Gadis Culun Dan Lelaki Tampan

Gadis Culun Dan Lelaki Tampan
CH.87 - DESIGNER PHOENIX


__ADS_3

‘Kenapa dia ingin cari masalah denganku? Apa hanya karena penampilan aku?Jika iya, maka kau akan tau akibatnya jika berani mencari masalah denganku.’ batin Reyna menatap tajam Stella.


“Apa masih terasa panas?” tanya Mimi mengasih tisuue basah dingin ke muka Reyna.


“Tidak. Terima kasih.” jawab Reyna.


Reyna langsung membuka jaketnya karena bajunya juga kena sedikit.


“Maaf atas kelakuan teman aku.” kata Mimi menundukkan kepalanya pada Reyna. Mimi tau kalau Stella sengaja melakukan itu pada Reyna.


“Kalau mau jaketmu aku bantu cuci.” kata Mimi dengan pelan.


“Kenapa harus kau cuci Mi. Jaketnya hanya kajet murahan, palingan kasih uang saja untuk beli jaket baru untuknya.” kata Stella dengan sinis.


“Apa begitu cara mu berbicara dengan orang?” tanya Max menatap tajam Stella.


“Stella, kau tidak boleh bicara begitu dengannya. Kau menumpahkan minum padanya bukannya meminta maaf dan membantunya malah diam saja.” kata Mimi merasa kesal dengan temannya.


“Kau telalu baik dengannya Mi. Hanya kasih uang ganti jaketnya saja dengan yang baru kenapa harus meminta maaf.” kata Stella dengan sinis.


“Apa kau yakin ingin menggantikan jaket aku?” tanya Reyna menatap Stella.


“Tentu saja. Berapapun harganya akan aku bayar.” kata Stella dengan santai.


Reyna tersenyum mendengar Stella akan membayarkan berapapun harga jaketnya. “Aku rasa tidak usah di ganti baru. Karena bajunya juga tidak begitu mahal.” kata Reyna dengan pelan.


“Kau jangan berpikir kalau aku tidak sanggup membeli jaket kau itu. Berikan harganya kepada aku.” kata Stella melihat Reyna seperti meremehkannya tidak bisa menggantikan jaketnya.


“Bukan itu. Hanya saja aku tidak ingin masalah seperti ini diperpanjang. Bukankah aku sudah mengatakan tidak usah menggantikannya. Kenapa kau memaksa aku untuk membuka harganya untuk menggantikan jaket aku.” kata Reyna dengan pelan.


“Jangan meremehkan aku. Biar aku lihat jaket kau.” kata Stella melihat jaket Reyna tidak memiliki logo design langsung melemparkan ke Mimi.


“Ternyata jaket kau hanya jaket murahan. Bahkan tidak ada logo designnya. Apa mungkin kau membeli di pasar murahan?” tanya Stella menatap meremehkan Reyna.


Reyna hanya terseyum melihat Stella seperti meremehkannya. “Apa kau sangat yakin ingin membayar jaket aku dengan harga berapapun?” tanya Reyna dengan senyum.


“Tentu saja. Sekarang buka harganya.” kata Stella.


Awalnya Reyna tidak ingin dia menggantikan jaketnya. Reyna sudah tau pasti wanita di depan yang bernama Stella ini pasti tidak akan bisa membayarnya jika dia membuka harganya asli jaketnya.


Reyna sangat tidak ingin dia menggantikannya karena jika dia tau harga asli jaketnya yang ada dia semakin menjadi meremehkannya dan tidak akan percaya.

__ADS_1


“Kenapa? Cepat buka harganya.” kata Stella dengan cepat.


“Harga jaket itu 50 juta. Apa kau bisa menggantikannya?” kata Reyna dengan santai.


“APA!!!” teriak Stella dan Mimi mendengar kalau harga jaket yang jelek itu harga 50 juta. Bahkan Max juga terkejut mendengar harganya.


“Kau jangan bohong dengan aku! Apa kau ingin merampok aku?” teriak Stella dengan marah.


“Kenapa aku harus berbohong? Kenapa kalian tidak lihat saja logo jaket aku.” kata Reyna dengan santai meminum teh.


“Jaket kau itu tidak ada logo. Bagaimana bisa kau bisa bilang kalau jaket kau itu berharga 50 juta?” kata Stella dengan marah.


Mimi melihat jaket Reyna memang tidak ada logo, tapi Mimi memegang bahan jaket itu sepertinya bukan bahan murahan, seperti dibuat bahan berkualitas.


“Em… Stell…” kata Mimi.


“Ada apa?” tanya Stella.


“Aku merasa jaket ini sepertinya berbahan yang sangat berkualitas. Bahannya sangat lembut dan nyaman. Aku rasa bahannya kain ini bukan dipakai bahan biasa.” kata Mimi memegang jaket itu berkali kali.


