
"Kak ini tempat siapa? Bukankah kita akan makan malam?" tanya Clara ke Harry melihat apartemen berkelas di depannya.
"Kita makan di apartemen ini." kata Harry.
"Rachel, ayo keluar. Kita tinggalkan loh." kata Harry ke Rachel tidak mau turun dari mobil.
"Rachel tidak mau keluar kalau paman tidak menggendong Rachel." kata Rachel yang masih di duduk di dalam mobil tidak mau keluar sedikitpun.
Akhirnya Harry mengendong Rachel dan keluar dari mobil. Sedangkan Richie turun sendiri. Reyna tersenyum melihat kelakuan Rachel yang ngambek karena telah mengganggunya menggambar.
Akhirnya mereka semua langsung masuk ke apartemen Reyna. Clara mereka takjub melihat apartemen Reyna karena semuanya kelihatan mahal dan bersih.
"Kalian sudah pulang."
Reyna dan yang lain masuk kedalam. Calvin langsung ke kamarnya dan mandi. Sedangkan Rachel yang melihat sudah masuk ke dalam langsung turun dari gendongan Harry dan berlari ke meja dan mengerjakan gambarnya.
Richie melihat Rayna yang sedang menaruh lauk di meja langsung mendekati Rayna dan memeluknya dengan lembut.
"Aku rindu Mommy." kata Richie dengan pelan dan tersenyum tipis.
"Mommy juga rindu dengan kalian. Apa kalian sehat?" tanya Rayna dengan lembut memeluk Richie dan mencium pipinya.
"Sehat Mommy." jawab Richie dengan senyum.
Sudah 3 hari lebih Rachel dan Richie tinggal di apartemen Harry membuat mereka merindukan Mommy dan Daddy mereka.
Richie saja sudah rindu, apa lagi Rachel sekali melihat Rayna dan Calvin pasti sudah berteriak senang dan memeluk mereka berdua dengan erat.
"Apa Richie sudah makan?" tanya Rayna.
"Belum, Mommy."
"Mommy sudah masak banyak untuk kalian berdua, bahkan Mommy juga menambahkan makanan favorit kalian." kata Rayna dengan senyum.
Richie mendengar kalau Mommy nya memasak makanan favoritnya langsung saja matanya berbinar-binar karena Richie kangen dengan masakan Mommy nya.
"Apa kita akan makan sekarang Mommy?" tanya Richie.
"Kita tunggu Daddy selesai mandi ya. Apa mu sudah mandi?" tanya Rayna.
__ADS_1
"Sudah Mommy."
Richie selalu bicara dengan Rayna bahkan membantu Rayna mengambil piring, sendok dan garpu.
Clara yang baru saja masuk ke dalam dan melihat Rayna langsung saja terkejut. Dia merasa sedang bermimpi melihat kakak iparnya masih hidup bahkan ada 2 orang.
Clara bahkan lebih terkejut melihat Richie bicara dengan Rayna bahkan tersenyum dan membantu Rayna.
15 menit kemudian, akhirnya semuanya sudah siap hanya tinggal tunggu Calvin dan Reyna selesai mandi.
"Apa makanan sudah siap?" tanya Reyna keluar dari kamar nya yang baru selesai mandi.
"Sudah. Kita hanya tinggal tunggu kak Calvin dan kakek saja." kata Rayna langsung saja melihat Calvin keluar dari kamar.
"Apa kita makan sekarang?" tanya Calvin.
"Kakek belum keluar kak." kata Rayna.
"Aku pergi lihat kakek sebentar. Kalian makan saja duluan." kata Calvin langsung pergi ke kamar kakeknya.
"Baiklah. Kalau begitu ayo kita makan. Harry, Rachel, kita makan lagi." kata Rayna.
"Tidak mau. Rachel ingin makan kepiting." kata Rachel.
"Buka mulut mu Rachel."
Rachel hanya membuat mulutnya dan masih fokus pada gambarnya. Rachel merasakan ada sesuatu di mulutnya dan langsung memakannya.
Baru saja 2 gigit makannya Rachel langsung berhenti merasakan rasa yang familiar. Rasa yang selalu ingin di makannya selama 3 hari ini.
"Bagaimana? Apa enak?" tanya Reyna.
Rachel langsung melihat ke arah sumber suara. Mata Rachel beberapa kali berkedip karena takut salah lihat, bahkan Rachel juga menggosok matanya berkali-kali.
Reyna hanya tersenyum melihat Rachel yang menggosok matanya berkali-kali seperti sedang bermimpi.
"Kenapa? Hmm... Apa Rachel tidak mau makan? Jika tidak mau, maka makanan ini akan kasih ke Richie." kata Reyna dengan senyum.
"Aunty Reyna?" gumam Rachel.
__ADS_1
"Ya."
"Kenapa Aunty di sini? Apakah Aunty menjemput Rachel?" tanya Rachel.
Semua orang di sana tersenyum mendengar perkataan Rachel. Padahal Rachel sudah berada di apartemen Reyna saja masih belum sadar.
"Menurut Rachel, kenapa Aunty bisa ada di sini?" tanya Reyna dengan senyum.
"Paman, kenapa paman tidak memberitahu Rachel kalau tak akan makan bersama dengan aunty?" tanya Rachel Marah pada Harry dan tidak menjawab pertanyaan Reyna.
"Kenapa malah marah pada paman? Bukankah paman sudah bilang kalau kita akan pergi makan dan kau akan menyesal jika tidak ikut?" tanya Harry.
"Rachel, kamu terlalu fokus pada gambar mu. Bahkan kau tidak tahu kalau kak Reyna dan kak Calvin menjemput kalian." lanjut Harry.
Rachel terdiam mendengar perkataan Pamannya, karena memang dia terlalu fokus pada gambarnya dan tidak tahu kalau Aunty Reyna dan Daddy nya menjemput mereka.
"Benarkah paman?" tanya Rachel.
"Ya. Ayo kita ke meja makan. Tinggal kan dulu gambar nya, nanti bisa si lanjutkan lagi setelah selesai makan." kata Harry langsung berdiri menyuruh Rachel pergi makan.
Rachel hanya menurut saja. Rachel melihat Mommy nya langsung teriak. Rachel langsung mendekatinya dan memeluk dan menciumnya.
"Mommy!! Rachel rindu banget sama Mommy." kata Rachel mendekati Rayna dan langsung memeluk dan menciumnya dengan lembut.
"Mommy juga rindu dengan Rachel. Kita makan sekarang ya. Mommy juga menyiapkan makanan favorit mu." kata Rayna dengan senyum.
"Thank you Mommy." kata Rachel dengan senyum.
Clara terkejut mendengar percakapan Rayna dengan Rachel. Bahkan Clara lebih terkejut lagi mendengar Rachel memanggil nya dengan sebutan Mommy. Clara ingin bicara tapi langsung mendengar suara pintu langsung melihat Calvin keluar dengan orang tua.
Calvin langsung keluar dengan kakeknya, Clara melihat kakeknya langsung terkejut. Clara berpikir kalau kakeknya pergi bersama Papa dan Mama nya keluar negeri.
"Ka-kakek..." kata Clara terkejut melihat kakeknya.
Clara sangat bingung, sebenarnya apa yang terjadi di sini.
"Kak, ini sebenarnya apa yang terjadi? Kenapa ada 2 orang yang mirip kak Rayna disini? Bahkan aku melihat orang yang mirip dengan kak Calvin? Juga kenapa kakek Juga ada di sini? Aku ingin penjelasan kak." tanya Clara dengan banyak pertanyaan sekaligus.
T.B.C
__ADS_1