Gadis Culun Dan Lelaki Tampan

Gadis Culun Dan Lelaki Tampan
CH. 163 - 3 HARI KEMUDIAN


__ADS_3

3 Hari kemudian....


PING~


Terdengar suara pesan masuk, Reyna langsung saja terbangun mendengar suara, dan langsung tidur lagi.


Ring~ Ring~


Mendengar ringtone Hp Reyna langsung mengambil Hp nya. Reyna membaca dengan menyipitkan matanya karena baru bangun.


"Siapa pagi-pagi begini?" gumam Reyna melihat siapa yang telpon karena baru bangun jadi tidur tidak bisa melihat dengan jelas, Reyna langsung saja mengangkatnya.


"Halo..."


"Pagi Reyna, Apa kau sudah bangun?"


"Ini siapa ya?" tanya Reyna yang suara masih serak.


"Ini Andrew, Reyna." kata Andrew.


"Ada apa pagi-pagi telpon aku?" tanya Reyna langsung saja terbangun mendengar suara Andrew.


"Aku mau bilang kalau test DNA nya sudah keluar. Apa kau bisa ke rumah sakit mengambil hasilnya?" tanya Andrew.


"Baiklah, nanti agak siang aku ke rumah sakit sama Rayna." kata Reyna dengan senang karena hasil test sudah keluar sesuai di bilang oleh Andrew selama 3 hari. Kebetulan hari ini adalah hari ke 3.


"Ok, aku akan menunggumu di rumah sakit." kata Andrew langsung menutup sambungan telpon.


Reyna melihat jam ternyata sudah jam 7.30. Reyna langsung saja berdiri dan langsung pergi mandi dan bersiap-siap ke kantor.


Setelah 15 menit selesai mandi, Reyna langsung mengeringkan rambutnya dan memakai bedak sedikit, pakai kemeja berenda biru muda dan celana hitam.


"Pagi Rayna, kau sudah bangun?" tanya Reyna yang baru saja keluar dari kamar langsung melihat Rayna yang baru selesai memasak.


"Pagi Reyna. Aku sudah buatkan nasi goreng untukmu." kata Rayna yang sedang mempersiapkan sarapan untuk Calvin dan Reyna.


"Terima kasih Rayna. Kau buat nasi goreng apa?" tanya Reyna.


"Nasi goreng ayam. Jika kau mau tambah juga bisa karena aku ada buat banyak." kata Rayna.


"Thanks Rayna. Masakan mu enak, aku jadi ingin makan terus masakanmu." kata Reyna.


"Jika kau mau aku bisa selalu masak buatmu." kata Rayna dengan senyum melihat Reyna suka masakannya.


"Menu nanti siang apa?" tanya Reyna.


"Ayam bumbu, Ikan Sarden, Kangkung, dan Sup kentang." kata Rayna sambil melihat menu yang sudah di tulis di buku.

__ADS_1


"Kenapa Reyna?" tanya Rayna melihat Reyna hanya diam saja.


"Nanti aku pesan semua yang kau masak. Ikan sarden nya double ya." kata Reyna.


"Eh?" Rayna terkejut mendengar perkataan Reyna bahwa dia akan memesan semuanya.


"Lauk yang akan kau masak hari ini itu semua makanan favorit ku. Tentu saja aku akan makan semuanya." kata Reyna.


"Benarkah? Kalau begitu kau sama dengan aku dong. Aku juga suka makan semua ini." kata Rayna.


"Apa kau sudah masak semuanya Rayna?" tanya Reyna.


"Aku sudah masak sup dan ayamnya lagi di rendam bumbu supaya rasanya terhisap." kata Rayna memperlihatkan Reyna apa yang sudah di siapkannya di dapur.


"Kira-kira kau masak ini semua untuk berapa orang?" tanya Reyna.


"Aku buat lumayan banyak sih. Sekitar 10-15 porsi. Apa aku masak terlalu banyak?" tanya Rayna takut Reyna marah kalau masak terlalu banyak.


"Tidak. Aku rasa kau masak tidak cukup. Karena karyawan sana sangat banyak. Tapi ya, untuk jaga-jaga kau masak lebih saja dulu. Nanti aku akan memberitahu mu menu apa saja yang akan di pesan." kata Reyna.


"Benarkah? Kalau begitu nanti aku akan tambahkan lagi." kata Rayna dengan senang. Rayna berpikir kalau Reyna akan marah, ternyata Reyna menyuruhnya untuk tambah lauknya.


"Apa yang kalian lakukan?" tanya Calvin melihat Rayna dan Reyna di dapur.


