
“Rui, bagaimana? Apa kau sudah dapat informasi tentang Rayna?” tanya Riku.
“Sudah Bos. Ini formulir informasinya.” kata Rui mengasih map ke Riku.
Riku membacanya dengan teliti. Riku membacanya dua kali untuk kepastian. “Apa kau yakin informasinya ini?” tanya Riku.
“Benar Bos. Nona Rayna ketemu di panti asuhan di kota ini, sampai nona Rayna berusia 15 tahun dia terjebak sama temannya untuk tidur sama lelaki tua suruhan teman Rayna karena mereka benci dengan Rayna karena dia anak yang paling pintar, baik dan lembut.” kata Rui
“Semua lelaki di sekolahnya suka padanya membuat teman nona Rayna dendam untuk tidur sama lelaki tua. Untungnya nona Rayna masuk ke ruangan yang salah dan akhirnya tidur dengan lelaki yang sekarang menjadi suaminya.” sambung Rui.
“Bukankah Harry itu bilang kalau kakaknya yang salah. Kenapa kau bilang masuk Rayna masuk ke ruangan yang salah?” tanya Riku dengan bingung.
“Nona Rayna memang masuk keruangan yang salah. Tapi lelaki yang berada diruangan itu kena obat perangsang yang jadi ingin nona Rayna membantunya. Sayangnya lelaki itu sangat kuat sampai nona Rayna tidak berdaya. Setelah malam itu lelaki itu berjanji akan bertanggung jawab atas perbuatannya dan menikah dengan nona
Rayna.” kata Rui.
Riku terkejut mendengar perkataan Rui bahwa lelaki yang akan memperkosa Rayna akan bertanggung jawab.
“Apa kau yakin dengan data ini?” tanya Riku.
“Tentu Bos. Karena aku sudah menyuruh orang detektif yang sangat teliti dalam tugasnya.” kata Rui dengan pasti.
“Sebelum nona Rayna dan suaminya menikah, pihak keluarga suaminya sangat tidak suka dan benci dengan nona Rayna karena berpikir nona Rayna yang menjebak putra mereka untuk tidur bersama dengannya.”
“Suami nona Rayna ada 3 saudara dan dia anak tertua. Ayah dari suaminya bekerja di perusahaan Alexander di kota ini tuan. Istrinya di rumah, sedangkan adik lelakinya masih SMA tapi sudah kerja sambilan. Adiknya satu lagi masih SMP. ” kata Rui.
“Keluarga suami nona Rayna orang tuanya benci dengan Rayna. Tapi saudara suaminya sangat suka dengan nona Rayna karena nona Rayna sangat baik dan membantu dengan mereka berdua.” sambung Rui.
“Barusan kau bilang kalau ayah dari suami Rayna bekerja di perusahaan Alexander?” tanya Riku.
“Ya, Bos. Dia bekerja sebagai direktur bagian sales. Dan dia juga suka memaksa pegawai bekerja sampai malam dan tidak memberikan bonusnya. Cara dia bekerja juga tidak teliti, karena banyak kesalahan yang telah dia perbuat. Dan dia juga korupsi mengambil uang perusahaan.” jawab Rui.
“Baru saja posisi sebagai direktur sudah berani memaksa pegawainya. Kalau dia banyak kesalahan kenapa tidak di kasih tau sama tertingginya?” tanya Riku.
“Banyak pegawai sudah memberitahu atasan mereka. Tapi atasan tidak ada yang berani karena ayah dari suami nona Rayna ini memiliki hubungan tersembunyi.” jawab Rui.
“Hubungan tersembunyi?” tanya Riku dengan bingung.
“Sepertinya dia ada hubungan dengan dunia bawah tanah tuan.” jawab Rui.
“Heh… Hanya karena dia memiliki kenalan dengan dunia bawah tanah, dia bukan tandingan ku.” kata Riku.
__ADS_1
“Apa hanya karena dia memiliki jabatan tinggi di perusahaan Alexander dan memiliki hubungan dengan dunia bawah tanah tidak ada yang berani melawannya? Sepertinya dia tidak tahu siapa pemilik perusahaan Alexander.” kata Riku dengan senyum.
“Bagaimana dengan Rayna setelah itu?” tanya Riku.
“Setelah beberapa bulan menikah orang tua suaminya tidak ada yang suka membuatnya sangat sedih dan tertekan. Jadi suami nona Rayna pindah rumah karena kasihan dengan nona Rayna. Setelah setahun kemudian nona Rayna melahirkan anak kembar. Sesudah melahirkan orang tua suaminya tidak mau menjenguk nona Rayna dan melihat anak mereka.”
