
***
Om bachtiar hanya mengusap punggung Sheryl dan membiarkan Sheryl meluapkan semua emosi yang sudah ia tahan dari kemarin
Mendengar suara tangis Sheryl mulai menghilang, om bachtiar mengurai pelukannya dan mengusap pipi Sheryl yang sudah basah “jangan menangis lagi ya” pinta om bachtiar ikut merasa sedih dengan luka yang di rasakan sheryl tapi ia tetap berusaha menampakan wajah tegarnya
“aku takut banget om, takut akan kehilangan anakku saat itu” ungkap Sheryl memberitahukan ketakutannya akan kehilangan anak yang baru ia lahirkan apalagi saat itu dengan mata kepalanya sendiri sheryl melihat regina melempar baby qiana seperti benda mati yang bisa di lempar begitu saja
Om bachtiar kembali memeluk Sheryl “sekarang ada om, om akan menjagamu dengan baik dan om juga sudah dengar kalau om arkana kamu sudah nyekap wanita itu. Biar nanti om yang akan beri wanita itu pelajaran untuk tidak kembali berulah” balas om bachtiar
Sheryl mengangguk dalam pelukan om bachtiar “Sheryl percaya sama om” ungkap Sheryl merasa yakin om bachtiar akan melindunginya sama seperti sebelumnya yang selalu melindungi dirinya dari apapun sejak dulu
Sheryl melirik sisi sebelah kanannya “anaku mana om” Sheryl mulai panik saat tak mendapati baby qiana ada di dekatnya
Om bachtiar menangkup wajah Sheryl dengan kedua tangannya “tenanglah Sheryl, dia aman. Dia hanya di bawa kakakkmu karena tadi terkejut saat kamu menangis” tekan om bachtiar agar sheryl tidak khawatir dengan anaknya
“iya om” balas Sheryl kembali tenang saat tahu anaknya di bawa kinan
“lebih baik kamu tidur ya” om bachtiar membaringkan tubuh Sheryl dan menyelimutinya sampai dada
Om bachtiar terus mengusap kepala Sheryl sampai Sheryl tertidur pulas "saya pasti akan menjagamu dengan baik" gumam om bachtiar
Setelah terdengar dengkuran halus dari bibir Sheryl, om bachtiar melangkah keluar kamar Sheryl dan melangkah lebar ke arah kinan yang sedang menimang baby qiana
“serahkan anak itu ke salah satu pegawai di rumah ini, saya mau bicara dengan kalian dan juga kayla” ucap om bachtiar dengan suara tegasnya
Kinan segera menyerahkan baby qiana pada mbok jum dan memanggil kayla “kayla” panggil kinan menghampiri kayla yang sedang duduk di tepu ranjang kamarnya
__ADS_1
Kayla menoleh ke arah kinan “apa ayah sudah datang non” Tanya kayla
“iya” kinan menggandeng tangan kayla keluar kamar untuk menghampiri om bachtiar yang sudah menunggu di ruang keluarga
Om bachtiar menatap tajam ke arah kayla dan hanya diam saja sampai kayla duduk
Kayla tentu tahu tatapan kemarahan ayahnya karena dirinya bisa hamil di luar nikah “maaf ayah” ucap kayla dengan suara gemetar saat sudah ada di hadapan ayahnya
“apa ini yang yang kau inginkan saat keluar dari perlindungan ayah” Tanya om bachtiar dengan nada suara tinggi
Kayla menggeleng dengan rasa gugup “aku gak ada niat untuk hamil sebelum nikah yah” kayla menunduk dan terus meremas jemarinya “aku benar-benar gak sanggup melawan saat itu” jelas kayla tentang ketidakberdayaannya saat itu
“maka itu, ayah bilang jangan keluar dari perlindungan ayah” bentak om bachtiar yang tidak suka saat putri satu-satunya selalu membantahnya dan akhirnya malah mendapat hasil yang kurang baik