"Pagi kak Calvin. Reyna hanya bilang kalau aku harus masak lebih saja, nanti takutnya pesanan banyak." kata Rayna.


"Ayam bumbu, Ikan Sarden, Kangkung, dan Sup kentang. Nanti aku juga akan antar nasi kakak ke perusahaan." kata Rayna.


"Kau tidak perlu bawa nasi ke perusahaan Ray. Kau masukkan saja ke kotak nasi, biar aku bisa makan nanti siang. Aku tidak mau kau kecapean antarkan nasi jauh-jauh." kata Calvin dengan lembut.


"Baik kak. Aku akan siapkan dulu, kakak dan Reyna sarapan saja dulu." kata Rayna.


"Oh ya, nanti siang kita ke rumah sakit ya. Hasil tesnya sudah keluar." kata Reyna.


"Benarkah?" tanya Rayna dengan senang.


"Ya. Nanti kau ke perusahaan saja sekalian bawa nasi, kita makan siang bersama setelah itu baru ke rumah sakit. Bagaimana?" tanya Reyna.


"Ok. Aku tidak masalah." kata Rayna.


"Maaf ya aku tidak bisa ikut, karena kerjaan aku menumpuk di perusahaan Jadi aku tidak bisa menemani kalian." kata Calvin.


"Tidak apa. Nanti aku dan Rayna yang akan pergi bersama Ren." kata Reyna.


"Benarkah? Jika kalian bersama tuan Ren maka aku akan lega." kata Calvin.


"Ayo makan, nanti kalian telat ke kantor." kata Rayna sudah menyiapkan kotak nasi untuk Calvin.

__ADS_1


Reyna dan Calvin langsung makan dan pergi kerja. Calvin di kasih mobil dari perusahaan untuk bekerja. Sedangkan Reyna naik mobil nya sendiri ke perusahaan Heaven.


Heaven Corporation


"Reyna, apa benar nanti akan ada yang antar nasi ke perusahaan khusus untuk karyawan?" tanya Mimi.


"Ya. Hari ini ada 4 menu. Apa kalian mau coba? Ini menu makanannya." Reyna langsung mengasih menu makanan yang di kasih Rayna.


"Sepertinya enak. Tapi kenapa tidak ada gambarnya ya? Bukankah lebih bagus ada gambarnya biar lebih menarik?" tanya Stella melihat hanya ada nama menu saja.


"Untuk sementara seperti ini dulu, karena tidak sempat buat gambarnya. Mungkin beberapa hari besok baru akan pakai brosur yang menarik." kata Reyna.


"Apakah rasanya enak?" tanya Mimi


"Aku jamin enak. Kalian pasti suka." kata Reyna.


"Kalau begitu aku pesan, ayam bumbu dan sup kentang. Tidak apa kan jika pesan 2 menu langsung?" tanya Mimi.


"Tidak apa Mi, asalkan kau tulis namamu dan pesananmu di kertas ini. Nanti siang sebelum makan siang akan di antar ke perusahaan." kata Reyna.


"Ok."


"Aku juga mau coba lah, mana tau enak." kata Stella.


"Apa kau mau mencobanya Yuna?" tanya Reyna.


"Aku sudah bawa nasi. Tapi aku rasanya ingin coba sup kentang, apakah boleh pesan lauknya saja?" tanya Yuna.


"Boleh kok. Asalkan kau tulis di kertas menu saja. Di kertas ini sudah tertulis pakai nasi atau lauk saja juga bisa. Kau hanya tinggal memilih." kata Reyna.


"Baiklah. Aku pesan sup kentang 1." kata Yuna langsung mengambil kertas dan menulis nama dan menunya.


Ada juga beberapa yang juga ingin mencoba. Reyna sangat senang melihat banyak yang pesan makanan. Reyna yakin ini pasti akan sangat laris.


Jam 10 pesanan di tutup. Reyna tersenyum melihat sekitar ada 20 orang yang pesan makanan.


"Di hari pertama lumayan juga." gumam Reyna dengan senyum. Reyna langsung saja mengirimkan pesan ke Rayna untuk menyiapkan semua makanannya.


Rayna yang sedang memanaskan sup langsung menerima pesan dari Reyna kalau ada yang memesan sekitar ada 20 orang. Rayna langsung senang karena ada yang mau pesan makanannya.


Rayna langsung saja menyiapkan semua pesanannya dengan senang. Nanti akan ada yang jemput makanannya di depan apartemen Reyna.


Rayna merasa kalau jualan seperti ini terus maka Rayna akan dapat banyak keuntungan.


...***********************************************************...


Jangan lupa like, comment nya ya. ☺️✨✨

__ADS_1


__ADS_2