
"Hentikan Rey! Kau kenapa Rey? Kenapa kau malah menyiram ku?" tanya Riku melihat Rayna menyiram air ke tubuhnya.
"Kalian siapa? Kenapa kalian ada kunci apartemen ini?" tanya Rayna yang masih menyemprotkan air ke arah Riku dan Rui.
"Bukankah Nona sendiri yang mengasih kunci nya pada saya?" tanya Rui.
"Aku tidak pernah mengasih kunci apartemen pada kalian? Kalian semua keluar sekarang juga, atau aku telpon polisi." kata Rayna yang masih menyemprotkan air dan masih ketakutan dengan Riku dan Rui.
"Rey, kau kenapa? Kenapa aku melihat kau seperti melihat aku seperti orang asing?" tanya Riku.
"Aku memang tidak mengenal kalian? Keluar dari apartemen ini sekarang juga." kata Rayna.
"Tidak mengenal aku? Apa kau sedang berpura-pura Rey?" tanya Riku ke Rayna.
Riku dan Rui masih belum tahu kalau di depan mereka itu bukanlah Reyna, tapi Rayna. Karena muka dan suara Rayna dan Reyna hampir mirip, jadi orang lain tidak bisa membedakannya.
Riku dengan cepat memegang selang di tangan Rayna dan mematikannya. Rayna yang terkejut melihat Riku sangat cepat, langsung saja Rayna mengambil remote TV di sampingnya dan memukul kepala Riku dengan kuat.
"Akh... Sakit.. Apa yang kau lakukan Rey?" tanya Riku merasa kesakitan di kepalanya karena Rayna memukul pakai remote TV.
"Itu harusnya perkataan aku. Kalian berdua siapa?" tanya Rayna ketakutan yang masih memegang remote TV.
Rayna walaupun terlihat seperti kuat, tapi Rayna sangat ketakutan karena kejadian waktu dia di culik,
Rayna sangat polos dan sangat mudah percaya dengan perkataan orang. Makanya semenjak waktu di culik Rayna jadi ketakutan melihat orang lain bicara atau bertanya padanya.
Rayna takut dengan orang lain, karena sekalu ketemu takutnya Rayna akan percaya saja dengan perkataan orang lain. Maka dari itu Rayna selama beberapa hari ini selalu berada di apartemen dan tidak pernah keluar kecuali pergi belanja di temani oleh Calvin dan pergi menjemput Rachel dan Richie.
"Nona, Apa yang nona lakukan pada Bos?" tanya Rui dengan terkejut langsung membantu Riku.
__ADS_1
"Memangnya apa yang aku lakukan padanya? Siapa juga yang menyuruhnya mendekati aku? Dan lagi kau itu siapa?" tanya Rayna dengan cepat.
Rayna sangat ketakutan dengan Riku dan Rui karena pertanyaannya dari tadi tidak di jawab oleh mereka berdua. Sedangkan Riku dan Rui merasa kalau Rayna sedang berpura-pura tidak mengenal mereka, karena mereka berdua tidak tau kalau di depan mereka itu bukan Reyna melainkan Rayna.
'Rey, cepat pulang. Aku sudah ketakutan di sini. Aku sangat takut kalau mereka akan menculik aku lagi.' batin Rayna ingin Reyna cepat pulang menyelamatkannya dan Rayna masih memegang remote TV di tangannya untuk melindungi dirinya.
"Nona? Nona kenapa? Mohon nona letakan remote TV di tangan nona." kata Rui dengan pelan mendekati Rayna.
"A-apa yang ingin kau lakukan? Jangan mendekat!" teriak Rayna dengan mundur sedikit demi sedikit karena ketakutan.
Rui dengan pelan mendekati Rayna dan ingin mengambil remote TV yang ada di tangan Rayna. Rayna melihat Rui mendekat ingin memukul nya dengan remote TV tapi Rui menahan dengan tangannya.
"Nona. Saya mohon jangan seperti ini lagi." kata Rui dengan pelan.
