Gadis Culun Dan Lelaki Tampan

Gadis Culun Dan Lelaki Tampan
CH. 241 - HUKUMAN PARA SUAMI


__ADS_3

"Sayang jangan seperti ini dong." kata Aizen dengan memelas.


"Diam! Jangan coba kau menemui aku lagi." marah Hana.


"Jangan dong. Aku tidak bisa tenang jika kau tidak mau menemui ku." kata Aizen.


"Salah sendiri siapa juga mencuek istrinya sendiri." kata Hana.


"Kau akan pergi saja sama Aizen sana. Jangan pernah menemui aku lagi." kata Siska.


"Jangan dong. Aku tidak bisa apa apa tanpa mu." kata Gale.


Gale dan Aizen langsung ke rumah sebelah untuk menemui para istri. Awalnya para istri akan kangen sama mereka karena membuat mereka khawatir, tapi nyatanya terbalik psra istri masih marah pada Aizen dan Gale.


"Baiklah ini salah ku. Aku mohon jangan bersikap seperti ini lagi padaku." Gale memohon.


"Apa kau merasa bersalah?" tanya Siska.


"Ya. Aku salah. Aku salah. Aku akan melakukan apa pun asalkan kau mau memaafkan ku." kata Gale.


"Baiklah. Kami akan memaafkan kalian dengan syarat... " kata Hana menggantung kalimat nya.


"Apa? Apa syaratnya?" tanya Aizen dan Gale bersamaan.

__ADS_1


"Selama 3 hari ini kalian jangan bertemu dengan kami. Jika kalian mau, makan kami akan memaafkan kalian." kata Hana.


Aizen dan Gale terdiam mendengar syarat dari Hana. Bagi mereka ini bukan syarat lagi tapi sudah menjadi hukuman berat bagi mereka berdua.


"Itu syarat bagus." kata Siska setuju dengan syarat Hana.


"Apa kalian ingin menyiksa kami?" tanya Aizen yang sudah tidak bisa berkata apa-apa lagi.


"Menyiksa apa? Bukankah kalian setiap hari sangat sibuk sampai tidak ada waktu bersama Istri kalian? Berarti hukuman selama 3 hari tidak masalah bagi kalian kan?" tanya Hana.


"Benar. Bahkan kalian pergi keluar kota selama 1 bulan saja kalian bisa tahan." kata Siska.


Aizen dan Gale sama sekali tidak bisa berkutik saat mendengar perkataan Siska dan Hana.


"Bagaimana?" tanya Hana.


Aizen dan Gale saling tatap satu sama lain daan berpikir. Mereka berpikir kalau cuma hanya 3 hari arusnya tidak masalah. Tapi mereka langsung terdiam dan terkejut lagi mendengar perkataan Siska.


"Oh ya. Selama 3 hari ini kalian juga tidak boleh video call atau telpon dengan kita. Kita selama 3 hari ini tidak boleh bertemu secara kebetulan ataupun di rencanakan." kata Hana membuat Aizen dan Gale terperangah mendengar perkataan Hana.


"Apa??!!” teriak Gale dan Aizen.


"Jika aku bertemu dengan kalian selama 3 hari itu, maka aku akan menambahkan hukuman kalian." kata Hana mengancam.

__ADS_1


"Bagaimana kalau ketemu kita tambah hukuman 2 hari." kata Siska.


"Boleh juga." kata Hana.


Aizen dan Gale semakin tidak berdaya melawan istri mereka. Sekali membuat kesalahan maka yang ada medapatkan hukuman yang berat.


***


Reyna mengajak Ren untuk tidur. Sampai di kamar, Ren berbaring di kasur dan mau tidur.


"Kenapa? Ayo ke sini." kata Ren melihat Reyna hanya duduk saja di kursi sebelah kasurnya.


"Aku di sini saja sampai kau tidur." kata Reyna.


"Bukankah kau akan menemani ku tidur? Harusnya kau tidur di samping ku." kata Ren dengan cemberut.


"Tidak boleh. Aku akan memegang tangan mu sampai kau bangun. Bagaimana?" tanya Reyna.


Ren awalnya ingin protes tapi dia sadar diri kalau ini masih berada di mansion Gale. Akhirnya Ren setuju dan tidur sambil memegang tangan Reyna.


Reyna melihat Ren sudah tidur dengan pulas langsung pergi ambil minum.


Reyna duduk terus disamping Ren sampai Ren bangun. Tentu saja Ren mengeratkan tangan Reyna supaya Reyna tidak lepas darinya.

__ADS_1


T.B.C


__ADS_2