
Pagi hari Reyna merasa tidak tidur begitu nyenyak karena Ren memeluknya begitu eratnya sampai Reyna sering terbangun 3 kali di malam hari.
Reyna dengan pelan menyingkirkan tangan Ren dari tubuhnya. Reyna langsung melihat Ren tidur begitu nyenyak bahkan tersenyum seperti sedang bermimpi indah dan tidak mau bangun dari mimpinya.
"Awas saja kau Ren karena membuat aku tidak bisa tidur nyenyak. Lihat saja apa yang akan aku lakukan padamu. " Reyna menatap tajam Ren yang sedang tidur dengan nyenyak dan pulas.
"Jika setiap hari Ren tidur dengan aku seperti ini, yang ada aku tidak bisa tidur nyenyak." gumam Reyna dengan kesal.
"Lihat saja. Aku akan membalas 10x lipat dari biasanya." kata Reyna dengan kesal dan langsung pergi mandi.
Setelah selesai mandi Reyna keluar kamar dan langsung ke dapur.
"Pagi, Ray." Reyna melihat Rayna sedang memotong bahan makan.
"Pagi juga Rey. Apa kau tidur nyenyak?" tanya Rayna dengan senyum.
"Tidak." kata Reyna dengan tegas.
"Apakah terjadi sesuatu?" tanya Rayna.
"Ren tidur sambil memelukku sampai aku tidak bisa tidur, bahkan aku bangun tiga kali tadi malam." jawab Reyna yang sudah marah dan kesal sama Ren.
"Apa kau tidak mencoba membangunkannya?" tanya Rayna.
"Aku sudah coba berkali-kali aku sudah coba berkali-kali, bahkan aku sudah memukulnya tapi Ren tidak bangun bangun." jawab Reyna dengan kesal.
"Jadi, kali ini hukuman Apa yang ingin kau lakukan padanya?" tanya Rayna.
Rayna tahu kalau Reyna pasti ingin memberikan hukuman pada Ren karena telah membuatnya tidak bisa tidur nyenyak.
"Kali ini kau mau masak apa?" tanya Reyna.
"Kali ini aku ingin masak ayam saus tiram dan aku juga ingin mencoba membuat chicken katsu." kata Rayna.
"Chicken katsu ya.. Boleh juga. Aku akan membalas perbuatan Ren tadi malam." kata Reyna sudah memikirkan ide untuk membalas Ren.
"Apa kau ingin membalas Ren dengan makan siangnya?" tanya Rayna.
"Tentu saja. Kau jangan bilang padanya kalau aku yang membuatnya ya." kata Reyna.
__ADS_1
"Tapi, bukankah Ren tidak suka membawa makan yang aku buat untuk nya?" tanya Rayna.
"Bilang saja, kau buat chicken katsu dan ingin meminta pendapatnya supaya kau bisa memasukkan menu makan." kata Reyna.
"Aku merasa tidak enak jika berbohong Rey." kata Rayna yang menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
"Tidak apa. Dan lagi chicken katsu ini aku yang buat, bukan kau Ray. Tapi kau yang bilang pada Ren kalau kau yang buat, bukan aku. Aku hanya ingin membalas perbuatannya." kata Reyna.
"Baiklah. Aku takut kalau Ren malah marah padaku pula jika tahu kalau aku yang membuatnya." kata Rayna.
"Kau tidak perlu khawatir. Nanti aku bisa urus." kata Reyna dengan senyum.
Rayna langsung membuat sarapan pagi bersama. Sedangkan Reyna juga sekalian membuat makan siang untuk Ren.
Sesuai janji Rayna pada Reyna kalau bekal makan siang Ren, Reyna yang buat tapi nanti Rayna mengatakan kalau dia sendiri yang buat bekal untuknya.
Setelah selesai buat sarapan pagi, Rayna langsung ke kamar membangunkan Calvin, sedangkan Reyna membuat teh hangat.
"Apa kakek sudah bangun?" tanya Calvin keluar kamar dengan Rayna.
"Belum."
