Gadis Culun Dan Lelaki Tampan

Gadis Culun Dan Lelaki Tampan
CH. 145 - TAMAN BERMAIN


__ADS_3

Reyna, Rachel, Richie dan Yuna sudah sampai taman bermain.


"Mommy, Rachel ingin main itu." kata Rachel menunjuk ke ayunan yang berputar-putar.


"Baiklah. Apa Richie juga ingin bermain juga?" tanya Reyna.


Richie mengangguk karena juga penasaran dengan ayunan itu. Akhirnya Reyna mengajak Rachel dan Richie naik Sky Swinger.


"Apa kau juga mau mencobanya Yuna?" tanya Reyna.


"Ya. Karena aku tidak pernah naik ini. Jadi aku juga penasaran." kata Yuna.


Akhirnya mereka berempat baik Sky Swinger dengan semangat. Reyna dan yang lain juga mencoba beberapa permainan di taman bermain.


Setelah beberapa mereka bermain dengan puas selama 2 jam-an. Akhirnya Reyna menyuruh Rachel dan Richie untuk istirahat sebentar. Sedangkan Yuna pergi beli minuman dingin untuk Reyna, Rachel dan Richie.


"Nanti kita mencoba apa lagi?" tanya Reyna ke Rachel.


"Rachel mau mencoba itu." kata Rachel menunjuk ke arah orang berpakaian custom binatang.


"Bukankah itu tempat cosplay kartun dan anime?" tanya Yuna.


"Ya. Apa Rachel ingin mencoba cosplay?" tanya Reyna.


"Ya. Rachel ingin mencobanya. Sepertinya menyenangkan." kata Rachel mengangguk cepat dengan antusias.


"Setelah kita istirahat 10 menit baru kita pergi cosplay ya." kata Reyna.


"Baik mommy." Rachel patuh minum cola dengan enak.


"Richie apa juga mau mencobanya?" tanya Reyna.


"Aku ikut saja tante." kata richie dengan datar.

__ADS_1


Reyna mengajak Rachel dan Richie ke tempat cosplay. Rachel dengan antusias mencoba cosplay disana tidak lupa mengajak Reyna untuk berfoto bersama dengan cosplay lain.


Rachel memakai beberapa cosplay, jadi cinderella, putri tidur, minnie  mouse. Sedangkan Richie juga memakai cosplay pangeran dan mickey mouse supaya berpasangan dengan Rachel.


Reyna juga mengajak Rachel untuk bermain yang lain sampai Rachel puas. Richie hanya ikut apa yang ingin Rachel main dan menemaninya. Rachel memakan banyak makanan di taman hiburan, makan gula kapas, takoyaki, sate, dan cemilan lain.


Tanpa Reyna dan yang lain ada yang memantau mereka berempat dari jauh. Orang itu memantau Reyna dan yang lain dengan seksama dan mengambil beberapa foto aktivitas Reyna dan yang lain.


Sedangkan Reyna merasa tidak enak karena ada yang memantaunya dari jauh. Reyna merasa sangat risih melihat orang yang mengikuti dan memantaunya dengan Rachel yang lain.


Reyna seakan tidak melihat atau tidak peduli dengan orang yang memantaunya dari jauh. Tapi hatinya sangat tidak nyaman jika ada yang memantau, mengikuti atau menguntitnya.


Sudah selama 3 jam lebih Rachel bermain dengan puas. Reyna melihat jam sudah jam makan siang jadi Reyna menyuruh Rachel dan Richie untuk berhenti bermain dan pergi makan siang.


"Rachel. kita berhenti main dulu ya." kata Reyna setelah selesai bermain.


"Tapi Rachel masih ingin bermain mommy." kata Rachel merasa tidak puas bermain.


"Iya nanti kita main lagi. Tapi ini sudah mau siang. Kita makan siang dulu baru setelah itu main lagi ya. Tidak baik jika tidak makan, nanti perutmu akan keluar meminta isi." kata Reyna selesai bicara langsung mendengar suara dari perut Rachel. Rachel spontan memegang perutnya seperti meminta isi.


"Hehe... Iy mommy. Rachel tiba-tiba lapar." kata Rachel dengan senyum memegang perutnya.


