Gadis Culun Dan Lelaki Tampan

Gadis Culun Dan Lelaki Tampan
CH. 249 - VILLA


__ADS_3

"Ray kemana, Bi?" tanya Calvin tidak melihat Rayna dari tadi.


"Nona Rayna pergi dengan Nona Reyna dan anak-anak." jawab Bibi.


"Pergi kemana?" tanya Calvin. Calvin agak terkejut mendengar kalau Rayna pergi tanpa bilang apapun padanya.


"Dari pagi jam 9, Tuan."


Calvin mengangguk mengerti, jika jam 9 berarti dia masih tidur. Sedangkan Calvin bangun jam 10 pagi.


Calvin langsung ke dapur sarapan, walaupu sudah telat.


"Huam....." Ren di kamar baru saja bangun.


Ren tidak melihat Reyna di sampingnya langsung melihat ke jam di dinding dan ternyata sudah jam 10.30.


Ren langsung saja bangun dan turun ke bawah mencari makan.


"Ren?" Calvin agak terkejut melihat Ren turun ke bawah yang masih pakai baju tidurnya. Apa lagi Calvin lebih terkejut melihat muka Ren.


"Hm... Kemana Rey? Apa dia pergi?" tanya Ren yang belum mencuci mukanya.


"Dia pergi dengan Rey dan anak-anak." kata Calvin yang masih mematung melihat perubahan muka dan kepala  Ren.


Ren hanya jawab berdeham saja dan langsung ke dapur mencari makan.


"Kenapa? Apa kurang tidur?" tanya Calvin melihat Ren dari tadi menguap saja.


"Tidur aku nyenyak. Tapi entah kenapa ingin pergi tidur lagi karena saking nyamannya." kata Ren.


"Kau tidur di kamar Reyna?" tebak Calvin.


"Tentu saja. Kenapa?" tanya Ren melihat ke Calvin.


"Tidak ada. Hanya tebak saja." kata Calvin.


'Pantas saja muka dan kepalanya berubah. Pasti itu kerjaan Reyna.' batin Calvin mengerti kenapa muka Ren sudah di ubah sama Reyna..


"Apa kau pergi mencari Reyna?" tanya Calvin.


"Tidak. Aku mau pergi tidur lagi." kata Ren yang sudah makan langsung ke atas tidur lagi di kamar Reyna.

__ADS_1


Ren yang baru saja mau naik langsung melihat Aizen turun.


"Hm... Ren? Kenapa dengan wajah mu?" tanya Aizen dengan terkejut melihat muka Ren.


"Memangnya ada apa di muka ku? Aku baru bangun, Pa. Sekarang aku mau pergi tidur lagi." kata Ren langsung ke kamar Reyna tanpa melihat Aizen lagi.


Aizen mematung melihat perubahan Ren. Setelah Aizen sadar langsung tanya pada Calvin.


"Apa terjadi sesuatu sampai Ren tidak tahu kalau ada perubahan di Mukanya?" tanya Aizen.


"Itu pasti perbuatan Reyna, Paman. Di biarkan saja, nanti Ren juga tahu sendiri." kata Calvin.


"Kenapa Reyna mau sampai berbuat seperti itu?" tanya Aizen.


"Karena Ren masuk ke kamar Reyna sampai Reyna tidak tidur nyenyak." jawab Calvin.


"Dia tidur ke kamar Reyna lagi? Bukankah pintunya sudah di kunci dari dalam? Bagaimana dia bisa masuk?" tanya Aizen dengan terkejut.


Calvin hanya menaikkan kedua bahunya mengatakan tidak tahu.


"Aku tidak menyangka tidur di kamar Rey sangat nyaman. Bahkan aku ingin tidur lagi sampai aku puas." Ren langsung berbaring lagi di kasur Reyna dan melanjutkan tidurnya tanpa mengetahui perubahan di mukanya.


***


"Lebih tepatnya punya kakek. Karena di sini ada laut, jadi mendingan buat Vila, jadi kita bisa setiap hari ke laut, dari pada bolak balik dari Vila kakek karena lumayan jauh." jawab Reyna.


Rayna mengangguk saja. Rayna juga melihat pemandangan laut di luar. Angin nya sangat sejuk karena tempatnya sangat luas.


"Mommy.... Mommy....." teriak Rachel mendekati Rayna dengan berlari.


"Ada apa sayang? Apa kau senang ke sini?" tanya Rayna dengan senang.


"Apa Rachel boleh bermain ke laut?" tanya Rachel berharap.


"Tidak boleh Rachel." kata Reyna dengan cepat.


"Kita ke laut agak sore ya, sekarang lagi panas, nanti kau bisa terbakar kena sinar matahari." lanjut Reyna.


"Benarkah, Aunty?" tanya Rachel.


"Tentu. Sekarang kau bermain saja dulu sama Zeus, nanti sore kita ke laut." kata Reyna memegang kepalanya Rachel dengan lembut.

__ADS_1


Rachel langsung ke tempat Zeus dan bermain dengan Richie. Zeus juga senang bermain dengan Rachel dan Richie, karena dia juga dapat teman bermain.


"Aku tidak menyangka kalau Zeus langsung akrab sama Rachel dan Richie. Apa lagi aku sangat takut waktu itu." kata Rayna mengingat pertama kali bertemu Zeus.


"Ya, setiap orang sudah pasti takut tiba tiba Harimau datang mendekati kita." kata Reyna dengan senyum.


PING


Rayna melihat ada pesan masuk langsung melihat kalau ada foto masuk dari Calvin.


"Rey, sepertinya dia masih tidak tahu kalau wajahnya di ubah sama mu." kata Rayna memperlihatkan foto yang di kirim oleh Calvin.


"Bagus dong. Kalau bisa dia pergi keluar saja dengan pakaian seperti itu." kata Reyna melihat Foto Ren yang santainya minum kopi.


"Apa Ren sudah tahu?" tanya Reyna.


"Sepertinya dia tidur lagi di kamar mu." kata Rayna membaca pesan dari Calvin.


"Mau sampai kapan dia tidur di kasur aku?" tanya Reyna.


"Apa yang kalian bicarakan dari tadi?" tanya Siska dan Hana mendekati Reyna dan Rayna.


"Ren sudah bangun, tapi setelah selesai makan dia pergi tidur lagi." kata Reyna.


"Ini sudah mau malam siang dan dia masih tidur. Apa yang dilakukannya semalaman?" Hana menjadi marah mendengar Ren masih tidur.


"Apa dia sudah tahu kalau mukanya kau ubah Reyna?" tanya Siska.


"Sepertinya belum, Ma. Kalau dia tahu, sudah pasti Dia tidak akan tidur dan panik melihat mukanya." kata Reyna.


"Benar juga. Oh ya, apa kalian ingin jalan ke Mall?" tanya Siska.


"Boleh, Ma. Dan lagi masih ada waktu sebelum ke pantai. Bagaimana dengan mu, Ray?" tanya Reyna ke Rayna.


"Aku ikut aja." kata Rayna.


"Kalau begitu kita pergi sekarang, sekalian makan siang di Mall saja." kata Hana.


"Aku panggil Rachel dan Richie dulu." Rayna langsung  memanggil Rachel dan Richie.


Para wanita pergi ke Mall jalan-jalan.

__ADS_1


T.B.C


__ADS_2