“Suatu hari suami nona Rayna akan ada bekerja sama dengan orang luar negeri. Suaminya mengajak nona Rayna ikut bersamanya. Tapi nona Rayna tidak mau ikut karena takut dengan terjadi sesuatu dengan anak mereka. Suaminya memberikan saran menyuruh adiknya untuk menjaga mereka berdua.”
“Awalnya nona Rayna masih menolak, tapi dengan banyak bujukan akhirnya dia mau pergi bersama dengan suaminya.” jelas Rui.
“Kenapa Rayna harus ikut juga?” tanya Riku dengan bingung.
“Karena orang yang akan bekerja sama dengannya ingin bertemu dengan nona Rayna dan mereka ingin mengajak makan bersama juga bicara soal bekerja sama. Uang tiket pesawat, hotel, dan biaya lainnya orang yang bekerja sama itu yang tanggung. Waktu harinya tiba mereka naik pesawat ternyata pesawat mereka menghilang dan
semua orang di pesawat tidak di temukan termasuk nona Rayna dan suaminya.” jawab Rui.
“Apa mereka tidak ada maksud lain?” tanya Riku.
“Tidak Bos. Mereka memang ingin bekerja sama dengan suami nona Rayna. Mereka tidak ada maksud lain. Saya sudah memeriksanya semua.” kata Rui.
“Baiklah. Kau selidiki lagi tentang orang yang ingin bekerja sama dengan suami Rayna. Jika mereka memang ingin bekerja sama saja. Tapi kalau mereka berani berbohong maka aku akan turun tangan.” kata Riku menatap tajam.
“Biarkan saja dulu. Aku ingin melihat dia bekerja dengan mataku sendiri.” kata Riku.
“Baik bos.” jawab Rui.
“Oh ya, bagaimana dengan yang satu lagi?” tanya Riku.
“Hasilnya besok baru keluar bos.” kata Rui.
“Bagus. Penyelidikan pencarian Rayna sudah mulai jalan kan?” tanya Riku.
“Ya, Bos. Sudah lusa kemarin kerjanya.” kata Rui.
“Kerjamu memang sangat cepat Rui.” kata Riku kagum dengan Rui karena pekerjaannya sangat cepat.
“Terima kasih Bos.” kata Rui.
“Jika menemukan sesuatu segera beritahu aku.” kata Riku langsung berdiri.
“Bos mau kemana?” tanya Rui melihat bosnya bersiap-siap.
__ADS_1
“Pergi melihat mangsaku.” kata Riku dengan santai mengambil kunci.
“Mangsa? Mangsa siapa? Apa Bos ingin memburu binatang?” gumam Rui dengan pelan.
“Apa yang kau lakukan? Kita pergi sekarang.” kata Riku melihat Rui hanya diam berdiri saja.
“Eh.. Baik Bos..” kata Rui dengan cepat.
“Aku lihat mangsa aku kali ini bagaimana? Jika kau tidak bisa memuaskan aku maka aku akan melakukan hal yang menyenangkan buatmu.” kata Riku dengan senyum segera ingin menemui mangsanya.
“Kita pergi kemana Bos?” tanya Rui sudah naik mobil.
“Apa kau tidak tau kita kemana?” tanya Riku balik.
Rui menggelengkan kepalanya tidak tahu. Riku merasa Sekretarisnya ini sangat bodoh dan lambat.
“Kenapa kau sangat bodoh dan lambat Rui. Kenapa kau tidak cuci saja otak kau itu dengan air dingin.” kata Riku.
“Bos tidak memberitahu saya, bagaimana saya bisa tahu?” tanya Rui dengan bingung.
“Kenapa aku punya Sekretaris IQ kecil sepertimu Rui? Kenapa kau tidak pergi belajar saja lagi ke luar negeri?” kata Riku merasa Rui sangat bodoh.
“IQ saya kecil tapi bukankah EQ bos juga kecil. Bagaimana bos bisa melakukan sesuatu tanpa saya.” kata Rui membela diri karena bosnya mengatakan IQ nya kecil.
“Apa kau menantangku Rui??!!!” kata Riku menatap tajam dan membunuh Rui.
“Em… Tidak bos..” kata Rui pelan merasa ketakutan dengan tatapan membunuh Riku.
“Cepat jalankan mobilnya.” kata Riku sampai menendang kursi Rui.
Rui dengan cepat menjalankan mobilnya karena takut dengan tatapan tajam Riku.
----------------------------------------------------------------------------------------
Jangan lupa Like, Vote, dan commentnya. Supaya Author bisa update tiap hari.
Author juga ingin mengatakan
"Selamat Tahun Baru 2022" kepada semua Reader dan Editor.
Semoga tahun 2023 akan lebih baik dari tahun sebelumnya. ☺️☺️☺️☺️🎉🎉🎉🎉
__ADS_1