Gadis Culun Dan Lelaki Tampan

Gadis Culun Dan Lelaki Tampan
CH. 99 – KECANTIKAN DAN PESONA MU HANYA MILIKKU SEORANG


__ADS_3

“Ren dimana? Apa dia sudah didalam?” tanya Felicia dengan antusias.


“Em…. Ren…..” Carlos langsung gugup.


“Kenapa? Apa terjadi sesuatu padanya?” tanya Felicia yang tiba-tiba merasa cemas.


“Tidak… Ren baik-baik saja….” jawab Carlos.


“Terus? Kenapa kalian begitu gugup?” tanya Felicia.


“Ren masih dalam perjalanan. Dia tiba-tiba ada urusan mendadak beberapa hari kemarin, jadi dia tidak datang bersama kita.” kata Andrew dengan cepat.


“Urusan apa? Kenapa aku tidak tau?” tanya Felicia.


‘Tidak tahu apa? Sejak kapan kau mau mengatur tentang Ren.’ batin Kai menatap sinis Felicia.


“Biasa… Kau tau kan Ren suka keluar kemana-mana.” kata Andrew dengan senyum.


“Baiklah. Jam berapa Ren akan datang ke sini? Harusnya dia kabarin aku dulu kalau datang terlambat. Kalau begini kenapa aku harus datang cepat jika Ren masih belum datang.” kata Felicia kesal yang membuat mereka semua terdiam.


“Mungkin sebentar lagi. Kau tunggu saja. Ren tidak akan menghilang atau diculik orang.” kata Andrew.


“Baiklah. Kalau begitu aku ke dalam dulu. Pastikan kalian panggil aku jika Ren sudah datang.” kata Felicia langsung masuk ke dalam.


“Akhirnya dia pergi juga.” kata Carlos langsung lega melihat Felicia sudah pergi.


“Benar. Dia benar-benar menyeramkan.” kata Elard


“Apa dia benar-benar menyeramkan? Aku bahkan melihat dia seperti anak kucing.” tanya Kai dengan santai.


“APA! Siapa yang kau bilang Felicia seperti anak kucing. dilihat dari luar memang seperti anak kucing tapi jika sekali marah seperti langsung mencakar mangsanya.” kata Adelard dengan cepat.


Andrew dan Kai hanya tersenyum mendengar kata Adelard. Dia masih belum tau kalau pacar Ren lebih menakutkan dibandingkan Felicia.


Andrew melihat mobil yang familiar datang mendekat ketempat mereka. Andrew langsung tau kalau itu adalah mobil Ren.


“Sepertinya pangeran lakinya sudah datang.” kata Andrew melihat mobil Ren mendekat.


“Seperti biasa dia punya mobil yang bagus. Bahkan semua orang kagum melihat mobilnya.” kata Carlos.


Mobil mewah itu berhenti didepan pintu. Semua orang langsung saja mendekati mobil tersebut ingin melihat seperti apa pemilik mobil mewah tersebut.

__ADS_1


Seorang lelaki tampan dengan kemeja yang kedua kancing diatas di sengaja dibuka supaya nampak ketampanannya membuat semua wanita terpesona dengannya. Lelaki itu langsung saja keluar dan membuka pintu untuk wanitanya. Wanitanya keluar dengan anggun dan memancarkan keindahan dan kecantikan sampai semua orang disana menatap kagum dan terpesona terutama lelaki.


“Ren??” kata Carlos membulatkan matanya melihat Ren membawa seorang gadis cantik bersamanya.


“Siapa gadis itu?” tanya Aderald melihat kecantikan Reyna.


Reyna melingkarkan tangan di lengan Ren dan berjalan dengan anggun bersama. Semua orang terpana melihat pasangan ini. Ren dengan ketampanan dengan muka datar dingin tapi auranya sangat besar dan tinggi sampai semua wanita langsung terhipnotis melihatnya.


Sedangkan Reyna yang selalu memakai mengubah wajahnya yang culun menjadi sangat cantik. Reyna mengubah wajahnya sedikit dan pakai lensa kontak mata untuk mengubah warna matanya. Reyna memakai gaun panjang dan rambut yang dibiarkan terurai dan membuat rambut bergelombang menampilkan Reyna yang biasa terlihat culun sekarang seperti anggun dan terpesona.


“Sepertinya aku salah menyuruhmu berdandan cantik.” kata Ren dengan datar.


“Kenapa? Bukankah kau sendiri yang bilang padaku untuk berdandan cantik hari ini?” tanya Reyna dengan bingung.


“Tapi aku tidak ingin kecantikan kau dilihat oleh orang lain.” kata Ren yang mulai kesal menatap semua lelaki menatap kecantikan Reyna.


