Gadis Culun Dan Lelaki Tampan

Gadis Culun Dan Lelaki Tampan
CH. 206 - MASAKAN REYNA


__ADS_3

Ren yang sedang senang mengemudi di jalan ke perusahaan Ryuujin. Mood Ren sekarang sangat bagus, bahkan tidak memperdulikan banyak orang yang melihatnya.


"Kau kenapa Ren? Sepertinya terjadi sesuatu yang membuat mu senang." kata Kai melihat Ren senyum sendiri.


"Ya begitulah." jawab Ren singkat dan tidak pudar senyuman nya.


"Apa apa? Apa yang membuat mu sangat senang pagi ini? Apa mungkin Reyna memberikan mu sesuatu yang berharga?" tanya Kai yang sangat penasaran sangat tinggi.


"Bisa di bilang begitu." jawab Ren.


"Apa itu?" tanya Kai yang sangat penasaran.


"Mendingan kau bekerja saja sana. Jangan menganggu ku." kata Ren sudah menjawab dengan dingin pada Kai.


"Kenapa kau tiba-tiba Dingin begitu?" tanya Kai dengan heran.


Baru saja tadi Ren sedang mood bagus, langsung semenit kemudian sudah menjadi dingin seperti biasanya.


"Apa yang kau lihat? kerjakan tugas mu!" kata Ren dengan dingin menatap tajam Kai.


Kai yang melihat Ren sudah marah padanya langsung diam dan mengerjakan tugasnya. Sedangkan Ren langsung tersenyum melihat bekal yang di buat oleh Reyna.


Ren merasa ingin waktu makan siang cepat datang karena ingin cepat makan masakan Reyna, karena Ren sudah lama tidak makan masakan Reyna.


Ren sebentar melihat berkas sebentar melihat jam, baru saja Ren melihat berkas sebentar ternyata masih 5 menit dan terus menerus Ren seperti itu bentar lihat berkas bentar lihat jam.


Ren merasa ingin tidur saja karena ingin waktu cepat berlalu. Ren langsung saja tidur di mejanya dan membiarkan berkas nya.


Tidak lama waktu makan siang telah tiba. Kai yang masih melihat berkas langsung melihat jam di komputer sudah jam 12 siang, akhirnya Kai berhenti bekerja dan minum air.


"Akhirnya waktu istirahat sudah datang. Aku sudah capek melihat berkas yang tidak ada kurangnya." kata Kai melihat berkas di mejanya yang masih banyak.


"Kenapa Ren tidur di sini?" tanya Kai yang ingin ke WC melihat Ren sedang tidur di mejanya.


"Ren, bangun." Kai membangunkan Ren, tapi sayangnya Ren tidak bangun.


Akhirnya Kai pergi ke WC mengambil air dan melempar ke wajah Ren membuat Ren terkejut dan terbangun.

__ADS_1


"Apa ini?? Kenapa kau malah menyiramkan aku air sialan??!!" teriak Ren ke Kai karena telah melemparkan air ke mukanya bahkan bajunya kena juga.


"Itu karena kau tidak bangun. Di jam kerja bisa bisanya kau tidur sedangkan yang lain bekerja?" tanya Kai.


"Apa pula masalahnya bagi mu?" tanya Ren balik menatap tajam Kai.


Kai sekilas melihat bekal di meja Ren dan langsung melihat ke Ren langsung tersenyum.


"Apa kau tidur karena cepat ingin makan siang?" tanya Kai dengan senyum.


"Terus, apa masalahnya bagimu?" tanya Ren dengan tatapan tajam nya.


"Hahaha... Ternyata benar ya. Apa mungkin yang membuat bekal itu adalah Reyna?" tanya Kai.


Ren tidak menjawab malah ke WC membersihkan mukanya. Kai yang melihat Ren diam dan pergi langsung tersenyum ternyata apa yang di pikirkan nya adalah benar.


"Sepertinya memang Reyna yang membuat bekal untuk Ren. Pantas saja dia dari pagi moodnya sangat bagus dan tersenyum terus." kata Kai dengan senyum.


