
"Tunggu sebentar, Jika kalian bersaudara berarti ke dua anak kembar itu.." kata Ren menggantung kalimatnya.
"Ya benar. Berarti mereka berdua keponakan aku." kata Reyna dengan senyum.
"Keponakan? Memang Rayna sudah punya anak?" tanya Andrew melihat ke Rayna.
Rayna terdiam dan tidak tau apa yang di bicarakan oleh Reyna dan Ren.
"Rayna, apa kau sudah punya anak?" tanya Andrew.
"Em... I-Itu....." Rayna tidak bisa menjawab. Apa lagi kalau Reyna, orang yang baru saja di ketahui adalah saudara kandungnya tahu kalau dia memiliki anak takut kalau Reyna tidak mau menerima mereka. Karena Rayna takut kalau Rayna hamil di luar nikah, takut akan memarahinya dan meninggalkannya seperti orang tua Calvin.
Sejak kelakuan orang tua Calvin terhadap Rayna, Rayna selalu berpikir yang negatif jika Rayna bertemu dengan orang tua kandungnya takut mereka tidak mau menerimanya dan takut di buang oleh mereka jika mereka tau kalau Rayna hamil di luar nikah seperti orang tua Calvin selalu menganggapnya pelakor dan hanya ingin memiliki harta mereka.
"Kenapa Rayna?" tanya Reyna melihat Rayna hanya diam saja.
"Ti-tidak.., Tidak ada apa-apa." kata Rayna.
"Bilang saja jika kau ada yang ingin di bicarakan." kata Reyna dengan kembut.
"A-Apa kau tidak akan marah jika aku berkata dengan jujur:?" tanya Rayna dengan gugup.
"Aku tidak akan marah." kata Reyna dengan pasti.
"A-Aku sudah memiliki 2 anak dengan kak Calvin." kata Rayna dengan gugup dan pelan.
"Terus?" tanya Reyna. Reyna baru ingat kalau dia masih belum kasih tau sama Rayna dan Calvin kalau Dia sudah bertemu dengan Rachel dan Richie anak Rayna dan Calvin.
"Apa kau akan marah jika aku memiliki anak dengan kak calvin?" tanya Rayna.
"Kalian kan sudah menikah tentu saja pasti sudah memiliki anak. Kenapa kau malah bertanya seperti itu?" tanya Reyna. Reyna seperti tahu apa yang ingin di bicarakan oleh Rayna.
"Bu-bukan itu maksud aku. Aku ingin bilang kalau aku sudah hamil sebelum aku resmi dengan kak Calvin." kata Rayna dengan gugup.
"Terus kenapa jika kau hamil di luar nikah?" tanya Reyna.
"Eh? Apa kau tidak marah?" tanya Rayna dengan terkejut.
"Kenapa aku harus marah?" tanya Reyna dengan santai.
"Apa kau tidak marah jika aku sudah hamil sebelum menikah?" tanya Rayna.
"Kenapa harus marah? Dan lagi orang yang menghamili kau itu Calvin bukan yang sekarang jadi suamimu?" tanya Reyna dengan santai.
"I-Iya..." kata Rayna mengangguk kepalanya.
"Kalau begitu kenapa aku harus marah? Calvin mau bertanggung jawab denganmu bahkan menikah denganmu kan. Jika orang yang menghamili mu itu tidak mau bertanggung jawab, maka aku akan membawamu bersama ku sampai dia tidak bisa bertemu dengan mu lagi." kata Reyna dengan santai.
__ADS_1
Rayna terdiam dengan perkataan Reyna bahwa Reyna tidak marah jika tahu kalau dirinya hamil di luar nikah. Setelah itu Rayna tersenyum karena Reyna tidak marah padanya.
Rayna jadi teringat dengan perkataan Calvin kalau Reyna tidak akan pernah marah atau meninggalkannya jika Reyna tahu kalau Rayna hamil sebelum menikah.
"Terima kasih Reyna." kata Rayna dengan senyum tulus.
"Karena tahu kalau kau adalah saudara aku, bagaimana kalau kita pesta hari ini?" tanya Reyna.
"Pesta dimana?" tanya Ren.