“Itu salah kau sendiri. Kau telah membuat Resiko besar yang bilang padaku untuk berdandan cantik.” kata Reyna dengan senyum melihat kelakuan Ren.


“Apa kita pulang dan mengubah penampilanmu?” tanya Ren yang sudah merasa cemburu melihat semua lelaki menatap wanitanya.


“Aku sudah bersusah payah berdandan, sekarang kau menyuruh aku mengubah penampilan aku lagi. Jangan harap aku mau. Kau jangan egois Ren” kata Reyna dengan menatap tajam Ren.


Ren dan Reyna langsung mendekati teman Ren yang dari tadi menunggu mereka berdua dan tentu saja Reyna melingkarkan tangan di lengan Ren, karena Ren tidak mau melepaskan tangan Reyna.


“Apa kabar kalian semua?” tanya Ren sambil mengasih kunci mobilnya pada satpam.


“Ren? Siapa gadis ini?” tanya Adelard menatap kecantikan Reyna.


“Apa dia saudara jauhmu?” tanya Carlos.


“Gadis disampingku ini pacarku. Namanya Reyna.” jawab Ren dengan datar sontak membuat ketiga temannya membulatkan mata mereka saking terkejutnya.


“APA!!!!” teriak Aderald, Carlos dan Elard bersamaan.


Ketiga temannya langsung menatap Reyna dari atas sampai bawah bahkan Aderald terpaku menatap kecantikan Reyna. Ren yang melihat Aderald menatap Reyna seperti sihir terpana dengan kecantikannya langsung saja menatapnya dengan sangat tajam.


“Apa yang kau lihat?! Jangan terus menatapnya!” teriak Ren memukul Aderald dengan keras.


“Aw…. Sakit…..” teriak Aderald.


 “Jangan coba menatap dengan mata kau itu. Akan aku bunuh kau jika kau masih menatapnya.” kata Ren menatap tatapan membunuh dan dingin.

__ADS_1


Semua temannya langsung terdiam dan ketakutan melihat tatapan tajam Ren Apa lagi Aderald langsung menciut.


“Apa kita tidak masuk kedalam? Jika kita disini nanti akan menganggu orang lain.” kata Reyna melihat banyak orang berdiri di depan pintu.


“OK. Kita masuk kedalam berdua. Biarkan status jomblo berlima ini disini.” kata Ren dengan senyum langsung masuk kedalam dengan Reyna.


Ke tiga teman Ren yang melihat Ren senyum dengan gadis disampingnya langsung terkejut dan menganga melihat Ren yang biasanya dingin dan datar langsung senyum didepan wanitanya.


“Andrew, apa benar itu Ren? Apa aku berhalusinasi melihat Ren tersenyum di depan seorang gadis?” tanya Carlos.


“Ya. dia memang beneran 100 persen Ren Ryuujin. Bukan orang palsu atau menyamar.” jawab Kai dengan datar.


“Apa kau pikir seorang seperti Ren akan tersenyum di depan seorang gadis?” tanya Aderald.


“Kau lihat sendiri buktinya didepan matamu sendiri.” jawab Kai dengan datar.


“Andrew mendingan kita masuk saja kedalam dari pada bicara tidak jelas dengan mereka.” kata Kai mengajak Andrew mengajaknya masuk kedalam.


“Apa maksud kau bicara tidak jelas?” tanya Carlos menatap tajam Kai.


“Bukankah benar apa yang aku bilang? Jika kalian tidak percaya kalau Ren mempunyai pacar kenapa kalian tidak tanya langsung padanya langsung dari pada kalian bicara yang tidak ada yang jelas.” jawab Kai langsung masuk ke dalam sama Andrew.


Sedangkan ke tiga temannya langsung terdiam dengan perkataan Kai. Setelah beberapa menit mereka bertiga juga ikut masuk ke dalam dan langsung bertanya pada Ren.


“Ren, Pergi ambil minum dulu yuk. Aku haus.” kata Reyna.


“Tentu.” jawab Ren dengan senyum.


Reyna dan Ren pergi ambil minum. Sedangkan Andrew dan Kai melihat mereka berdua sedang minum langsung saja mendekati mereka berdua.


“Ren.”


Ren mendengar ad yang memanggilnya langsung menoleh.


“Ren, aku rasa kau menjadi pemeran kedua disini.” kata Kai dengan senyum.


“Apa maksudmu?” tanya Ren dengan bingung.


“Dia mana mungkin tau karena dari tadi menatap Reyna saja tidak menatap yang lain.” kata Andrew dengan senyum.


“Apa yang kalian bicarakan dari tadi?” tanya Ren dengan bingung dengan pertanyaan temannya.

__ADS_1


__ADS_2