Gadis Culun Dan Lelaki Tampan

Gadis Culun Dan Lelaki Tampan
CH.129 - TERBONGKARNYA SIFAT ASLI FELICIA


__ADS_3

"Tidak mungkin!!!!!" teriak Felicia tidak percaya apa yang dibilang Ren.


"Kenapa kau malah berteriak? Berisik tau." kata Ren menatap tajam Felicia.


"Bilang apa yang kau bilang itu bohong Ren. Tidak mungkin kau berpacaran dengan gadis ini." kata Felicia tidak memperdulikan Ren yang menatapnya dengan tajam bahkan Felicia ingin mengetahui tentang hubungan Ren dengan Reyna.


"Kenapa aku harus berbohong? Karena apa yang aku bilang adalah kebenaran kalau aku memang pacar Rey." kata Ren dengan dingin.


"Bukankah kita akan bertunangan? Kenapa kau malah berpacaran dengan gadis lain?" tanya Felicia sudah berkaca-kaca dan ingin menumpahkan butiran matanya.


"Tapi aku tidak pernah menyetujuinya bukan. Bahkan aku sudah bilang padamu pada saat pesta waktu itu kalau aku tidak pernah menyetujui bertunangan denganmu. Apa kau ingin aku bilang dengan jelas sekali lagi?" kata Ren dengan dingin.


Orang tua Felicia terkejut mendengar perkataan Ren kalau dia tidak pernah setuju bertunangan dengan putri mereka.


"Ren, apa maksud mu? Kau menolak pertunangan ini?" tanya pak William menatap Ren.


"Ya. Aku menolaknya." jawab Ren datar.


"Di tambah lagi aku sangat tidak suka dengan sifat Felicia pak William. Dia sangat egois dan tidak punya sopan satun pada orang lain. Bagaimana aku bisa menerimanya sebagai tunangan ku jika dia sangat memilih dan melihat menilai orang lain dari penampilan." sambung Ren.


"I-itu tidak benar Ren. Aku tidak mungkin melakukan itu padamu dan orang lain." kata Felicia mengelak.


"Terus lah berbohong Fel. Kau akan kena resiko jika kau berbohong pada keluargaku." kata Ren dengan dingin.


"A-aku tidak berbohong. Aku mengatakan yang sebenarnya." kata Felicia dengan cepat dan gugup.


Ren melihat Felicia sudah keluar keringat dingin hanya tersenyum kecil. Ren sudah tau kalau Felicia pasti takut akan ketahuan sifat aslinya pada keluarga Ryuujin.


"Terserah padamu jika tidak ingin mengaku. Paling juga akan terbongkar." kata Ren dengan datar.


"Apa maksud kau Ren? Apa kau ingin mengatakan kalau putri om adalah anak yang tidak memiliki sopan santun? Fel selalu sopan pada semua orang, bahkan lebih menghormati keluarganya." kata pak William tidak menerima jika Ren mengatakan hal buruk pada putrinya.

__ADS_1


"Benar Ren. Kau tidak boleh bicara begitu pada Felicia." kata istri William mendukung putrinya.


Mama Felicia tau kalau putrinya suka menghambur uang untuk kemewahan dan kecantikannya, tapi dia tidak percaya kalau Felicia tidak menghormati orang lain karena mamanya tidak pernah melihat putrinya di luar rumah.


"Jika aku bisa membuktikannya apa yang akan om dan tante lakukan?" tanya Ren.


"Membuktikan apa?" tanya Tuan William.


"Membuktikan kalau putri anda bukan orang yang baik." kata Ren.


"Bagaimana jika apa yang kamu katakan ada yang tidak benar?" tanya Tuan William.


"Jika aku berbohong maka aku akan berjanji akan menerima pertunangan ini dan akan mencintai Felicia seumur hidup ku." kata Ren dengan berani.


"jika kau menerima pertunangan ini bagaimana dengan pacarmu?" tanya Tuan William.


"Aku akan putus dengannya bahkan aku akan berjanji takkan pernah bertemu dengannya lagi." jawab Ren dengan senyum.


