
"Kenyang..." Reyna akhirnya kenyang makan dan sangat puas dengan makanannya.
"Setelah ini kita kemana?" tanya Yuna.
"Apa kau mau coba Roller Coaster? Setiap aku ke taman hiburan pasti aku naik Roller Coaster." kata Reyna.
"Tapi kita baru selesai makan. Apa tidak apa naik Roller Coaster?" tanya Yuna.
"Kalau begitu kita main tembakan saja dulu, setelah itu baru naik Roller Coaster." saran Reyna karena mereka memang baru selesai makan.
"OK. Rachel dan Richie tidak apa kan jika kita main tembakan dulu baru naik Roller Coaster?" tanya Reyna.
"Tidak masalah mommy. Rachel juga mau naik Biang Lala." kata Rachel sangat ingin naik bilang lala.
"Tentu kita juga akan naik Biang Lala." kata Reyna dengan senyum.
Reyna dan yang lain bermain tembakan. Reyna sangat antusias main tembakan untuk mengetes kemampuan tembakannya.
Reyna sampai di permainan tembakan. Reyna melihat ada banyak macam pistol mainan. Sedangkan Rachel melihat mainan yang terpasang rapi dan langsung terpaku dengan boneka mini Minnie Mouse. Sepertinya Rachel sangat ingin boneka minnie mouse itu.
Richie melihat Rachel sangat ingin boneka itu merasa ingin memberikan untuk adiknya. Richie meminta Reyna untuk mencoba main dan mendapatkan boneka untuk Rachel.
"Tante, apa aku boleh bermain?" tanya Richie memegang baju Reyna.
"Apa Richie ingin mencobanya?" tanya Reyna.
Richie mengangguk dengan cepat. Reyna berpikir kalau Richie suka main tembakan juga, Reyna langsung memesan 2 tembakan. Satunya untuk dirinya dan satu lagi untuk Richie.
"Apa Richie ingin memakai pistol revolver atau senapan?" tanya Reyna.
"Yang biasa saja tante." kata Richie melihat pistol Revolvel.
Reyna mengasih pistol Revolvel ke Richie, sedangkan Reyna memakai senapan. Reyna langsung melihat mainan di depan dan berpikir mau mulai dari mana. Reyna langsung saja mulai dari yang tengah dan menembaknya.
Dor...
__ADS_1
Reyna sekali tembak langsung kena 3 mainan, satu yang besar 2 yang kecil. Semua orang terkagum dengan Reyna karena berpikir kalau Reyna sangat beruntung bagitupun dengan Yuna dan Rachel.
"Wah.... Mommy hebat sekali tembak bisa langsung dapat 3." kata Rachel dengan kagum.
"Benar. Reyna beneran hebat." puji Yuna.
Reyna langsung menembak salah satu mainan yang agak besar. Reyna berpikir pasti sekali tembak tidak akan terjatuh. Langsung saja Reyna tanpa berpikir panjang menembaknya 4X berturut-turut dan akhirnya terjatuh juga mainan tersebut.
Reyna tanpa istirahat menembak semua mainan yang ada di sana membuat pemilik tembakan itu terkejut karena Reyna berhasil menembak semua mainan yang di pajangnya.
"Siapa gadis ini? Kenapa bisa dalam satu kali tembak mainannya sudah jatuh? Aku bisa bangkrut jika gadis ini menembak semua mainan punyaku." gumam pemilik tersebut dengan panik.
"Em.. Nona, nona sudah tidak bisa main lagi." kata pemilik tersebut dengan cepat menghentikan Reyna supaya untuk berhenti bermain.
"Kenapa? Aku masih ada pelurunya. Kenapa aku tidak boleh main lagi?" tanya Reyna dengan bingung.
"Karena peraturannya nona maximal hanya bisa main 2 box peluru saja. Nona sudah mengunakan 2 box peluru jadi nona sudah tidak bisa main lagi." kata Pemilik tembakan.
"Sayang sekali. Padahal aku masih ingin main. Jadi peluru ini mau di apakan?" kata Reyna yang melihat masih ada peluru.