"Tidak usah Ray. Mungkin kakek sangat capek karena tidak tidur nyenyak selama 3 hari ini. Biarkan kakek tidur dengan nyenyak sampai kakek bangun." kata Reyna.
"Benar kata Reyna, Ray. Biarkan saja Kakek tidur lebih lama. Kakek pasti sangat capek." kata Calvin mengelus kepala Rayna dengan lembut.
"Baiklah. Kalau begitu apa kita mulai makan saja?" tanya Rayna.
"Mana Ren? Apa dia masih belum bangun?" tanya Calvin tidak melihat Ren.
"Dia masih di kamar di kasur yang empuk dan tidak bangun dari tadi." kata Reyna.
"Apa kau tidak membangunkannya Reyna?" tanya Calvin.
"Aku sudah memukul wajahnya yang polos itu, dan tidak mempan. Bahkan dengan santainya dia tidur di kasur yang empuk dengan di Duna imajinasinya." kata Reyna dengan datar.
"Wajahnya yang polos?" Calvin bingung dengan perkataan Reyna.
"Kau bisa melihatnya di kamar." kata Reyna dengan datar dan meminum tehnya.
__ADS_1
Calvin dan Rayna langsung melihat Ren di kamar Reyna, dan benar saja yang dikatakan oleh Reyna kalau Ren memang tidur dengan nyenyak sambil memeluk guling, bahkan tersenyum polos di kasur Reyna.
"Jika kalian mau, kalian bangun kan saja dia sekalian jangan biarkan dia tidur di kamar aku lagi." kata Reyna di depan pintu kamar.
"Bagaimana pula cara membangunkannya?" tanya Calvin ke Reyna.
"Terserah pada kalian bagaimana membangunkan singa mesum itu. Mau kalian bangunkan dengan pelan, di pukul, di cubit, di siram air, di tembak, di tusuk pun aku tidak peduli dengan singa mesum itu." kata Reyna dengan datar membuat Rayna dan Calvin terkejut.
'Singa Mesum? Kenapa kata-kata Reyna sangat menyeramkan? Apa yang di lakukan Ren ke Reyna sampai marah padanya?' batin Calvin dengan terkejut mendengar perkataan Reyna.
"Bagaimana cara membangunkannya kak?" tanya Rayna.
"Aku tidak tahu. Hm...." Calvin sambil berpikir bagaimana cara Ren bangun. Calvin langsung teringat kalau Ren selalu posesif pada Reyna jadi langsung memiliki ide.
"Ren bangun. Jika kau tidak bangun kau tidak bisa makan masakan Reyna yang khusus untuk mu." kata Calvin dengan pelan berbisik di telinga Ren.
"Apa kau bilang??!!" Ren langsung terperanjat bangun dan berdiri sampai Rayna terkejut melihat Ren tiba-tiba bangun.
"Lihat. Ren sudah bangun." kata Calvin dengan santai.
"Apa yang kakak katakan padanya?" tanya Rayna.
"Nanti kau juga tahu." kata Calvin dengan senyum.
"Ayo bangun, nanti kau terlambat pergi ke kantor." kata Calvin.
"Apa yang kau katakan itu benar Cal?" tanya Ren menatap Calvin.
"Tentu saja. Jika kau tidak percaya maka aku akan mengambilnya." kata Calvin dengan santai.
"Tidak! Itu milik ku! Aku tidak akan membiarkan siapapun memakannya." kata Ren dengan tajam melihat ke Calvin.
"Kalau begitu cepat mandi dan makan sarapan mu. Nanti kau tidak dapat jatah kau." kata Calvin.
Ren dengan cepat berdiri dan masuk kamar mandi membersihkan dirinya. Calvin dan Reyna hanya menggelengkan kepala mereka melihat kelakuan Ren. Sedangkan Rayna bingung sendiri melihat Ren sangat cepat bangun dan pergi mandi.
Reyna dan yang lain melanjutkan sarapan mereka. Sedangkan Ren tersenyum-senyum sendiri di kamar mandi dan segera menyelesaikan ritualnya, baru itu makan sarapan pagi nya.
T.B.C
__ADS_1