"Kalau begitu kita cari makan siang ya. Kasihan tuan putri kelaparan." kata Yuna dengan senyum.


Reyna dan yang lian mencari makan siang. Setelah mereka telah menentukan apa yang ingin mereka makan, Reyna melihat lelaki yang mengikuti mereka juga masuk kedalam restoran yang mereka makan.


"Aku ke toilet dulu ya. Kalian makan saja duluan." kata Reyna.


"Tapi bukankah toilet di restoran ini ada juga?" tanya Yuna melihat Reyna ingin keluar dari restoran.


"Aku mau sekalian ingin beli sesuatu dulu. Kau jaga saja Rachel dan Richie disini." kata Reyna langsung pergi tanpa menunggu jawaban dari Yuna.


"Mommy kemana tante?" tanya Rachel melihat Reyna keluar.

__ADS_1


"Katanya ingin keluar beli sesuatu. Nanti juga kembali, kita makan dulu ya." kata Yuna dengan lembut.


Rachel hanya menurut dan makan dengan lahap. Sedangkan Richie melihat seorang lelaki yang mencurigakan keluar dari restoran setelah Reyna keluar dari restoran.


'Siapa orang itu? Kenapa mengikuti kami terus. Bahkan setelah tante Reyna keluar, orang itu juga keluar dengan cepat. Apa dia ingin mengikuti tante Reyna?' batin Richie melihat lelaki yang mengikuti mereka mengikuti Reyna setelah Reyna keluar.


Richie tau ada yang memantaunya dari jauh. Karena Richie tidak tau kenapa orang itu mengikutinya tapi Richie pura-pura tidak tau karena tidak ingin Rachel dan yang lain khawatir.


Reyna pergi kebelakang taman hiburan yang tidak banyak orang. Orang yang mengikuti Reyna pun bingung kenapa Reyna pergi kebelakang taman hiburan.


"Kenapa kau tidak keluar saja. Apa kau memiliki hobi sangat suka menguntit orang lain?" tanya Reyna.


Orang itu terkejut ternyata dia sudah ketahuan dengan Reyna. Orang itu masih berpikir apa dia harus keluar atau tidak.


"Apa kau sangat suka bersembunyi? Atau kau tidak suka orang lain melihat wajahmu." kata Reyna.


"Tenang saja. Disini tidak ada orang lain. Disini hanya ada kau dan aku saja. Kau keluar saja sendiri dengan temanmu itu." sambung Reyna melihat orang itu tidak mau keluar.


Akhirnya orang itu dengan temannya keluar dna mendekati Reyna.


"Sepertinya kalian suka dengan warna hitam." kata Reyna melihat 2 orang lelaki yang baju yang seba hitam.


"Apa kalian tau kalau pakaian yang kalian pakai sangat melocok dan mudah di ketahui orang. Sekarang aku ingin bertanya sama kalian berdua kenapa kalian mengikuti aku dan memantau aku dari jauh." sambung Reyna.


"Kenapa kalian diam? Jangan bilang kalau kalian bisu atau peka gitu. Sampai aku bertanya tidak di jawab." kata Reyna melihat mereka tidak menjawab atau bicara sedikitpun.


"Oh, kalian jangan khawatir karena aku tidak akan memanggil satpam ke sini karena aku kesini hanya ingin bicara dengan kalian saja." kata Reyna melihat mereka sepertinya sangat waspada.


"Kapan kau tau kalau kita memantau kalian?" tanya lelaki itu akhirnya keluarkan suaranya.


"Semenjak kalian masuk ke taman hiburan ini." jawab Reyna dengan santai.


Kedua lelaki berbaju hitam itu sangat terkejut mendengar Reyna sudah mengetahui keberadaan mereka dari awal.

__ADS_1


"Kalian berdua kasih tau akau siapa yang menyuruh memantau kami dari jauh. Tidak usah khawatir karena aku tidak akan memberitahu siapapun. Karena aku sendirian disini karena ingin mengetahui apa tujuan kalian berdua ingin mengikuti kami." kata Reyna supaya ke dua lelaki itu tidak waspada atau takut jika Reyna memberitahu orang lain.


__ADS_2