidak mau bicara karena takut dengan senyuman menyeramkan Reyna yang sepertinya ingin mencakarnya dan membunuhnya sekarang juga.
Ren ingin bicara tapi tiba-tiba mendengar suara yang ribut didepan pintu membuat mereka semua menoleh ke arah depan.
“Ada apa? Kenapa di luar sangat ribut?” tanya Kai melihat sangat banyak orang yang pergi ke depan.
“Apa kau tau, tuan muda keluarga Richard datang ke acara ini juga.”
“Apa kau serius? Keluarga Richard yang salah satu terkaya di dunia ada di pesta ini?” tanyanya dengan antusias.
__ADS_1
Semua kelompok Ren sangat terkejut mendengar keluarga Richard yang terkenal akan datang ke pesta acara ini, tapi tidak Ren dan Reyna.