Gadis Culun Dan Lelaki Tampan

Gadis Culun Dan Lelaki Tampan
CH. 196 - KENA TIPU


__ADS_3

Ren dan Calvin selesai makan langsung pergi ke perusahaan Ryuujin.


20 menit sampai perusahaan Ryuujin. Ren masih belum tau kalau mukanya berubah. Ren dengan santai masuk ke perusahaan dan langsung ke ruangannya.


Ren tidak begitu memperhatikan kalau semua orang di perusahaan sedang melihatnya dengan terkejut, bahkan ada yang tersenyum menahan tawanya.


Ren masuk ke ruangan nya langsung dan duduk di mejanya. Ren melihat Kai sudah datang dan sedang memeriksa beberapa dokumen.


"Tumben kau datang cepat." kata Ren melihat Kai sudah datang ke kantor.


"Jika aku tidak datang, siapa yang mengerjakan semua pekerjaan ini?" tanya Kai yang sedang fokus di tangannya dan tidak melihat ke Ren.


"Hahaha... Ternyata kau sudah sangat pintar dan rajin mengerjakan tugas kau Kai." kata Ren dengan senyum.


"Diam kau! Harusnya aku sudah bisa santai di kantor dan sedang minum sambil nonton film jika kau tidak memberikan tugas kau pada ku." kata Kai dengan dingin.


"Tapi itu kan memang tugas kau sebagai pegawai." kata Ren dengan santai.


Ren langsung saja duduk di mejanya dan mengambil beberapa file untuk memeriksa dokumen yang telah di kerjakan oleh Kai.


Kai yang sedang fokus bekerja langsung melihat ada orang yang menaruh beberapa dokumen di mejanya.


"Kai, apa kau bisa memeriksa dokumen ini untuk ku?"


"Apa kau gila? Aku masih banyak pekerjaan yang menumpuk di meja aku. Jangan kasih aku lagi pada ku." kata Kai dengan dingin dan langsung menggeser kan dokumen tersebut.


"Bukankah ini memang tugas kau? Di dokumen ini ada file yang harus kau lihat dan kau tanda tangan."


Kai yang mendengar harus ada tanda tangan nya langsung menoleh ke samping nya.


"Oh, kau Calvin. Aku pikir Ren yang kasih dokumen nya ke aku." kata Kai melihat Calvin yang mengasih dokumen di mejanya.


Calvin masuk ke ruangan Ren dan Kai untuk meminta tanda tangan Kai sebagai bukti karena dokumen yang di kerjakan oleh Calvin adalah benar.


"Aku ini bukan pegawai di kantor ini, tapi magang di kantor ini. Kenapa harus aku yang memeriksa dan tanda tangan dokumen ini?" tanya Kai melihat dokumen yang lumayan banyak yang di kasih oleh Calvin.


"Aku juga tidak tau kenapa. Saat aku kasih ke ruangan HRD, ketua HRD mengatakan kalau harus minta kau dan Ren yang memeriksa ini semua dan minta tanda tangan sebagai bukti kalau ini adalah benar." jelas Calvin.


"Bukankah aneh meminta aku untuk periksa dan minta tanda tangan sebagai bukti?" tanya Kai dengan bingung.

__ADS_1


"Aku tidak tahu alasan nya. Yang penting ini harus kalian berdua yang cek dan tanda tangan di formulir ini. Jika tidak maka aku tidak bisa melanjutkan pekerjaan aku." kata Calvin.


"Kalau begitu kau suruh Ren yang cek, aku masih banyak kerjaan." kata Kai.


"Aku tidak mau. Kau saja yang kerjakan Kai. Kerjaan aku banyak." kata Ren langsung buka suaranya.


"Apa??!!! Kau jangan bercanda Ren!! Kenapa semuanya harus aku yang cek?? Jadi apa yang kau kerjakan??" teriak Kai tidak percaya mendengar Ren menyuruhnya untuk mengecek dokumennya.


"Apa aku sedang terlihat bercanda?" tanya Ren santai.


"Apa kau tidak bisa memberikan aku Isti..." kata Kai langsung berdiri melihat ke Ren. Tapi Kai ucapannya masih belum selesai langsung terkejut melihat ke muka Ren.


"Apa?" tanya Ren dengan dingin.


B


"Kenapa dengan muka kau?" tanya Kai dengan terkejut melihat muka Ren.


Sedangkan Calvin langsung menepuk dahinya melihat Kai baru sadar kalau muka Ren berubah. Kai memang tidak sadar dan tidak melihat muka atau menghadap Ren karena sibuk dengan kerjaannya.


