Gadis Culun Dan Lelaki Tampan

Gadis Culun Dan Lelaki Tampan
CH. 248 - MENJAHILI REN


__ADS_3

Rachel dan Richie sudah bangun dan turun ke bawah untuk sarapan bersama Rayna.


"Pagi, Aunty.." Rachel yang baru saja turun ke bawah melihat Reyna yang sedang makan langsung menghampiri Reyna.


"Pagi, Rachel. Apa Rachel mau makan juga?" tanya Reyna.


"Mau..." Rachel langsung duduk di sebelah Reyna. Reyna langsung mengasih sarapan untuk Rachel.


"Ren kemana, Rey?" tanya Rayna tidak melihat Ren.


"Masih tidur." jawab Reyna.


"Tidur? Tapi dia tidak ada di kamarnya." kata Rayna dengan bingung.


"Ren tidur di kamar aku." kata Reyna.


"Ren tidur lagi di kamar mu? Sudah selama 3 hari ini Ren tidur terus di kamar mu." kata Rayna dengan terkejut mendengar kalau Ren tidur di kamar Reyna.


"Ya. Gara-gara dia aku jadi tidak bisa tidur nyenyak dan terpaksa bangun." kata Reyna.


"Tenang saja, nanti aku akan membalas perbuatannya." kata Reyna dengan senyum.


"Apa Uncle masih tidur Aunty?" tanya Rachel.


"Ya. Kenapa? Apa Rachel ingin membangunkan Uncle?" tanya Reyna dengan senyum.


"Aunty, apa boleh aku  menjahili Uncle?" tanya Rachel.

__ADS_1


"Rachel, tidak boleh menjahili Uncle yang masih istirahat." kata Rayna dengan cepat. Rayna agak terkejut mendengar Rachel ingin menjahili Ren.


"Kenapa kau ingin menjahili Uncle?" tanya Reyna.


"Rasanya ingin saja. Karena Rachel melihat Uncle selalu membuat Aunty lelah dan marah." kata Rachel ambigu.


"Benarkah? Kalau begitu selesai makan kita ke kamar Aunty. Apa yang ingin Rachel lakukan padanya?" tanya Reyna dengan semangat karena Rachel berpihak padanya.


"Nanti Rachel kasih tahu."


Selesai sarapan, Reyna dan Rachel di ikuti oleh Richie ke kamar Reyna untuk memberikan pelajaran pada Ren.


Sedangkan Rayna masih di dapur membersihkan piring. Awalnya Rayna tidak ingin Rachel menjahili Ren, tapi karena melihat kasihan pada Reyna, mau tidak mau Rayna menyetujuinya.


Sampai kamar, Reyna melihat Ren yang masih tidur sambil memeluk guling. Reyna yang melihat Ren tidur dengan nyenyak membuatnya marah.


"Kau memang yang terbaik.... Hum..." Ren tersenyum bergembira.


'Terbaik? Bukannya terbaik, tapi yang terburuk. Awas saja kau, aku akan membalas 100 kali lipat.' batin Reyna dengan Ren karena dia bermimpi indah dengannya tapi dirinya sendiri yang terbangun karenanya.


"Rahcle, ayo kita lakukan." kata Reyna.


"Apa yakin tidak apa Aunty? Nanti Uncle tidak marah kan?" tanya Rachel dengan ragu.


"Tidak apa. Dia tidak akan marah jika kalian yang melakukannya." kata Reyna dengan senyum.


"Apa aku juga melakukannya Aunty?" tanya Richie.

__ADS_1


"Tentu saja."


Rachel, Richie dan Reyna langsung melakukan aksi mereka. Ren yang tidur dengan nyenyak sama sekali tidak tahu kalau Reyna dan di kembar sedang melakukan sesuatu pada mereka.


30 menit kemudian Reyna dan si kembar keluar kamar.


"Kalian ngapain saja di kamar? Kenapa lama sekali?" tanya Rayna melihat Reyna dan anak nya baru turun.


"Tentu saja menghias Ren." jawab Reyna santai.


"Menghias?" tanya Rayna dengan bingung.


"Nanti kau juga tahu. Oh ya, aku ingin pergi ke suatu tempat. Apa kalian mau ikut?" tanya Reyna.


"Kemana Aunty?" tanya Rachel.


"Ke tempat indah." jawab Reyna.


"Mau... " Rachel dengan semangat.


"Bagaimana dengan Ren? Apa kita pergi bersama nya?" tanya Rayna.


"Biarkan saja mesum itu." kata Reyna.


"Mesum?" kata Rayna dengan bingung.


Reyna dan yang lain bersiap untuk pergi ke suatu tempat. Sedangkan Ren masih tidur dengan nyenyak seperti tidak mau bangun di kasur Reyna.

__ADS_1


T.B.C


__ADS_2