Gadis Culun Dan Lelaki Tampan

Gadis Culun Dan Lelaki Tampan
CH. 287 – REN DATANG REUNI


__ADS_3

Rayna pergi ke toko buah. Rayna di sana hanya beli buah sama telur saja untuk sarapan besok.


Setelah Rayna sudah memilih buah dan telur, Rayna langsung pergi bayar dan langsung pulang. Rayna baru saja keluar dari toko buah langsung ketemu sama temannya.


“Rayna?”


Rayna mendnegar ada yang memanggilnya langsung menoleh. Rayna terkejut melihat siapa yang memanggilnya.


“Sa-Sara…” Rayna terkejut bertemu dengan Sara.


“Kenapa kau bisa ada di sini? Bukankah kau ada di luar negeri?” tanya Sara menatap tajam Rayna. Sara masih dendam sama Rayna karena Rayna dirinya jadi kuliah dan tinggal di apartemen.


“A-aku belanja di sini… Aku tinggal dekat sini sama keluargaku.” kata Rayna dengan gugup.


“Tinggal di kota ini? Sejak kapan kau punya uang tinggal di kota ini?” tanya Sara dengan terkejut.


Sara tahu kalau tinggal di kota tidaklah murah. Sara berpikir kalau Rayna sedang berbohong padanya dan ingin pamer padanya.


“Apa kau sedang berbohong? Tidak mungkin kau tinggal dekat sini? Tinggal dekat sini tidaklah murah.” kata Sara.


“Terserah padamu Sara percaya atau tidak. Aku pergi dulu, karena anak aku menunggu ku di rumah.” kata Rayna langsung pergi tanpa mendengar kata Sara.


Sara melihat Rayna pergi saja tanpa mendengarnya langsung saja kesal. Sara langsung berpikir kalau dia akan membawa Rayna ke acara bersama temannya. Karena Sara berpikir kalau dia bisa mengejek Rayna di sana.


Sara dengan cepat menghentikan Sara. Karena Sara tidak ingin kesempatannya menghilang begitu saja.


“Tunggu!” Sara langsung saja menghentikan Rayna sambal berdiri di depannya.


“Aku ada acara, apa kau mau ikut? Aku sangat kesepian karena sendirian di sana.” pinta Sara dengan memohon.


“Kenapa aku harus ikut? Keluarga aku sudah menunggu aku di rumah.” tolak Rayna dengan pelan langsung saja pergi tapi sayangnya Sara cepat mengentikannya.


“Ayolah.. Aku sangat kesepian.. Aku mohon temani aku ya. Tenang saja, acaranya hanya sebentar saja tidak sampai 1 jam karena aku hanya berbincang sama teman aku saja.” kata Sara dengan memohon. Sara tidak akan membiarkan Rayna pergi begitu saja.


Rayna merasa sangat kasihan pada Sara tapi di hatinya berkata kalau Sara sedang berbohong padanya. Rayna merasa Ingin menolak ajakan Sara karena Richie dan Rachel pasti sedang menunggunya.


“Maaf, Sara, Aku merasa memang tidak usah ikut karena anak-anak sedang memunggu kepulanganku karena mereka ingin memakan buah.” kata Rayna dengan pelan langsung pergi.


Sara melihat tidak bisa menahan Rayna langsung saja menyuruh bawahannya memaksa Rayna masuk ke mobilnya.


“Ap-Apa yang kalian lakukan??” tanya Rayna dengan terkejut melihat 2 pria menghentikan Rayna dan memegang kedua tangannya.

__ADS_1


“Jika kau tidak mau ikut, maka aku akan memaksamu. Bawa dia ke mobil.” kata Sara dengan senyum. Sara menyuruh bawahannya untuk membawa Rayna masuk kemobil.


“Lepaskan akua tau aku akan berteriak.” kata Rayna yang sudah mau meminta bantuan tapi mulutnya di kunci oleh pengawal Sara.


Sara dengan cepat masuk ke mobil dan menyuruh supirnya jalan. Rayna ingin memberontak tapi tidak bisa karena tanganya di tahan oleh kedua pengawal Sara.


“Tenang saja, aku tidak akan menculikmu karena aku tahu pasti keluargamu akan meenolongmu sedangkan aku tidak ada apa-apa.” kata Sara dengan santai.


Rayna berpikir cara untuk keluar dari sini, tapi sayangfnya Rayna lupa membawa jam tangan yang di berikan Ren padanya karena Rayna berpikir kalau dia tidak akan kena bahaya tapi ternyata malah bertemu dengan Sara.


