
“Pagi, Rey.” Rayna melihat Reyna sudah bangun.
“Pagi. Tumben kau bangun pagi. APa kau tidak Lelah bangun pagi terus?” tanya Reyna.
“Aku tidak terbiasa bangun siang.” jawab Rayna.
Reyna tidak bertanya lagi. Rachel dan Richie keluar dari kamar. Mereka baru saja selesai mandi.
“Pagi, Mommy. Pagi Aunty.” kata Rachel melihat Reyna dan Rayna.
“Pagi, Rachel. Bagaimana tidurnya?” tanya Reyna.
“Nyenyak. Tapi.. Rachel masih ingin bersama dengan Grandma.” kata Rachel sudah rindu dengan Siska.
“Jika Rachel rindu tinggal video call Grandma saja.” kata Reyna dengan lembut.
“Tapi, Rachel tidak punya Hp.” kata Rachel dengan lemas.
“Kenapa tidak pinjam Hp Mommy mu?” tanya Reyna dengan senyum.
“Mommy? Apa Mommy punya hp?” tanya Rachel. Rachel tahu kalau Mommy nya tidak punya Hp.
“Tentu saja ada. Grandma sudah memberikan Hp pada Mommy mu.” kata Reyna dengan senyum.
“Mommy, apa benar yang di katakana Aunty?” tanya Rachel.
“Ya. Mommy memang ada Hp dari Grandma. Apa Rachel ingin telpon Grandma?” tanya Rayna dengan senyum.
“Mau… Rachel mau telpon Grandma..” teriak Rachel dengan senang.
“Makan dulu baru telpon grandma ya.” kata Rayna. Rayna tidak mau Rachel tidak sarapan pagi.
“Tentu Mommy.” Rachel dengan patuh makan sarapannya dengan lahap.
Rayna dan Reyna hanya tersenyum melihat kelakuan Rachel makan sarapannya dengan lahap.
“Ren belum bangun?” tanya Rayna.
“Dia masih tidur. Biarkan saja dia tidur lebih lama.” jawab Reyna.
Rayna dan Reyna juga makan sarapan mereka. Sedangkan Calvin sudah pergi jogging sebelum Reyna keluar dari kamar.
PING
Reyna mendengar pesan masuk di Hp-nya dan langsung membukanya. Reyna terkejut membaca pesan tersebut sampai Rayna melihat Reyna hanya diam saja.
“Kenapa Rey?” tanya Rayna.
__ADS_1
“Tidak ada. Hanya teman memberikan pesan saja.” jawab Reyna.
“Pesan apa?” tanya Rayna.
“Mereka mengadakan reuni minggu besok. Mereka ingin aku ikut reuni besok.” jawab Reyna.
“Reuni apa?” tanya Rayna.
“Reuni sekolah. Sepertinya sekolah SMP dan SMA aku ingin aku datang ke pesta reuni mereka.” jawab Reyna.
“Bukankah itu bagus? Itu berarti mereka peduli dengan mu. Mereka ingin kau ikut karena ingin bercerita masa sekolah kalian.” kata Rayna.
“Semoga saja begitu.” kata Reyna dengan datar. Entah kenapa Reyna merasa jika dirinya ikut reuni itu akan terjadi sesuatu yang tidak baik.
“Apa kau tidak ingin ikut reuni itu?” tanya Rayna.
“Entahlah. Aku juga tidak tahu. Lihat saja hari minggu jika tidak ada halangan maka kemungkinan aku ikut.” jawba Reyna dengan datar. Rayna hanya mengangguk saja.
Setelah semuanya selesai sarapan, Rachel dan Richie langsung nonton TV sedangkan Reyna masuk ke kamarnya ignin membersihkan barangnya karena masih ada beberapa barangnya yang masih belum di bersihkan.
“Mau sampai jam berapa dia tidur?” gumam Reyna melihat Ren masih tidur.
“Ren…” Reyna mencoba membangunkan Ren.
Reyna melihat Ren tidak bangun bangun, akhirnya Reyna menyerah. Reyna baru saja mau berdiri langsung tangannya di Tarik oleh Ren sampai Reyna tidur di samping Ren.
“Morning my sweety..” kata Ren dengan senyum mencium pipi Reyna dengan lembut.
“Dari tadi sebelum kau masuk ke kamar.” kata Ren dengan senyum lembut.
