Gadis Culun Dan Lelaki Tampan

Gadis Culun Dan Lelaki Tampan
CH. 111 – MEMBONGKAR PENYAMARAN


__ADS_3

“Apa kau ada fotonya?” tanya Riku merasa ingin melihat muka wajah Rayna.


“Ada. Tunggu sebentar aku cari dulu.” kata Harry langsung membuka ponselnya


“Ini fotonya. Bahkan Rayna suka meng-upload fotonya ke media sosial karena mungkin orang tuanya akan menemukannya.”


Reyna langsung mengambil hp Harry dan melihatnya. Sedangkan Riku menatap Reyna tidak percaya kalau Reyna mengambil hpnya duluan dari padanya.


Reyna membulatkan kedua matanya melihat foto Rayna. Ternyata wajahnya sama persis dengannya bahkan jika Reyna dan Rayna bertemu pasti seperti saudara kembar.


“Apa kau ada identitas Rayna?” tanya Reyna.


“Biar aku cari dulu.” kata Harry mengambil Hpnya dan mencari data Rayna.


“Aku hanya ada kartu identitasnya saja. Jika ingin lebih detail, aku bisa minta sama panti asuhan tempat Rayna ditemukan.” kata Harry memperlihatkan kartu identitas Rayna.


Reyna dan Riku ingin melihatnya tapi sayangnya Reyna lebih cepat membuat Riku menatap tajam Reyna karena telah mengambil Hpnya duluan.


Reyna melihat identitasnya agak terkejut ternyata nama dan usianya sama dengannya hanya berbeda tempat dan tanggal lahir Rayna karena Reyna berpikir pasti tanggal dan tempat lahir ini adalah dimana Rayna ditemukan di panti asuhan.


Riku yang merasa ingin marah sama Reyna karena telah mengambilnya duluan. Langsung saja Riku mengambil Hp Harry dari tangan Reyna dengan agak kasar. Sedangkan Reyna hanya diam saja melihat Riku mengambil Hpnya karena Reyna sudah melihatnya jadi tidak masalah jika Riku mengambilnya.


Riku melihat nama di kartu identitasnya juga terkejut melihat namanya sama dengan Reyna orang yang dicarinya.


‘Kenapa nama dan wajahnya sama dengan Reyna? Apa mungkin?’ batin Riku merasa berpikir sesuatu di pikirannya.


Reyna merasa Riku seperti berpikir mengingat sesuatu. “Apa kau tau sesuatu tentang ini?” tanya Reyna ke Riku.


Riku tidak menjawab malah memanggil Rui di depan pintu. Rui dari awal membawa Reyna dan yang lain ke kamar yang telah dipesan dan menunggu diluar pintu sampai dia untuk bersiap-siap jika di panggil oleh Riku.


“Ada apa Bos? Apa Bos memanggilku?” tanya Rui masuk keruangan dan langsung ke samping Riku.


“Kau selidiki tentang gadis ini. Sekalian kau juga ke tempat panti asuhan ini dan tanya detail tentang gadis ini.” kata Riku mengirimkan foto dan kartu identitas Rayna dari hp Harry ke nomor Rui.


Rui langsung membuka Hpnya dan melihat gambar yang dikirim Bosnya. Rui terkejut melihat fotonya ternyata sangat mirip dengan nona Reyna.


“Apa kau tidak masalah kan jika aku mengambil foto dan kartu identitasnya?” tanya Riku ke Harry.


“Tidak masalah. Tapi aku ingin bertanya kenapa anda menyelidiki tentang Rayna?” tanya Harry merasa bingung kenapa Riku ingin menyelidiki tentang Rayna. Jika itu Reyna maka dia tidak akan bertanya karena berpikir Reyna pasti saudaranya karena wajah dan penampilannya sangat mirip dengan Reyna.


“Kau tidak perlu tau. Karena aku memang sedang mencari gadis ini di Negara ini. Dan gadis di foto ini sangat mirip dengannya karena itu aku ingin menyelidikinya.” kata Riku.

__ADS_1


“Baiklah. Jika memang tuan ingin menyelidikinya kalau bisa cari keberadaannya karena anak-anaknya sangat rindu padanya.” kata Harry.


“Tentu saja.” jawab Riku.


“Tapi jika anda mencari Rayna kenapa tidak tanya sama Reyna? Bukankah dia sangat mirip dengan Rayna?” tanya Harry.


“Dia bukan orang yang aku cari. Karena warna matanya sangat berbeda.” kata Riku menatap Reyna.


Harry merasa sangat aneh dengan pertanyaan Riku karena walaupun warna matanya berbeda bisa jadi dia adalah orang yang sama.


Sedangkan Ren rasanya ingin ketawa karena perkataan Riku kalau Reyna bukan orang yang dicarinya. Padahal orang yang sangat ingin dia temui ada di depan matanya tapi ditahan oleh Ren walaupun bibirnya tersenyum. Rui juga merasa aneh dengan Bosnya padahal orangnya di carinya ada didepannya tapi dia tidak tau sama sekali.