Kayla mendongak, matanya sudah banjir akan air mata yang jatuh dengan bebasnya “aku gak bisa hidup di tempat seperti itu yah, aku gak bisa bernafas di sana. Terlalu mengerikan di sana” jelas kayla
“dulu ayah juga sempat bilang gitu, tapi wanita itu kembali dan terus mengusik hidupku yah membuatku sesak karena dia selalu menyalahkan aku akan kematian seseorang yang tidak aku tahu siapa dan hanya dia bilang sebagai ibuku” teriak kayla meluapkan emosinya
Om bachtiar memijat keningnya “terus kamu mau apa dari ayah” Tanya om bachtiar
“aku gak mau tinggal di sana yah” balas kayla
“ya sudah nikah saja dengan pria yang menghamili kamu itu” usul om bachtiar
Kayla menggelengkan kepalanya “aku juga gak mau yah, dia gak cinta sama aku dan aku gak mau hidup dan menikah dengan orang asing yang nantinya hanya akan membawaku dengan kata perpisahan” balas kayla tak ingin menikah dan ujung-ujungnya hanya bercerai
“ya sudah kalau gitu, gugurkan saja kandungan kamu gitu” ucap om bachtiar memberikan pilihan lain untuk kayla
__ADS_1
Kayla kembali menggelengkan kepalanya “gak mau yah” tolak kayla dengan tegas sambil memegang perutnya
“terus kamu mau gimana hah!” teriak om bachtiar dengan suara lantangnya “kau pikir mengurus anak sendiri adalah hal mudah. Dan emangnya kamu mau numpang di rumah Sheryl terus. Dia memang gak akan masalah kamu di sini tapi harusnya kamu tahu diri kayla, kamu masih punya ayah, punya keluarga yang bisa menopang hidup kamu” teriak om bachtiar yang sudah prustasi akan anaknya yang sangat sulit di atur
Kayla langsung memeluk kinan dan menangis dalam pelukan kinan “bisa lebih pelan lagi bicaranya om, kayla sedang hamil “ ucap kinan memperingatkan om bachtiar kaalu kayla sedang hamil dan itu tidak baik untuk kesehatannya
Om bachtiar hanya membuang mukanya kasar dan memijit keningnya yang serasa mau pecah karena bingung sendiri harus apa
“bachtiar” panggil om arkana langsung menghampiri sahabatnya
“hei arkana” om bachtiar langsung memeluk om arkana yang baru saja datang ke rumah sheryl
“kapan sampai” Tanya om arkana
Om bachtiar mengurai pelukannya “barusan” balas om bachtiar
“kau kenapa, raut wajahmu kusut sekali” Tanya om arkana seolah-olah tak tahu padahal jelas saja om arkana tahu apa yang membuat sahabatnya itu kesal
“aku bingung dengan anaku yang satu ini, apa coba maunya, nikah gak mau, pulang ke rumah gak mau, gugurin kandungannya juga gak mau” balas om bachtiar menyampaikan beberapa pilihan yang di berikan oleh om bachtiar pada kayla
“jangan gugurin” sentak om arkana tak setuju dengan ide om bachtiar
Om bachtiar mengerutkan keningnya ke arah om arkana “kenapa kamu jadi yang semangat gak boleh gugurin, dia juga bukan anak kamu kan” kekeh om bachtiar merasa reaksi om arkana terlalu berlebihan
“dia memang bukan anakku, tapi dia adalah cucuku jadi aku gak ingin kau menghilangkan nyawa cucuku” balas om arkana dengan suara lantangnya
“apa!” teriak kaget semua orang yang ada di sana saat mendengar om arkana bilang kalau anak di kandungan kayla adalah cucunya
__ADS_1
cucu dari mana coba? bukannya om arkana masih single sampai sekarang dan belum mempunyai anak, dan hanya anak angkat tapi jelas anak kayla bukanlah anak romi