
"Aku ingin kakak menjelaskan apa yang terjadi?" tanya Clara.
"Sebenarnya orang yang di sebelah kakek itu adalah kak Calvin." jawab Harry.
"Hah? Apa maksud kakak? Aku tidak mengerti." kata Clara dengan bingung.
"Orang itu adalah kakak kita Clara, dia kak Calvin." kata Harry dengan agak keras.
"Hah??? Apa kakak sedang bercanda? Bukankah kak Calvin sudah meninggal?" tanya Clara tidak percaya apa yang di dengar nya.
Harry tersenyum karena sudah tahu pasti Clara tidak percaya kalau di depannya adalah kak Calvin.
Sedangkan Calvin hanya tersenyum mendengar kata Clara kalau dia tidak percaya kalau dia adalah kakaknya.
"Jadi apa yang membuat mu percaya kalau aku adalah kakak mu? tanya Calvin dengan senyum ke Clara.
"Apa maksud mu? Aku tidak percaya kalau kakak aku masih hidup. Bukankah kakak aku kena kecelakaan pesawat 2 tahun lalu dan meninggal?" kata Clara tidak percaya.
"Jadi aku harus bicara apa supaya kau percaya kalau aku adalah kakak mu?" tanya Calvin.
"Jika kau memang kakak Calvin, pasti kak Calvin tahu apa saja tentang diri ku." kata Clara.
Calvin tersenyum mendengar perkataan Clara. Calvin memang tahu apa saja tentang Clara karena Clara sejak kecil selalu dekat dan bermain dengannya. Apa yang Clara suka dan tidak suka pasti Calvin tahu.
"Apa yang ingin kau tanya?" tanya Calvin.
"Apa saja yang aku suka? Seperti makanan, minuman gitu." kata Clara.
"Kau suka makan udang tapi di depan orang lain kau tidak mau makan Udang, tapi jika berdua dengan kakak, kau pasti ingin makan udang." kata Calvin.
__ADS_1
Clara terkejut kenapa orang ini tahu kalau dia suka makan Udang, Bahkan mamanya saja tidak tahu kalau dia suka makan udang.
"Bukankah kau memang suka makan udang? Kenapa selalu di luar tidak mau makan udang?" tanya Harry dengan bingung.
"Jika dia sekali makan udang, maka udang itu akan habis langsung di tangannya tanpa tersisa sedikitpun. Clara bahkan pernah makan udang semuanya waktu aku pergi bersama teman aku. Bahkan teman aku dan aku tidak dapat sedikitpun. " kata Calvin.
Harry teringat waktu dia pergi beli udang saus untuk mereka makan, belum sampai 10 menit Harry tinggal kan Udang nya langsung habis seketika. Awalnya Harry berpikir kalau Rachel dan Richie juga makan jadi dia tidak banyak tanya.
"Clara, apa mungkin udang saus yang aku beli 2 hari lalu kau makan semuanya sendirian?" tanya Harry.
Clara langsung menundukkan kepalanya. Harry melihat Clara diam saja langsung tahu pasti Clara yang makan semua udang sendirian.
"Apa ada lagi yang mau kau tanya Clara?" tanya Calvin.
"Memang nya apa yang kau tahu tentang aku? Walaupun aku memang suka udang, tapi itu tidak bisa membuktikan kalau kau adalah kakak aku." kata Clara dengan cepat.
"Rahasia besar?" tanya Harry dengan bingung. Rahasia apalagi yang Clara sembunyikan padanya.
"Memang apa kak rahasia Clara?" tanya Harry yang sudah penasaran.
"Rahasia apa? A-Aku tidak punya rahasia apapun." kata Clara yang sudah mulai gugup dan memiliki firasat buruk.
"Apa kau yakin?" tanya Calvin tersenyum melihat Clara sudah mulai gugup.
"Kita bicarakan nanti saja setelah selesai makan. Anak-anak sudah kelaparan." kata Reyna menghentikan ke tiga saudara itu untuk membicarakan nanti saja.
"Baiklah." kata Calvin langsung membawa kakeknya duduk di kursi dan Calvin duduk di sebelah Richie.
"Ini kek, aku sudah buat bubur dan ayam yang sudah di giling halus untuk kakek makan." kata Rayna mengasih bubur pada kakek.
__ADS_1
"Terima kasih."
"Apa yang kau lihat? Ayo makan, nanti kau tidak kebagian jatah makan mu." kata Reyna melihat Clara hanya diam saja.
Clara langsung tersadar dan memakan nasinya.
30 menit kemudian semuanya sudah selesai makan malam. Kakek langsung duduk di sofa sambil nonton TV bersama Calvin, Harry, Clara dan Richie.
Rachel selesai makan langsung mengerjakan gambarnya, sedangkan Rayna dan Reyna membersihkan meja dan cuci piring.
"Oh ya, Reyna. Bagaimana dengan informasinya? Apa kamu sudah mendapatkan nomor orangnya?" tanya Calvin.
"Tenang saja, Hanya tinggal tunggu orang nya datang ke sini saja." kata Reyna dengan santai.
"Datang ke sini? Memangnya orangnya mau datang ke sini?" tanya Calvin dengan terkejut.
"Ya. Tunggu saja, paling sebentar lagi juga akan datang." kata Reyna dengan santai.
Clara bingung dengan percakapan Reyna dan Calvin. Apa yang sedang mereka bicarakan?
Calvin dan Harry terkejut mendengar perkataan Reyna kalau orang yang membeli rumah mereka sebentar lagi akan datang ke sini. Bukankah itu terlalu cepat?
Belum sampai 6 jam Reyna sudah mendapatkan orang yang beli rumah mereka. Bahkan mereka tidak melihat Reyna menelpon seseorang atau memegang Hp nya.
Kira-kira siapa itu?
Siapa yang membeli rumah orang tua Calvin?
T.B.C
__ADS_1