***


“Apa kau yakin Ren akan datang?” tanya Aderald.


“Tentu saja. Aku rasa dia akan datang 5 menit lagi.” kata Andrew dengan senyum.


“Apa yang barusan kau bilang pada Ren?” tanya Kai dengan penasaran.


“Nanti kau juga akan tahu.” jawab Andrew dengan senyum.


“Awas saja kalau Ren tidak datang. Kau akan tahu akibatnya.” kata Elard dengan tegas.


Andrew, Kai dan yang lain sedang menunggu Ren. Mereka sudah menunggu Ren selama 40 menit lebih karena takut Ren tidak mau datang. Tapi Andrew merasa kalau Ren akan datang membuat semuanya pada penasaran apa yang di bilang Andrew pada Ren, tapi di satu sisi mereka juga takut kalau Ren tidak datang.


Setelah beberapa saat akhirnya Andrew dan Kai melihat mobil Ren. Mereka berdua tersenyum melihat Ren beneran datang.


“Kau lihat, Pangeran kita sudah datang.” kata Andrew melihat Ren sudah datang.


“Waw… Apa yang kau katakan pada Ren sampai dia bisa datang?” tanya Carlos dengan penasaran.


Kai melihat Ren sudah keluar dari mobil. Kai menganga melihat penampilan Ren begitupun juga dengan yang lain.


“Siapa dia?” tanya Kai dengan terkejut melihat penampilan Ren.


“Apa dia seorang pengeran?” tanya Aderald juga terkejut.


Ren keluar dari mobil sampai memakai baju jas hitam membuat Ren semakin tampan dan berwibawa. Ren memakai kacamata hitam dan mendekati Andrew dan yang lain.


“Di mana dia?” tanya Ren.


“Hah? Siapa yang kau maksud?” tanya Kai dengan bingung.

__ADS_1


“Kau pikir siapa yang aku cari?” tanya Ren dengan dingin.


“Dia ada di dalam. Aku rasa dia datang sendiri. Apa saudaranya tidak ikut juga?” tanya Andrew.


“Tidak. Kau pikir dia mau ikut juga?” tanya Ren dengan dingin.


Ren langsung saja masuk kedalam tanpa menunggu Andrew dan yang lain diam berdiri di depan pintu.


“Siapa yang di acari?’ tanya Carlos.


“Siapa lagi kalau bukan malaikatnya.” jawab Andrew membuat Kai dan yang lain terkejut.


“Malaikat??? Siapa dia??” tanya Carlos, Aderald, dan Erlad dengan serempak. Mereka penasaran siapa malaikat Ren.


“Apa dia juga datang ke sini? Kenapa bisa? Jangan bilang kalau dia juga ikut Reuni kita.” kata Kai dengan terkejut.


“Aku juga tidak tahu, tapi aku memang melihatnya masuk ke dalam sendirian.” jujur Andrew.


“Apa kau memberitahu Ren?” tanya Kai menebak.


“Tentu saja. Jika dia tidak ada, tidak mungkin Ren mau datangkan. Sudah pasti Ren mau ikut karena Malaikatnya juga datang.” kata Andrew dengan senyum.


“Apa karena itu Ren memakai pakaian formal seperti itu?” tanya Kai.


“Mungkin. Dan lagi mereka pasti bertemu setiap hari kenapa harus pakai pakaian formal seperti itu. Apa Ren ingin terlihat keren di depannya?” tanya Andrew melihat penampilan Ren.


“Bisa jadi. Tapi apa Ren tahu kalau dia berpakaian seperti itu sudah pasti akan mempersona pada semua Wanita?” tanya Kai.


“Aku rasa Ren tidak tahu. Aku merasa dia akan kena marah lagi. Walaupun aku tahu kalau dia ingin terlihat keren di depannya tapi ini kita sedang acara Reuni sudah pasti ada Wanita di dalam.” kata Andrew.


“Kenapa aku merasa akan terjadi sesuatu nanti?” tanya Kai memiliki firasat.


“Aku juga sama. Aku rasa kita bisa melihat hal yang menarik di dalam.” kata Andrew setuju dengan Kai.


“Apanya yang menarik?” tanya Carlos dengan penasaran.


“Kalian akan tahu jika masuk ke dalam. Kita masuk saja karena acara sudah mau mulai.” kata Andrew langsung masuk ke dalam.


Carlos dan yang lain hanya saling pandang, sedangkan Kai hanya tersenyum merasa akan terjadi sesuatu yang menarik. Kai merasa bersyukur karena dirinya datang bisa menonton hal yang menarik.


T.B.C.

__ADS_1


__ADS_2