Gadis Culun Dan Lelaki Tampan

Gadis Culun Dan Lelaki Tampan
CH. 110 – RAYNA


__ADS_3

“Apa yang barusan kau bilang? Apa kau memangil aku paman tua?” tanya Ren merasa salah dengar.


“Rachel memang memanggil paman itu paman tua. Paman siapa? Apa hubungannya dengan mommy Rachel?” tanya Rachel menatap tajam Ren. Rachel tidak akan membiarkan siapapun menyakiti mommynya.


“Siapa yang kau bilang paman tua gadis kecil? Aku masih 20 tahun sudah beraninya gadis kecil sepertimu memanggil aku paman tua.” Ren menatap tajam Rachel.


“Rachel, kau tidak boleh memanggil dia paman tua. Minta maaf sama kakak ini.” kata Harry menatap Rachel.


“Tidak mau. Paman tua ini memarahi mommy.” kata Rachel tidak ingin meminta maaf.


“Rachel, walaupun kakak ini marah tapi Rachel juga tidak boleh bicara begitu karena dia lebih tua dari pada Rachel. Tiap orang marah pasti ada alasannya.” kata Harry.


“Alasan apa paman tua ini memarahi mommy? Apa karena dia tidak mau mommy menjadi mommy Rachel? Bukankah aku memang anaknya mommy.” kata Rachel.


Harry merasa bingung bagaimana menjawabnya. Harry merasa kalau wanita yang disampingnya ini adalah beneran Ray. Tapi entah kenapa dia merasa Reyna juga seperti orang asing.


“Dari pada kalian bicara disini, kenapa tidak bicara saja di tempat lain. Banyak orang lain yang melihat.” kata Riku melihat banyak orang yang melihat ke arah mereka.


Reyna dan yang lain juga melihat banyak orang yang melihat ke arah mereka dan berbisik-bisik. Riku langsung memanggil Rui untuk mempersiapkan ruangan untuk mereka.


Setelah mendapatkan ruangan Reyna, Ren, Riku dan Harry juga kedua keponakannya Rachel dan Richie juga ikut mereka pergi ke ruangan yang telah dipesan Rui. Rachel tidak mau melepaskan tangan Reyna membuat Ren kesal. Walaupun Rachel itu gadis tapi dia tidak menerimanya karena telah membuatnya marah dan emosi karena


memanggilnya paman tua juga memanggil Reyna dengan sebutan mommy.


Setelah masuk ke ruangan Rachel tidak mau jauh dari Reyna langsung duduk di sebelahnya dan masih memegang tangannya. Richie juga duduk di sebelah Rachel. Ren yang elihat Rachel tidak mau lepas dari Reyna langsung duduk disebelah kiri Reyna dan merangkul tangannya ke Reyna karena Rachel duduk disebelah kanan.


“Tuan Harry, ada yang mau saya tanyakan.” kata Reyna.


“Apa?”


“Orang tua Rachel dan Richie kemana? Apa mereka tidak datang ke sini?” tanya Reyna.


“Em….” Harry merasa tidak mau bicara melihat Rachel dan Richie ada juga.

__ADS_1


Reyna mengerti melihat Harry langsung saja melihat ke Rachel dan Richie.


“Rachel, Richie, kita pergi tidur ya. Ini sudah jam 8 malam, sudah waktunya kalian berdua tidur.” kata Reyna.


“Apa mommy menemani Rachel?” tanya Rachel.


“Tentu saja.” kata Reyna.


Reyna langsung membawa Rachel dan Richie pergi tidur di kasur sebelah. Richie merasa pamannya ingin bicara dengan wanita ini berdua. Awalya Richie ingin tetap tinggal, tapi dia tidak bisa membiarkan adiknya tidur sendirian.


Setelah 15 menit Reyan berhasil membuat Rachel dan Richie tertidur langsung saja keluar kamar dan pergi ke tempat Ren dan yang lain.


“Apa mereka berdua sudah tidur?” tanya Ren melihat Reyna kembali.


“Sudah. Mereka berdua sudah tidur nyenyak.” kata Reyna duduk disebelah Ren.


“Tidak biasanya Rachel cepat tidur. Biasanya dia sangat susah diajak tidur. Mungkin karena ada kakak makanya merek berdua cepat tidur.” kata Harry.