“Ayo bangun, nanti makananmu sudah dingin.” kata Reyna langsung berdiri.
“Tidak masalah, apa lagi aku tidak ingin sarapan. Aku ingin makan yang lain.” kata Ren dengan senyum.
“Makan apa?” tanya Reyna.
“Tentu saja…. Aku ingin makan kau Rey…” kata Ren langsung menarik Reyna ke pelukannya. Ren tidak lupa mencium pipi Reyna dan mengigit telinga Reyna sampai Reyna merasa geli.
“Hentikan!” Reyna tanpa sadar memukul kepala dengan keras.
“Apa kau tidak bisa lebih lembut?” tanya Ren.
“Tidak!.” kata Reyna dengan tegas langsung mengambil bajunya dan masuk kamar mandi.
“Benar-benar sangat manis dan lucu.” kata Ren melihat Reyna sudah bermuka merah.
Ren langsung melihat Hp-nya melihat apakah ada pesan yang masuk. Ren melihat ternyata Kai sudah menayakan lagi tentang Reuni sekolah.
__ADS_1
“Rasanya males benar ikut reuni ini. Yang ada mereka pasti pamer tentang pekerjaan atau harta mereka.” Ren merasa sangat tidak suka ikut reuni ataupun acara temannya karena yang ada pasti mereka suka pamer tentang harta sama kedudukan mereka.
Baru saja Ren ingin menjawab langsung ada telpon dari Adelard.
“Kenapa?” tanya Ren inti. Ren tahu kenapa Adelard meneleponnya.
^^^"Ren, apa kau ikut reuni besok? "^^^
“Kenapa aku harus ikut acara yang hanya ingin pamer doang?”
^^^“Ayolah. Aku yakin tidak akan ada yang membahas tentang pamer. Reuni kita ini untuk membicarakan tentang masa lalu kita, bukan pamer.”^^^
“Tidak! Aku tidak ikut. Kau kasih tahu sama yang lainnya. Jika kalian memaksa aku ikut seperti waktu itu, maka kau dan yang lain akan ku bawa ke kandang harimau dan serigala.”
Setelah Ren bicara langsung mematikan sambungannya. Ren melihat Adelard masih saja menelponnya tapi Ren tidak perduli.
***
Akhirnya waktu pergi Reuni telah tiba. Adelard, Kai dan Andrew masih saja menelpon Ren supaya ikut Reuni tersebut. Ren tidak menjawab ataupun membaca chat mereka.
Andrew langsung memberikan pesan pada Ren. Ren awalnya tidak ingin peduli tapi karena Andrew memberikannya pesan terus sampai telinga Ren sakit.
Akhirnya Ren membaca pesan dari Andrew. Ren membaca pesan dari Andrew sampai Ren terkejut membacanya. Ren dengan cepat membersihkan dirinya dengan ganteng dan menawan.
“Kau mau kemana Ren?” tanya Calvin melihat Ren keluar dari kamar Reyna dengan berpakaian sopan.
“Ke acara.” jawab Ren dengan datar dan langsung pergi.
“Ren pergi kemana?” tanya Rayna melihat Ren langsung pergi saja tanpa bilang apapun.
“Kataya ke acara. Aku tidak tahu acara apa. Dia tidak mau memberitahuku.” jawab Calvin dengan menaikkan kecua bahunya.
“Apa Reyna juga pergi?” tanya Calvin tadi melihat Reyna keluar.
“Ya. Katanya dia ikut acara Reuni sekolahnya.” jawab Rayna. Calvin hanya mengangguk saja.
“Kak, aku mau pergi belanja bentar ya.” kata Rayna.
“Apa perlu di temani, Mommy?” tanya Richie mendenagr Rayna ingin keluar belanja.
“Tidak apa, Mommy bisa sendiri. Mommy hanya pergi beli telur dan buah saja di market.” kata Rayna dengan senyum.
Rayna langsung membersihkan dapur setelah itu langsung keluar pergi beli buah.
“Apa Rayna bisa pergi membawanya sendiri?” tanya Edgar sambal nonton Tv.
“Tidak apa, Kek. Sepertinya dia tidak belanja banyak.” kata Calvin.
__ADS_1
Edgar hanya mengangguk saja dan melanjutrkan nontn TV bersama Richie, Rachel dan Clara. Sedangkan Calvin sedang bekerja di laptopnya.
T.B.C