Ren balik ke ruangan nya dan melihat jam ternyata waktu makan siang sudah tiba membuat Ren tersenyum dan mengambil bekalnya dan pergi keluar.


Kai yang melihat Ren tersenyum senang begitu ternyata benar apa yang di pikirannya. Kai langsung mengambil HP nya dan langsung mengejar Ren.


"Kenapa kau tidak menunggu ku Ren?" tanya Kai melihat Ren sudah mau makan bekalnya.


"Kenapa aku harus menunggu mu?" tanya Ren Dingin.


"Wow.. Omolet dan telur gulung. Apa aku boleh mencobanya?" tanya Kai langsung mengambil telur gulung Ren dan memakannya tanpa seijin Ren.


"Enak banget... Aku mau lagi.." Kai merasa telur gulung itu sangat enak.


Ren yang melihat Kai dengan santainya mengambil jatah makannya tanpa seijinnya langsung menatap tajam dan tatapan membunuhnya pada Kai.


Ren saja sudah lama tidak makan masakan Reyna akhirnya mendapatkan masakannya, malah Kai mengambil jatah makannya membuat Ren tidak bisa menahan amarahnya lagi.


Apa lagi Reyna jarang memasak dan bisa di katakan sangat beruntung bisa mendapatkan masakan Reyna.


Kai tidak tahu kalau dia baru saja memancing kemarahan singa iblis yang menatapnya dengan tatapan horor membunuhnya. Jika ada yang melihat matanya langsung di cengkram sampai mati.

__ADS_1


Ren melihat Kai ingin mengambilnya lagi, Ren langsung mencengkram tangan Kai dengan erat sampai Kai kesakitan.


"Apa yang kau lakukan Ren? Tangan ku sakit." kata Kai melihat ke Ren.


"Coba saja kalau kau mengambilnya lagi, maka aku akan patahkan tangan dan jari jari kau itu dan kuberikan pada ular piton." kata Ren menatap tajam dengan tatapan membunuhnya.


Ren sekarang sudah seperti hewan buas yang sedang memangsa musuhnya.


Kai yang melihat Ren sudah menatap tajam padanya langsung saja menelan salivanya dengan gugup dan ketakutan.


GLEK.


Kai hanya bisa menggelengkan kepalanya pada Ren untuk tidak mematahkan tangannya. Ren langsung menghempas tangan Kai dan langsung mengambil bekalnya supaya Kai tidak bisa mengambilnya lagi.


Ren baru mencoba sesendok omolet langsung kepedasan.


"Pedas..."


"Kenapa Ren?" tanya Kai.


"Kenapa omolet nya pedas benar?" tanya Ren.


"Biar aku coba." Kai ingin mencobanya langsung tangannya di pukul oleh Ren.


"Jangan berani kau menyentuhnya lagi." kata Ren dengan tajam.


"Bukankah kau bilang pedas? Jadi aku juga mau mencobanya." kata Kai.


Ren tidak memperdulikan Kai dan memakannya lagi ternyata memang pedas sekali seperti memakai cabe setan 10 buah di dalam.


Tapi Ren merasa sangat sayang di buang langsung saja memakannya tanpa ragu karena omolet ini Reyna yang buat untuknya.


Kau Yang melihat Ren makan kepedasan bahkan keluar keringat seperti penasaran dengan rasanya, tapi Kai tidak ingin Ren marah lagi padanya dan hanya bisa diam.


Kai melihat Ren makan seperti memaksa karena sudah keluar keringat yang banyak karena kepedasan.


Reyna sengaja memasukkan cabe setan ke dalam omolet karena itu hukuman Ren karena telah membuatnya tidak bisa tidur semalaman.

__ADS_1


Jadi Reyna membuat omolet super pedas supaya Ren tidak memakan masakannya, tapi nyatanya terbalik, Ren memakan omolet nya semua walaupun itu sangat pedas, karena apapun yang Reyna masak untuk Ren sudah pasti Ren akan memakan nya.


T.B.C


__ADS_2