Reyna melihat Richie masih menembak bahkan seperti tidak mendapatkan sedikitpun mainan. Reyna melihat mata Richie seperti sedang fokus ke satu tempat,
Reyna langsung melihat apa yang Richie incar, Setelah melihatnya Reyna mengernyit sebelah dahinya melihat Richie sedang mengincar boneka Minnie Mouse. Reyna langsung melihat ke Rachel seperti fokus ke boneka Minnie Mouse itu langsung tersenyum. Ternyata Richie ingin mendapatkan boneka itu untuk Rachel.
"Richie jika Richie menembak seperti itu maka kau tidak akan pernah dapat." kata Reyna mendekati Richie.
Richie yang mendengar suara Reyna langsung menatap ke Reyna.
"Coba kau fokus ke satu titik jangan mikir yang lain." kata Reyna dengan lembut.
"Aku sudah berfokus satu titik. Tapi tetap saja tidak pernah dapat." kata Richie dengan cemberut.
"Biar tante kasih tau Richie sesuatu." kata Reyna mendekati telinga Richie dan berbisik dengan pelan.
Richie mendengar kata Reyna langsung saja mencoba apa yang barusan di suruh Reyna. Richie berfokus pada satu titik boneka Minni Mouse langsung saja menembak ke arah telinga minnie mouse itu dan bonekanya bergerak sedikit.
__ADS_1
"Bergerak." kata Richie dengan senang karena akhirnya boneka itu bergerak sedikit.
Richie langsung menembak boneka itu dengan berturut-turut dan akhirnya boneka itu jatuh.
"Kak Richie hebat. Akhirnya bisa mendapatkan boneka." kata Rachel dengan kagum kakaknya bisa mendapatkan boneka.
"Nih untukmu." kata Richie mengasih boneka Minnie Mouse itu ke Rachel setelah kasir telah memberikan padanya.
"Apa boneka ini untuk Rachel?" tanya Rachel.
"Ya. Jika tidak mau di buang saja." kata Richie dengan datar.
"Mauu... Rachel mau...." kata Rachel dengan cepat mengambil boneka itu memeluknya dengan erat.
"Makasih kak Richie. Rachel akan menjaganya dengan baik." kata Rachel dengan senang mencium pipi Richie dengan cepat.
Richie tersenyum kecil melihat kelakuan adik kembarnya sangat gembira hadiah darinya. Reyna dan Yuna juga tersenyum melihat Rachel sangat senang mendapatkan boneka dari Richie.
"Baiklah. Karena Richie sudah mendapatkan apa yang Richie mau kita naik Roller Coaster setelah itu baru naik Biang Lala." kata Reyna.
"Baik mommy." kata Rachel dengan senang akan naik Roller Coaster.
Reyna dan yang lain naik roller Coaster sampai mereka puas sampai hari sudah menjelang malam dan akhirnya Reyna dan yang lain naik Biang Lala berempat.
Rachel merasa kagum melihat pemandangan di luar begitu pun dengan Richie. Rachel dan Richie baru pertama kali melihat pemandangan di kota dari atas.
"Kak, Rachel tidak menyangka kalau pemandangan ini sangat indah." kata Rachel melihat pemandangan di luar.
"Benar. Ini sangat indah. Bahkan langit juga sangat indah dan banyak bintang di langit." kata Richie melihat ke langit.
"Benar kak. Hari ini Rachel sangat senang karena hari ini bermain sampai puas dengan mommy dan kak Richie." kata Rachel dengan senyum.
"Hari ini akan menjadi hari terindah yang tidak pernah kau lupakan." kata Richie membuat Rachel mengangguk cepat dengan boneka Minnie Mouse di tangannya yang tidak mau melepaskannya.
Reyna dan Yuna tersenyum melihat Rachel dan Richie bersenang-senang hari ini.
__ADS_1
Mereka berempat melihat pemandangan kota sampai mereka membuat banyak foto. Setelah selesai naik Bianglala, Reyna langsung mengajak makan malam baru mengantarkan Rachel dan Richie pulang.