Tuan William beneran sangat ragu apa yang dikatakan oleh Ren apakah benar jika putrinya tidak pernah menghormati orang lain.


Apalagi Tuan William melihat Ren sangat percaya diri apa yang dikatakannya seperti merasa dia memiliki bukti yang kuat.


"Ren." kata Aizen.


"Kenapa Pa?" tanya Ren ke papanya yang dari tadi diam langsung angkat bicara.


"Dari pada kau bicara basa-basi yang tidak penting mendingan buktikan saja langsung tidak usah banyak bicara." kata Aizen dengan datar.


"Maaf Pa. Ren sangat suka melihat wajah Felicia yang gugup dan ketakutan itu." kata Ren dengan senyum melihat Felicia sudah sangat gugup.


"Tuan William, karena tuan William sudah datang ke sini bersama istri dan putri anda. Aku ingin mengatakan sesuatu pada tuan dan nyonya." kata Aizen.

__ADS_1


"Apa pak Ryuujin?" tanya Pak William.


"Aku ingin membatalkan pertunangan Ren dan Felicia." kata Aizen dengan intinya.


"Kenapa pak? Apakah putri saya melakukan sesuatu pada kalian?" tanya pak William.


"Pertama pak William ingat janji aku bahwa aku sudah memberikan waktu untuk putri anda semenjak SMP untuk pertunangan dengan Ren dengan syarat Felicia harus mendapatkan cinta dan meluluhkan Ren?" tanya Aizen.


"Saya ingat pak. Bukankah mereka masih seperti biasa?" tanya Pak William.


"Memang benar. Tapi sayangnya Ren tidak bisa mendapatkan hati dan cinta Felicia. Bahkan sekarang Ren sudah punya pacar, bukankah itu artinya Felicia sudah gagal mendapatkan Ren." kata Aizen dengan datar membuat suami istri William terdiam.


Felicia yang duduk diam langsung mengangkat kepalanya melihat ke Aizen seperti merasa akan terjadi sesuatu yang buruk baginya


"Dan yang kedua aku sangat kecewa dengan perlakuan putri kalian yang tidak bisa sopan dengan orang lain. Bukankah tadi kalian melihatnya sendiri? Pas Ren pulang Felicia langsung mengambil barang Ren dan membukanya tanpa izin didepan kita." sambung Aizen.


"Dengan kelakuannya barusan membuat aku kecewa dengan putri anda." kata Aizen dengan kecewa sambil memegang dahinya.


"Jika karena kelakuan putri saya barusan saya minta maaf Tuan. Tapi anda juga tidak boleh seperti ini juga hanya karena ini." kata Tuan William.


Aizen menghela nafasnya, dia merasa tidak ingin banyak bicara lagi dan mengeluarkan handphonenya.


"Kalian berdua bisa melihatnya sendiri kelakuan Putri kalian." kata Aizen memperlihatkan video ke tuan William.


Tuan William dan nyonya William melihat apa yang Tuan Aizen kasih kepada mereka. Setelah mereka melihat video itu mereka tidak percaya apa yang mereka lihat bahwa Putri mereka menghinanya karyawan dan meremehkan orang yang berpakaian rusuh. Bahkan bahkan orang itu ditendang dan dipukul oleh putri mereka.


Setelah Felicia yang melihat video yang dikasih oleh Tuan Ryuujin sangat terkejut dan mulai bergetar ketakutan. Bahwa bahwa Tuan Ryuujin memiliki video yang barusan dilakukannya pada pria kotor seperti kampungan.


"Satu hal yang ingin aku katakan bahwa video itu bukan edit ataupun drama. ini adalah video asli dari toko yang barusan dia pergi belanja sebelum datang ke sini." kata Aizen dengan datar.


"Apa ada lagi yang mau anda katakan Tuan William atau nyonya William?" tanya Aizen.

__ADS_1


Tuan William dan nyonya William sudah tidak bisa berkata apa-apa lagi. Mereka sangat kecewa dengan Putri mereka sendiri. Mereka tidak menyangka bahwa Putri mereka yang sangat baik dan patuh yang mereka sayangi di rumah sangatlah tidak menghormati orang lain.


__ADS_2