Gadis Culun Dan Lelaki Tampan

Gadis Culun Dan Lelaki Tampan
CH. 230 - RESTORAN


__ADS_3

"Aunty, makanan di sini enak semua ya.." kata Rachel yang makan ayam paha bawah.


"Makan sampai habis baru bicara Rachel." kata Calvin melihat putrinya makan sambil bicara.


"Tapi, memang makanan disini enak semua. Bahkan aku merasa sedang makan di restoran mewah." kata Calvin.


"Benar, aku juga merasa sangat penasaran dengan resep yang mereka buat." kata Rayna.


Reyna dan yang lainnya sedang makan di restoran biasa. Mereka semua makan dengan lahap.


"Restoran ini walaupun kelihatan restoran biasa, tapi makanannya enak bahkan bisa di bilang kalau makanan di sini makanan kelas atas." kata Reyna


"Menurut aku juga sama seperti mu Rey. Aku melihat mereka menyediakan makanan di sini di buat sangat bagus dan cantik." kata Rayna.


"Oh ya, aku juga memesan pesanan utama. Sebentar lagi akan di antar ke meja kita." kata Reyna.


"Makanan Utama? Bukankah ini semua makanan utama?" tanya Edgar dengan terkejut mendengar kata Reyna kalau ada makanan utama.


"Tidak. Tenang saja kek, aku hanya pesan porsi sedang nanti kita bagi semua pasti cukup." kata Reyna dengan senyum.


"Porsi sedang? Kalau porsi yang kita makan ini porsi sedang juga kak?" tanya Harry.


"Porsi kecil." jawab Reyna dengan enteng.


Semuanya terkejut mendengar kata Reyna kalau porsi yang mereka makan yaitu porsi kecil, itu berarti makanan utamanya lebih banyak dari pada yang mereka makan saat ini.


Baru saja mereka bicara tentang makanan utama, langsung saja mulai membawa makanan utama itu ke meja Reyna. mereka semua tidak lelah melihat makanan utama itu.


"Siapa yang akan menghabiskan semua makanan itu Reyna? Makanan yang kau pesan itu sudah sangat banyak.'' kata Calvin merasa tidak bisa menghabiskan semua makanan utamanya.

__ADS_1


"Kenapa kau begitu ribut Cal? Memangnya tidak ada yang bisa menghabiskan makanan utama itu?'' tanya Reyna.


"Tidak akan ada yang bisa menghabiskan makanan itu Reyna." kata Calvin.


"Kau tenang saja, oke. jika tidak ada yang bisa menghabiskan makanan itu, maka aku yang akan menghabiskannya sendirian." kata Reyna dengan santai.


Semuanya terbelalak mendengar perkataan Reyna kalau dia yang akan menghabiskan makanan utama itu. Porsi sedang saja untuk makan 2-4 orang, sedangkan Porsi besarnya saja bisa di bilang untuk 5 sampai 8 orang.


Reyna mengatakan kalau dia yang akan menghabiskan porsi sebanyak 8 orang? Apakah Reyna bisa menghabiskan semuanya.


"Apa kau yakin Reyna bisa menghabiskan semuanya? Nanti kau bisa sakit jika makan sebanyak itu." kata Calvin dengan terkejut kalau Reyna akan menghabiskan makanan utama dan merasa kalau Reyna hanya mengertak saja.


"Yakin. Sudahlah, kita makan saja dulu, nanti kau akan tahu apakah aku bisa makan semua ini." kata Reyna langsung mengambil sedikit makanan itu dengan sendok.


Semuanya hanya bisa saling padang dan diam. Akhirnya mereka semua makan dengan tenang.


20 menit kemudian akhirnya semuanya makan dengan banyak dan kenyang. Makanan di meja pun masih tersisa banyak, apa lagi makanan utamanya masih banyak. Bisa dibilang kalau porsinya baru berkurang setengah porsi.


"Cukup. Aku sudah tidak sanggup makan lagi." kata Calvin angkat tangan karena sudah tidak sanggup makan.


" Kalau kau Ray?" tanya Reyna.


"Aku sudah cukup Rey. Aku juga sudah menambah 3 porsi. Aku sudah tidak sanggup makan lagi." kata Rayna.


"Baiklah. Kalau tidak ada yang mau makan, maka aku akan makan semuanya sendiri." kata Reyna langsung mengambil makanan di meja dan menaruhnya di piring dengan penuh.


Semuanya terbelalak melihat Reyna mengambil makanannya sampai piringnya penuh seperti gunung.


Reyna tidak memperdulikan terkejutnya mereka dan makan dengan lahap dan santai.

__ADS_1


30 menit kemudian Reyna menghabiskan seluruh makanan di meja. Semuanya tidak percaya apa yang mereka melihat kalau Reyna menghabiskan seluruh makanannya dalam waktu 30 menit.


"Reyna, tubuh mu terbuat dari apa? Kenapa kau bisa makan semua ini dengan tubuhmu yang kurus itu?" tanya Calvin yang tidak bisa bertanya lagi karena penasaran yang tinggi.


"Tubuh aku normal." kata Reyna.


"Tidak. Tubuh mu sama sekali tidak normal. Bagaimana mungkin kau makan banyak sekali sampai porsi 8 orang dengan tubuh mu yang kurus itu?” kata Calvin.


"Tapi di apartemen aku tidak pernah melihat mu makan sebanyak ini Reyna." kata Calvin mengingat kalau Reyna tidak pernah makan sebanyak ini di apartemen.


"Hah? Apa yang kau katakan? Di apartemen aku juga makan porsi sebanyak ini." kata Reyna.


"Hah? Tapi aku tidak pernah melihat mu makan sebanyak ini di apartemen?" tanya Calvin dengan bingung.


"Kalau tidak percaya kau tanya saja sama Ray." kata Reyna.


Calvin langsung bertanya pada Rayna. Rayna hanya mengangguk mengatakan kalau benar Reyna makan sebanyak itu di apartemen.


"Kau tak bohong padaku kan Ray?" tanya Calvin.


"Tidak. Rey memang makan sebanyak ini di apartemen. Pas makan bersama Rey memang makan sedikit seperti biasa, tapi tengah malam Reyna keluar kamar cari makan lagi." kata Rayna.


Calvin dan yang lain tidak percaya apa yang di dengarnya.


"Baiklah, jika semua sudah selesai, kita langsung pulang ke rumah." kata Reyna.


Akhirnya semuanya langsung bersiap dan pergi membayar. Tentu saja Reyna yang membayar makanannya.


Selesai membayar semuanya langsung naik mobil dan pulang ke rumah Reyna.

__ADS_1


T.B.C


__ADS_2