
"Mommy, apa mommy akan mengantar Rachel dan Richie ke sekolah?" tanya Rachel.
"Iya sayang. Mommy akan mengantar kalian ke sekolah kalian. Mommy siapkan bekal untuk kalian makan nanti ya." kata Rayna dengan lembut.
Rayna mengambil kotak makan kecil untuk Rachel dan Richie.
Rayna membuat bekal untuk Richie nasi bentuk ayam dihiasi kepalanya dengan wortel dan membuat telur dadar, bakso ayam, dan tomat.
Sedangkan untuk Rachel, Rayna membuat nasi bentuk bear sepertinya sedang tidur di tambah sosis, telur, dan sayur kol. Karena Rachel suka buah jadi Rayna tambah semangka di potong kecil ditambah susu kecil.
"Mommy, yang mana punya Rachel?" tanya Rachel melihat kotak nasi di meja.
"Rachel punya yang ada susu, sedangkan Richie tidak." jawab Rayna.
"Apa kalian suka?" tanya Rayna melihat kedua anaknya hanya melihat kotak nasi dengan diam. Rayna takut anaknya tidak suka bekal yang dibuatnya.
"Suka Mommy... Rachel suka bekal untuk Rachel. Kak Richie juga suka kan." kata Rachel dengan senang.
"Ya. Bekalnya sangat menarik dan sepertinya enak." kata Richie dengan senyum tipis.
"Syukurlah jika kalian suka. Mommy masukin ke tas kalian, tunggu Mommy ambil tas dulu, setelah itu kita ke preschool kalian ya." kata Rayna memasukkan kotak nasi ke tas Rachel dan Richie.
"Ok, mommy." kata Rachel dengan senyum.
Setelah Rayna memasukkan ke tas Rachel dan Richie, Rayna langsung saja ke kamar ambil tasnya dan langsung pergi mengantar Rachel dan Richie ke preschool mereka.
***
PING
Calvin yang sedang serius bekerja di depan komputer langsung berhenti dengan suara notifikasi di hp nya. Calvin berhenti sebentar dan langsung melihat hp nya. Setelah melihat sebentar langsung tersenyum lembut.
Rayna mengirimkan foto Rachel dan Richie yang sudah mau pergi ke preschool. Rayna juga mengirimkan beberapa foto bekal untuk Rachel dan Richie, foto mereka bertiga, juga foto satu per satu Rachel dan Richie foto dengan bekalnya dengan senyum manis seperti suka dengan bekal yang di buat oleh Rayna.
"Sepertinya anak-anak sudah mulai berinteraksi dengan Rayna." gumam Calvin tersenyum melihat foto Rayna dan anak-anak.
__ADS_1
"Aku sangat senang bisa bertemu dengan anak-anak. Akhirnya satu keluarga bisa bersama selamanya." kata Calvin dengan senyum.
"Daddy janji akan membuat keluarga kita bahagia selamanya." kata Calvin dengan pasti.
Calvin melihat foto yang di kirim oleh Rayna berkali kali sampai puas baru Calvin mengerjakan kerjaannya lagi.
***
Reyna sedang mengerjakan beberapa dokumen di mejanya langsung berhenti setelah mendengar notifikasi di hp nya.
Reyna melihat Rayna mengirimkan foto dan langsung membukanya. Reyna langsung tersenyum melihat Rachel dan Richie suka dengan bekal yang dibuat oleh Mommy mereka.
"Kau melihat apa Reyna?" tanya Yuna melihat Reyna tersenyum sendiri melihat HP-nya.
"Tidak ada. Hanya melihat foto yang dikirimkan saudara aku. Anaknya sepertinya sangat senang dengan bekal yang di buat oleh Mommy mereka." kata Reyna dengan senyum.
"Bukankah setiap anak memang suka dengan bekal yang di buat oleh ibu mereka?" tanya Yuna.
"Ya, kau benar." kata Reyna.
"Hari ini menu makan siangnya apa?" tanya Yuna.
"Kenapa?" tanya Yuna.
"Dia tidak sempat karena terlalu kecapean, bahkan pagi tadi telat bangun." kata Reyna.
"Oww.. Padahal aku ingin memesan lauknya." kata Yuna dengan agak kecewa.
"Apa kau tidak bawa nasi Yuna?" tanya Reyna.
"Ada sih. Cuma aku lauknya hanya telur dadar karena aku tadi pagi tidak sempat masak." kata Yuna.
"Apa kau mau kita makan di luar saja?" tanya Reyna.
"Apa kau tidak bawa bekal?" tanya Yuna.
"Tidak."
"Jika kita makan di luar bagaimana dengan nasi yang aku bawa?" tanya Yuna.
__ADS_1
"Di bawa saja. Biar di makan di sana." kata Reyna.
"OK."
***
Rayna mengantar Rachel dan Richie pergi ke preschool mereka. Rayna mengantar anak-anak sampai di depan kelas.
"Mommy. Apa mommy nanti akan menjemput Rachel lagi?" tanya Rachel di depan gerbang.
"Tentu saja. Nanti mommy akan menjemput kalian berdua. Pastikan kalian jangan nakal dan membuat masalah sama yang lain ya." kata Rayna dengan pelan.
"Ok, Mommy." kata Rachel dengan senyum.
"Richie pastikan kau menjaga adikmu." kata Rayna ke Richie.
"Tenang saja Mommy, Richie pasti akan menjaga Rachel dengan baik." kata Richie dengan senyum.
Rayna langsung mencium pipi Rachel dan Richie setelah itu Rachel dan Richie langsung masuk ke dalam kelas.
Rayna melihat anaknya sedang bersenang-senang langsung tersenyum dan pulang setelah melihat Rachel dan Richie senang di preschool mereka.
***
Setelah jam makan telah tiba, Reyna dan Yuna pergi keluar makan siang.
Reyna dan Yuna pergi makan di kedai yang tidak jauh dari perusahaan. Setelah memesan makanan, Reyna dan Yuna berbincang - bincang sampai makanan mereka sampai. Mereka berdua makan dengan lahap.
Setelah 20 menit selesai makan, Reyna melihat ada notifikasi di Hpnya dan langsung melihat. Reyna terdiam melihat nomor yang tidak di ketahui tiba-tiba meminta uang tembusan.
Reyna menaikkan sebelah alisnya kenapa ada orang asing yang tiba-tiba meminta uang tembusan dengannya.
Setelah beberapa menit Reyna biarkan karena mungkin orang hanya iseng doang, tiba-tiba ada notifikasi lagi di HP nya. Awalnya Reyna diam saja melihat nomor yang sama. Tapi tiba-tiba nomor tersebut mengirimkan video.
Reyna awalnya mau biarkan saja karena menurutnya berpikir hanya iseng saja, tapi karena nomor tersebut tidak berhenti memberikan chat sampai Reyna agak kesal karena tidak berhenti-henti, akhirnya Reyna membuka chat nomor tersebut.
Nomor tersebut sangat banyak mengirim PING seperti ingin Reyna membacanya dengan cepat. Reyna melihat ada mengirim video langsung membukanya.
Reyna terbelalak melihat video yang di kirim nomor tersebut padanya.
__ADS_1
T.B.C