
Pagi hari di kediaman rumah Felicia. Felicia sedang berdandan cantik, berpakaian dress dan membuatnya menjadi anggun dan menawan.
Felicia ingin pergi ke rumah Ren yaitu kediaman Ryuujin tentu saja Felicia harus berpakaian yang bagus sup;aya mendapatkan perhatian dari Ren dan orang tua Ren.
"Sepertinya dress ini baru bagus. Aku sudah tidak sabar bertemu dengan Ren." kata Felicia dengan senang.
"Akh... aku lupa beli lipstik ku. Mendingan aku pergi beli dulu baru ke rumah Ren. Jika aku tidak pakai lipstik pasti orang tuanya menganggap aku tidak sopan." Felicia menepuk jidatnya sendiri.
Felicia langsung saja pergi ke mall beli lipstiknya. Felicia bilang sama mamanya kalau dia akan menyusul karena dia mau keluar.
"Ma, Fel keluar sebentar ya." kata Felicia.
"Kau mau kemana Fel? Nanti kita akan ke kediaman Ryuujin." kata Mama Felicia melihat Felicia sudah mau pergi.
"Ingin membeli sesuatu ma. Nanti Fel akan pergi ke kediaman Ryuujin sendirian." kata Felicia langsung saja pergi tanpa mendengar perkataan mamanya.
Mall Alexander
"Kak, apa lipstik ini ada?" tanya Felicia.
"Merek ini masih ada kak. Apa kakak mau 1?" tanya pegawai.
"Iya satu kak." kata Felicia.
"Kita ada promo baju kak. Apa kakak ingin membeli baju?" tanya pegawai.
Felicia berpikir sebentar dan melihat jamnya ternyata masih terlalu awal untuk pergi ke kediaman Ryuujin.
"Boleh kak. Apa bajunya bagus?" tanya Felicia mengangguk.
"Ini bajunya bagus kak, bahannya sangat bagus. Sekarang lagi diskon 30%, jika kakak punya kartu member maka akan mendapatkan diskon 10% lagi." kata Pegawai.
"10%? Bukankah biasanya diskonnya 5% ya?" tanya Felicia dengan bingung. Felicia adalah pelanggan di toko tersebut karena dia selalu membeli barang di toko tersebut, jadi dia agak bingung kenapa diskon membernya 10% bukan 5%.
"Diskonnya khusus untuk baju ini kak." kata pegawai.
"Baiklah kak. Aku akan membeli baju ini apa ada warna lain? Warna ini aku kurang suka." kata Felicia tidak suka dengan warna bajunya.
"Ada kak." pegawai itu langsung memperlihatkan warna baju lainnya.
"Aku pilih yang ini kak." kata Felicia melihat baju warna biru seperrtinya bagus karena bajunya terang.
__ADS_1
"Baik kak. Apa ada yang lain?" tanya pegawai.
"Tidak ada. Aku bayar pakai kartu saja dan pakai kertu member." kata Felicia mengeluarkan dompetnya.
"Baik kak. Silakan ikut saya."
Felicia langsung saja membayar belanjaannya. Setelah sampai kasir dan membayar, langsung saja ada lelaki yang masuk ke dalam dengan baju yang kotor.
"Maaf tuan, anda tidak boleh masuk." kata satpam di depan.
"Kenapa? Aku kesini ingin membeli baju. Bukan melakukan pemberontakan." kata Lelaki itu masuk kedalam.
"Siapa lelaki jorok itu? Beraninya masuk kedalam toko. Jangan bilang kalau dia ingin melakukan kekerasan disini." gumam Felicia jijik melihat lelaki kotor seperti bau sampah.
"Pagi tuan. Ada yang bisa saya bantu." kata pegawai yang melayani Felicia.
"Tunggu! Bukankah kau akan melayaniku. Kenapa kau malah melayani dia?!" kata Felicia merasa kesal melihat pegawai yang barusan akan melayaninya.
"Apakah kakak ingin belanja lagi? Bukankah saya sudah melayani kakak sampai kakak membayar semua belanjaan kakak." tanya pegawai dengan bingung.
"Aku belanja memang sudah selesai, tapi tugas kau masih belum selesai sampai menemaniku sampai ke depan toko. Apa begini tugas kau sebagai pegawai." kata Felicia dengan mengsilangkan kedua tangannya menatap kesal pegawai itu.
"Baiklah kak, saya akan mengantarkan kakak ke depan." kata pegawai.