"Di apartemen aku saja. Sekalian kita ajak mereka juga." kata Reyna.
"Mereka? Siapa?" tanya Ren.
"Anak-anak." kata Reyna.
"Oh mereka. Apa tidak ajak pamannya juga sekalian?" tanya Ren.
"Boleh juga. Tapi jangan beritahu siapapun." kata Reyna.
"Ok. Nanti aku akan jemput mereka. Apa kita pergi ke pasar beli bahan?" tanya Ren.
"Tentu. Aku dan Rayna akan ke pasar untuk beli bahan. Kau pergi antar mereka saja apartemen aku." kata Reyna.
"Ok. Aku antar kalian ke pasar dulu baru ke apartemennya. Dan lagi pasti mereka juga akan bersiap-siap bukan" kata Ren.
"Ayo kita pergi sekarang." kata Reyna.
"Apa kita tidak memberitahu kakn Calvin?" tanya Rayna.
"Tidak perlu. Biarkan saja ini kejutan untuk dia juga." kata Reyna.
"Apa aku boleh ikut?" tanya Andrew.
"Bo...."
"Tidak Boleh! Kau tidak di undang." kata Ren dengan tegas dan cepat jawab.
Andrew : "......"
"Tidak apakan jika Andrew ikut juga." kata Reyna.
"Ini kebahagian kalian berdua. Tentu saja yang tidak termasuk keluarga tidak boleh di undang." kata Ren.
"Bukankah kau juga bukan keluarga mereka berdua? Kenapa kau malah ikut pesta juga?" tanya Andrew.
"Tentu saja aku ikut. Aku ini pacar Rey. Bisa di katakan kalau aku ini calon suaminya. tentu saja aku ikut pesta itu." kata Ren dengan senyum.
__ADS_1
Andrew : "......"
Calon Suami?
Bahkan kalian masih belum bertunangan sudah di bilang calon suaminya?
Dari mana percaya dirinya akan menjadi suami Reyna.
"Ayo Rey, Kita pergi sekarang. Kita tinggalkan dokter lajang seumur hidupnya ini di sini." kata Ren memegang tangan Reyna.
Andrew : "......"
Lajang seumur hidup?
Apa dia berpikir kalau aku tidak akan pernah mau menikah?
Andrew merasa Ren ingin mengerjainya atau ingin membalas karena di bilang selingkuh sama Reyna hanya Ren yang tau.
"Kalau begitu Dokter, kami permisi." kata Rayna dengan sopan.
"Ya. Hati-hati." kata Andrew dengan senyum.
"Jika kau mau berpesta, kau pergi saja dengan Kai. Bukankah dia hari ini ada luang waktu?" kata Ren langsung saja pergi tanpa mendengar jawaban Andrew.
"Ngapain aku pesta berdua dengan Kai? Apa dia pikir aku ini ingin pacaran dengan Kai? Jangan mimpi!" kata Andrew dengan kesal.
***
"Apa kau sudah menghubungi mereka Rey?" tanya Ren yang sedang mengemudi.
"Sudah. Nanti jam 6 kau jemput mereka saja di apartemennya." kata Reyna.
"Jemput siapa?" tanya Rayna dengan penasaran dari tadi.
"Nanti kau juga akan tau Rayna." kata Reyna dengan senyum.
Reyna mengajak Rayna ke pasar beli bahan makanan. Beli Daging, Sayur, Kepiting, Udang, dan bahan lainnya.
Ren hanya mengikuti Reyna dan Rayna belanja. Ren ada juga memilih sayuran dan bumbu-bumbu lainnya.
Setelah selesai belanja, Ren mengantar Reyna ke apartemennya dan membantu membawa semua belanjanya. Sesudah itu Ren langsung pergi lagi.
Reyna dan Rayna langsung saja memasak berdua di dapur. Karena Calvin akan telat pulang, jadi mereka akan memasak berdua. Hari ini adalah hari pertama Rayna dan Reyna masak bersama untuk pertama kali sebagai saudara.
*************************************************************
Jangan lupa like, commentnya supaya Author bisa senang updatenya. ☺️👍👍👍
__ADS_1