“Em.. Bos bagaimana dengan nona ini?” tanya Rui menunjuk ke arah Reyna. Reyna langsung kaget melihat Rui menunjuk ke arahnya.


“Memangnya kenapa dengan nona ini? Bukankah di bukan Reyna?” tanya Riku.


Rui merasa bingung kenapa dia tidak mengenal nona Reyna.


“Tapi, wajah dan penampilannya sama dengan nona Reyna.” kata Rui.


Rui tidak tau kalau dirinya akan mengungkapkan kalau nona Reyna ada didepan Bosnya. Reyna langsung saja menatap tajam ke Rui.


“Walaupun penampilan dan wajahnya sama bukan berarti dia adalah orang yang sama. Bahkan tadi aku sudah menanyakan padanya.” kata Riku.


Rui ingin bicara tapi dia mengurung niatnya karena melihat Reyna menatap sangat tajam seperti tatapan membunuh. Riku melihat Rui seperti ketakutan langsung melihat ke arah Reyna yang muka datar.


“Kenapa kau melihatnya? Apa ada sesuatu dimukanya?” tanya Riku.


“Ti-tidak ada Bos,” jawab Riku dengan agak terbata.


Riku merasa ada yang aneh dengan sekretarisnya tapi dia tidak bicara karena menurutnya itu pasti hanya perasaannya saja.


“Em… Tuan dan nona. Karena masalah ini sudah selesai, jadi apakah saya boleh pergi? Karena saya ingin mengantarkan Rachel dan Richie pulang karena ini sudah sangat larut.” kata Harry.


Reyna melihat jam ternyata sudah jam 8 lewat sudah pasti Rachel dan Richie ingin pulang tidur. Walaupun mereka berdua sudah tidur di kasur tetap saja harus pulang karena disini bukan rumah mereka.


“Baiklah. Nanti aku akan kabarin jika ada ketemu tentang Rayna.’ kata Riku.


“Baik tuan. Terima kasih sudah mau membantu saya.” kata Harry menundukkan kepalanya. Riku hanya mengangguk.


“Oh ya satu hal lagi yang ingin saya sampaikan. Rayna selalu berpikir kalau keluarganya adalah keluarga Richard yang terkenal dan salah satu terkaya di dunia, karena nama keluarga mereka seperti sangat mirip dengan nama

__ADS_1


keluarganya.” kata Harry membuat Riku dan Reyna terkejut.


“Kalau masalah ini aku masih belum tau. Nanti aku akan menyelidikinya terlebih dahulu.” kata Riku.


“Tidak masalah Tuan Riku karena ini hanya pendapatan Rayna saja karena dia merasa nama keluarganya sangat mirip dengan nama keluarga tuan.” kata Harry.


Harry langsung ke kamar membangunkan Richie. Harry menggendong Rachel karena Rachel sangat rewel jika dibangunkan.


Riku menyuruh Rui perintah salah satu pengawalnya untuk mengantarkan Harry dan keponakannya pakai mobil pengawalnya karena Harry datang ke pesta pakai TAXI.


“Kalau nona bagaimana?” tanya Rui.


“Aku pulang dengan Ren saja. Tidak perlu di antar.” kata Reyna.


“Kenapa kau malah bertanya padanya? Aku tidak menyuruhmu Rui.” kata Riku melihat Rui ingin mengantarkan Reyna.


“Maaf bos, karena tadi tuan Harry diantarkan pulang jadi saya berpikir kalau Bos juga ingin mengantarkannya pulang.” kata Rui.


“Rey tidak perlu di antar karena dia akan pulang bersamaku.” kata Ren merangkul pinggang Reyna.


“Baik nona.” kata Rui.


Riku merasa ada yang aneh dengan sekretarisnya. Biasanya dia tidak pernah melakukan sesuatu tanpa persetujuan darinya tapi dia langsung ingin mengantarkannya pulang.


‘Sepertinya ada yang tidak beres.’ batin Riku.


“Oh ya Rui, apa kau sudah menemukan gadisku?” tanya Riku.


“Belum Bos.” jawab Rui.


“Oh ya, apa kau kenal dengan gadis ini? Aku merasa kau sangat kenal dengannya.” kata Riku.


“Bukankah gadis ini memang nona Reyna Bos. Walaupun hanya beda warna matanya tapi penampilan, wajah, bahkan sifatnya sangat mirip dengan nona Reyna.” kata Riku langsung membongkar penyamaran Reyna.


Reyna     : “……”


Riku       : “Apa yang barusan kau bilang!!!!???” Membulatkan matanya mendengar perkataan Rui.


Reyna menatap tajam dengan tatapan membunuh pada Rui karena membongkar penyamarannya. Sedangkan Rui langsung menutup mulutnya karena baru sadar telah membongkar rahasia Reyna.


-----------------------------------------------------------------------------------------

__ADS_1


Jika suka dengan ceritanya jangan lupa Like, Comment, dan votenya. ☺️☺️☺️☺️✨✨✨✨👍👍👍👍


__ADS_2