"Memang nya ada apa dengan wajah ku?" tanya Ren dengan mengernyitkan dahinya.


Apa dia tidak sadar kalau mukanya berubah?


Kai melihat ke Calvin seperti bertanya apa yang terjadi dengan Ren. Calvin hanya tersenyum kecil dan mengangkat kedua bahunya seperti tidak tahu apapun.


"Aku sedang bertanya padamu sialan!" teriak Ren dengan agak keras karena Kai hanya diam saja.


"Coba kau lihat muka kau di cermin dan lihat sendiri apa yang terjadi dengan muka kau." kata Kai.


Ren mengernyitkan dahinya dan bingung dengan perkataan Kai. Kenapa dirinya harus melihat ke cermin? Apakah terjadi sesuatu dengan mukanya?


Ren langsung membuka hp nya dan membuka kamera di hp nya. Awalnya Ren santai saja melihat wajahnya di cermin. 5 detik kemudian, Ren langsung mematung dan membeku melihat mukanya berubah menjadi sangat jelek.


"Apa-apaan ini??!!!" teriak Ren dengan keras dan terkejut melihat mukanya berubah. Kai dan Calvin langsung menutup telinga mereka karena Ren teriak dengan keras.


"Kenapa muka aku bisa seperti ini?? Siapa yang melakukan ini pada ku?? Jangan bilang kalau itu kau Kai??!!" teriak Ren dengan marah dan menatap tajam Kai.


"Memangnya apa yang aku lakukan padamu? Aku saja baru saja terkejut melihat muka kau sudah seperti itu." kata Kai dengan santai.

__ADS_1


"Jika bukan kau siapa lagi sialan??!! Di ruangan ini hanya ada kau dan aku, memangnya siapa lagi yang bisa melakukan wajahku seperti ini??" Ren sudah marah dan emosi melihat mukanya sudah banyak coretan bahkan ada lipstik di mulutnya seperti badut.


"Kau jangan berhayal. Semenjak kau masuk ke dalam, apa aku ada mendekatimu atau melakukan sesuatu pada mu? Tidak kan?" kata Kai.


"Kalau bukan kau siapa lagi?" tanya Ren dengan dingin dan menahan emosi.


"Mana aku tau." jawab Kai dengan santai.


"Apa kau tau kalau Ren sudah bermuka seperti ini?" tanya Kai ke Calvin.


"Ren, Apa kau ingat apa yang aku tanyakan padamu tadi pagi?" tanya Calvin.


"Apa yang kau tanyakan pada ku?" tanya Ren dengan bingung.


"Setelah aku baru keluar dari kamar dan duduk meja makan." kata Calvin.


Ren mengingat kembali apa yang ditanyakan Calvin padanya. Setelah agak lama berpikir, akhirnya Ren ingat kalau Calvin juga menanyakan wajahnya.


"Apa saat kau menanyakan apa yang terjadi sesuatu pada wajah ku?" tanya Ren.


"Ya."


"Memangnya kenapa kau tanya wajah ku?" tanya Ren yang masih belum mencerna perkataan Calvin.


"Aku tanya kenapa dengan wajah mu itu karena wajah mu dari pagi tadi memang sudah berubah seperti itu. Tapi karena Reyna mengatakan kau itu ganteng dan kau malah percaya dengan perkataannya dan pergi ke kantor dengan muka kau seperti itu." jelas Calvin.


"APA??!!!!" teriak Kai dan Ren dengan terkejut.


Kai terkejut mendengar penjelasan Calvin. Apa lagi Ren lebih terkejut dari pada Kai bahkan Ren sudah merasa seperti membeku mendengar penjelasan Calvin.


Ren akhirnya tahu kalau ini perbuatan Reyna yang membuat mukanya seperti badut. Ren jadi ingat tadi pagi kenapa banyak orang melihat dia seperti terkejut, bahkan ada yang menahan tawanya.


Awalnya Ren berpikir kalau mereka sedang terpesona melihat wajahnya yang ganteng, ternyata mereka sedang tertawa melihat wajahnya seperti badut. Ren sudah seperti tidak bisa memperlihatkan wajahnya pada orang lain lagi.


Ren sudah kena tipu sama Reyna, karena dibilang dirinya ganteng tapi nyatanya wajahnya sudah di ubah oleh Reyna.


T.B.C


Jangan lupa like dan comment nya ya. ☺️☺️☺️

__ADS_1


__ADS_2