"Mohon tunggu sebentar tuan." kata pegawai memohon maaf pada lelaki itu. Lelaki itu hanya mengangguk dan menatap Felicia dengan datar. Felicia yang melihat lelaki itu menatapnya langsung menatap tajam lelaki itu.
"Apa yang kau lihat? Jangan melihatku dengan tatapan yang menjijikan kau itu." kata Felicia.
Pegawai itu melihat Felicia seperti marah pada lelaki ini maka pegawai itu dengan cepat membawa Felicia keluar dari toko.
"Apa nona merasa terganggu dengan kehadiran aku?" tanya lelaki melihat ke Felicia.
"Bagaimana aku tidak terganggu dengan penampilan yang menjijikan kau itu. Bahkan kau sangat bau." kata Felicia menutup hidungnya.
"Aku bahkan tidak ada menganggu nona. Jika memang aku bau maka aku akan meminta maaf sama nona." kata Lelaki itu menunduk kan kepalanya.
"Aku bahkan tidak mau melihat wajah kau itu." kata Felicia langsung saja menendang kaki lelaki itu dan mendorongnya sampai jatuh.
Semua orang disana terkejut dengan perlakuan Felicia. Pegawai yang melihat itu langsung menghentikan Felicia agar tidak bertengakar dengan lelaki itu. Pegawai lain segera membantu lelaki itu berdiri.
Satpam yang melihat Felicia ingin memberontak langsung saja menarik Felicia keluar.
__ADS_1
"Nona anda silakan keluar. Anda menganggu orang lain." kata Satpam menarik Felicia keluar.
"Apa kau bilang?? Yang seharusnya kau keluar dengan paksa itu lelaki busuk itu bukan aku. Aku langganan di toko ini, jadi kau tidak punya hak untuk mengusirku." kata Felicia tidak menerima jika dia yang ditarik keluar dari toko.
"Jika nona tidak keluar dari toko, maka saya akan melakukan kekerasan." kata Satpam tanpa takut dengan Felicia.
"Kau cuma hanya satpam beraninya menantangku." teriak Felicia yang sudah ditarik di luar toko.
"Jika nona masih melakukan kekerasan di toko ini maka saya tidak akan segan dengan nona." kata Satpam itu menatap datar.
"Awas saja kau. Kau akan tau akibatnya jika berani melawanku." kata Felicia. Felicia sebenarnya ingin melawan tapi dia tidak punya waktu karena ingin pergi ke rumah Ren.
"Apa anda tidak apa tuan?" tanya pegawai mengasih minum untuk lelaki itu.
"Tidak apa. Terima kasih." kata lelaki itu minum air.
"Apa disini ada baju biasa untuk lelaki?" tanya Lelaki langsung saja dengan inti.
"Ada. Silakan ikut saya." kata Pegawai memandu lelaki itu ke baju lelaki.
Lelaki itu melihat baju lelaki dan setelah lumayan lama melihat langsung saja memilih baju dan celana jin.
"Aku pilih ke dua ini saja kak. Saya akan langsung bayar pakai kartu." kata lelaki itu.
"Baik tuan. Silakan ikut saya." kata Pegawai itu.
Setelah di kasir lelaki itu mengeluarkan kartu VIP toko tersebut membuat semua karyawan di situ terkejut.
"Ini kak kartu VIP aku dan ini kartu debit aku." kata Lelaki mengasih ke kasir.
"Ba-baik tuan. Tunggu sebentar." kata pegawai agak terbata karena terkejut lelaki yang sangat kotor itu ternyata adalah salah satu VIP di toko mereka.
Setelah pembayaran selesai. Lelaki itu mengambil bajunya dia bertanya, " Apa aku boleh meminjam sebentar tempat baju ganti disini?"
"Boleh tuan. Silakan ikut saya." kata pegawai memandu lelaki itu ke tempat ganti baju.
Setelah 10 menit lelaki itu mengganti bajunya dan langsung keluar. Semua orang terkejut melihat lelaki yang tadi sangat jorok dan jijik sekarang seperti lelaki tampan dan menawan membuat semua wanita disana terpesona dengan penampilannya.
Lelaki itu tidak memperdulikan orang lain menatapnya dan langsung saja keluar dari toko.
Setelah lelaki itu masuk ke dalam mobilnya, dia langsung membuka ponselnya dan memberikan pesan pada seseorang bahwa misinya selesai. Sesudah pesan itu terkirim lelaki itu langsung jalan dan meninggalkan mall.
__ADS_1