“Tidak juga. Mereka berdua pasti kelelahan juga pasti bisa cepat tidur.” kata Reyna senyum.


“Baiklah karena Rachel dan Richie sudah tidur jadi kita bicara pembahasan kita.” kata Reyna.


“Apa yang ingin kakak katakan?” tanya Harry.


“Apa orang tua mereka tidak ada dirumah? Aku melihat Rachel tadi sepertinya sangat kangen sama mommynya. Apa mommy tidak pernah pulang?” tanya Reyna.


Harry menghela nafasnya sebentar tidak tau mau bagaimana bilangnya. Tapi Harry tau pasti suatu saat cepat atau lambat Reyna juga akan tau.


“Sebenarnya ibu dan ayah kandung mereka sudah menghilang 2 tahun lalu. 2 tahun lalu ibu dan ayah kandung mereka sedang pergi ke luar negeri karena urusan bisnis. Tapi pertengahan jalan pesawat mereka tidak bisa dideteksi dan semua orang di pesawat itu menghilang.” kata Harry.


“Bahkan sudah 2 tahun ini hanya sudah banyak yang ditemukan. Tapi sayangnya masih ada beberapa orang yang belum ditemukan termasuk orang tua kandung Rachel dan Richie.” sambung Harry merasa sangat terpukul.


“Kenapa bisa begitu? Apa pesawatnya ada masalah?” tanya Reyna.

__ADS_1


“Pesawat mereka kena petir. Karena cuaca sebelum berangkat cuaca sangat bagus tapi baru 20 menit cuaca langsung saja memburuk. Awalnya pilot disuruh balik lagi tapi terlambat karena petir sudah kena pesawatnya.” jawab Harry.


“Jadi selama 2 tahun ini aku yang menjaga dan mengurus mereka berdua karena tidak ada yang mau menjaga mereka. Apa lagi Richie dan Rachel tidak suka mendekati orang asing.” kata Harry.


“Apa keluarga kalian tidak ada yang mau menjaga mereka?” tanya Reyna.


Harry menggelengkan kepalanya. Keluarga aku Rachel dan Richie tidak mau menerima mereka karena berpikir Richie dan Rachel anak haram karena mereka merasa kalau Ray ibu kandung mereka yang sengaja menjebaknya. Padahal itu adalah kesalahan kakak aku, tapi orang tua aku tidak mau menerimanya karena berpikir kalau itu


adalah jebakan kakak ipar aku.” jawab Harry.


“Apa mereka tidak melakukan tes DNA? Kenapa mereka bisa melakukan itu pada cucu kandung mereka sendiri?” tanya Reyna merasa sudah sangat marah.


“Kakak aku sudah melakukannya dan memberikan pada orang tuaku tapi mereka tidak percaya. Mereka merasa kalau kakak ipar aku sengaja melakukan itu karena ingin mendapatkan harta keluargaku.” jawab Harry.


“Kalau keluarga ibu kandung Rachel dan Richie bagaimana? Apa mereka tidak menerimanya juga?” tanya Reyna.


“Ray anak yatim piatu, dia tidak punya orang tua.” jawab Harry.


Mendengar itu Reyna dan Riku merasa ada yang aneh. Riku langsung bertanya pada Harry.


“Kenapa bisa jadi yatim piatu? Orang tuanya kenapa?” tanya Riku.


“Ray ditemukan di depan panti asuhan saat usianya 6 bulan. Ray merasa orang tuanya melantarkannya.” jawab Harry.


“Apa nama lengkap Ray apa?” tanya Riku yang penasaran.


“Namanya Rayna. Aku berpikir kalau wanita didepan ini beneran Ray jadi aku langsung saja berpikir kalau Ray sudah ditemukan, karena kau sangat mirip dengannya.” kata Harry menatap Reyna.


“Apa kau tau nama keluarganya? Nama lengkap Rayna.” tanya Reyna merasa ada yang aneh.


“Namanya kalau tidak salah Rayna Richelle.” jawab Harry.


Reyna dan Riku terkejut mendengar nama keluarga Rayna. Bahkan Ren juga terkejut walaupun ada yang menganjal di hatinya melihat Rachel dan ternyata bukan cuma hanya nama dan mukanya saja yang mirip dengan Reyna bahkan nama belakangnya juga sama.

__ADS_1


“Apa kau ada fotonya?”


__ADS_2