“Apa kau yakin?” tanya Stella dengan terkejut.


Mimi dan Stella terkejut dengan perkataan Reyna.


“I-iya aku designer.” kata Mimi yang masih terkejut.


“Ja-jadi ini beneran kalau jaket ini bahannya berkualitas?” kata Stella yang mulai gugup.


“Yup. Bahan sangat berkualitas.” kata Reyna dengan senyum.


“Ka-kalau boleh tau siapa designer baju ini siapa ya?” tanya Mimi yang penasaran.


“Bukankah disana ada logonya?” tanya Reyna.


“Kau jangan lihat di leher bajunya. Kau lihat di dalam jaket jahitan sebelah kanan.” kata Reyna.


“Jahitan sebelah kanan.” kata Mimi melihat ada memang ada logo dijahit langsung. Mimi melihat logo tersebut langsung matanya terbelalak melihat logo itu.


“Lo-Logo ini…..” kata Mimi yang sudah mulai gemetaran dan wajah pucat melihat logo designernya.


“Kenapa Mi? Biar aku lihat, kenapa kau ketakutan begitu?” tanya Stella melihat Mimi sudah gemetaran dan melihat logo designernya. Begitu melihat logo Designernya mata Stella juga gemetaran bahkan tidak percaya apa yang dilihatnya.

__ADS_1


“Kenapa kalian diam? Bukankah kalian sudah melihat logo designernya?” tanya Reyna dengan senyum tipis melihat Mimi dan Stella hanya diam saja.


“I-ini pasti logo palsu kan. Apa kau pikir aku percaya kalau ini adalah logo asli.” kata Stella dengan cepat.


“Salah atau tidak itu adalah logo asli. Jika kau tidak percaya, silakan kau cari di internet apakah logo itu palsu atau tidak.” kata Reyna dengan senyum.


Stella langsung cepat mengambil hp nya dan mencari di internet. Sedangkan Mimi hanya diam saja dan tidak bergerak karena dia tau jaket itu pasti asli karena dari bahannya dan logo itu langsung dijahit tangan sudah terbukti kuat bahwa itu adalah logo asli.


Stella melihat logo di internet langsung tersenyum dan memperlihatkan pada Reyna.


“Lihat ini adalah logo asli. Sedangkan logo kau ini sangat berbeda dengan yang asli.” kata Stella memperlihatkan pada semua orang.


“Ini memang logo designer nya? Terus kenapa?” kata Reyna melihat logo di internet memang benar.


“Kau jangan berkhayal lagi. Bukankah logo yang aku kasih lihat di internet ke kau itu asli, sedangkan di jaket kau itu berbeda dengan yang di internet.” kata Stella.


“Bukankah itu bukan logo asli? Bagaimana mungkin kau bilang jaket kau itu dibuat oleh designer Phoenix yang terkenal itu? Sedangkan gambar yang di internet dan jaket sangat berbeda.” sambung Stella menatap marah Reyna.


“Logo di Hp kau memang asli benar logo designer Phoenix…..” kata Reyna langsung dipotong oleh Stella.


“Benar kan kata aku, kau jangan macam-macam dengan aku hanya karena logo kau persis seperti logo Phoenix tapi sangat berbeda dengan di internet.” kata Stella.


“Memang benar logo di internet itu adalah logo asli designer Phoenix. Sedangkan di jaket aku juga asli designer Phoenix.” kata Reyna dengan senyum mengulang katanya.


Stella ingin bicara tapi langsung dipotong oleh Reyna. “Di internet memang benar logonya, tapi yang membuat baju di internet itu bukan Phoenix tapi orang lain, tapi designer bajunya dibuat oleh Phoenix sendiri. Sedangkan jaket aku benar asli punya designer Phoenix dan designer Phoenix sendiri yang membuatnya. Maka dari itu logo yang di internet dan punya jaket aku berbeda.” Jelas Reyna dengan santai.


“I-itu tidak mungkin!!” teriak Stella yang mulai ketakutan dan gugup.


“Karena designer Phoenix buat baju dengan bahan sangat berkualitas, maka dari itu dia tidak ingin membiarkan orang lain merusak bahan itu. Oleh karena itu dia akan menjahitnya dengan tangannya sendiri bahkan dengan logo yang susah, supaya orang lain tidak dapat menirunya. Bahkan harganya bisa 5x sampai 10x lipat dari pada baju biasa yang dia design dibuat oleh orang lain.” jelas Reyna dengan pelan.


_________________________________________________________


Perbedaan logo di INTERNET & JAKET REYNA


LOGO DI INTERNET



LOGO DI JAKET REYNA


__ADS_1


__ADS_2