Rayna yang masih ketakutan langsung menendang Rui. tanpa sengaja Reyna menendang burungnya sampai Rui kesakitan. Rui langsung terduduk di lantai karena kesakitan. Rayna yang melihat Rui kesakitan langsung keluar dari kamarnya, tapi di halangi oleh Riku.
"Kau kenapa Rey? Apa kau tidak mengenalku? Atau kau hanya ingin bermain dengan ku?" tanya Riku menghentikan Rayna di depan pintu.
Sedangkan di sisi lain Reyna sedang mengemudi di jalan. Reyna melihat Hp-nya terdapat notifikasi dari jam tangan Rayna, kalau dia dalam bahaya.
Reyna tersenyum melihat Rayna mengirimkan tanda bahaya, tapi Reyna dengan santai mengemudi di jalan. Karena Reyna tau kalau Riku dan Rui tidak akan menyakitinya, bahkan Reyna tahu kalau Rayna akan mengamuk di apartemennya dan melempar barang ke Riku dan Rui karena Rayna ingin melindungi dirinya dan takut dengan mereka berdua.
Setelah 10 menit Reyna sampai di apartemennya. Reyna dengan santai masuk ke dalam apartemen dan naik ke lantai 55. Setelah sampai lantai 55, Reyna melihat pengawal Riku berdiri di depan pintu rumahnya. Reyna dengan santai berjalan.
Sampai di depan apartemennya, kedua pengawal itu terkejut melihat Reyna mendekati mereka.
"Kenapa kalian di depan pintu apartemen aku?" tanya Reyna berpura-pura tidak tahu apa-apa.
Kedua pengawal itu saling pandang dan bingung kenapa Reyna baru saja pulang?
__ADS_1
Bukankah Reyna sudah pulang beberapa jam yang lalu?
Lalu siapa yang di dalam apartemen?
"Buka pintunya." kata Reyna. Kedua pengawal di depan pintu hanya melamun.
"Minggir! kalian menghalangi aku. Aku mau masuk ke dalam.": kata Reyna agak keras. Kedua pengawal itu langsung memberikan Reyna masuk ke dalam.
Reyna masuk kedalam melihat apartemennya sudah berantakan. Reyna masuk ke dalam dengan santai. Reyna melihat Rayna sedang memegang sapu yang sedang melindungi dirinya dari Riku dan Rui.
Sedangkan Riku ingin mendekati tidak bisa karena mukanya sudah kena pukul beberapa kali sama Rayna. Rui juga sedang menenangkan Rayna supaya tidak memberontak.
"Apa kalian sedang melakukan film?" tanya Reyna dengan santai melihat Rayna dan yang lain.
Rayna melihat Reyna sudah di belakangnya langsung melempar sapu itu ke kepala Riku dan Rui. Rayna dengan cepat berlari ke arah Reyna karena Riku dan Rui kesakitan karena sapu itu kena muka mereka.
"Rey... Tolong aku...." kata Rayna dengan cepat berlindung di belakang Reyna.
"Kau tidak apa Ray?" tanya Reyna.
"Ya. Mereka pencuri. Mereka ingin mencuri barang di apartemen kita bahkan mereka ingin menculik aku." kata Rayna dengan cepat.
"Siapa yang bilang aku menculik mu?" tanya Riku yang masih memegang mukanya karena kesakitan.
"Tentu saja kalian berdua. Siapa lagi kalau bukan kalian berdua?" tanya Rayna dengan cepat.
Riku langsung berbalik badannya dan melihat ke Rayna. Riku ingin mengatakan sesuatu tapi dia terdiam melihat ada 2 Rey di depannya. Sedangkan Rui sudah mematung seperti membeku melihat nona Reyna ada 2 di depan matanya.
"Kenapa ada 2 Rey di sini? Apa mereka terbelah menjadi 2?" tanya Riku dengan terkejut melihat apa yang di lihatnya di depan matanya.
__ADS_1
T.B.C
Ikuti ceritanya terus ya.. ☺️☺️☺️