Menikah Dengan Orang Asing

Menikah Dengan Orang Asing
Pembicaraan antara Pria (Season 2)


__ADS_3

"aku ke atas ya kak" Qiana mencium pipi putera dan berjalan ke arah kamarnya yang berada di lantai dua


putera melihat punggung Qiana yang sudah makin menjauh "sudah jangan di lihat terus" ucap ayah mario


putera menggaruk tengkuknya yang tak gatal "cuma masu mastiin Qiana masuk ke kamarnya om" balas Putera


"sudah, kita masuk ke ruang kerja saya saja, untuk brian dan Hans akan menyusul sebentar lagi" ajak Papa bachtiar


"oke om" putera dan ayah mario mengikuti papa bachtiar masuk ke dalam ruang kerjanya


Ayah mario dan putera duduk di sofa dalam ruang kerja papa bachtiar yang cukup besar "mama kamu tahu engga put tentang ulah pria itu"tanya Ayah mario


"tahu om, makanya aku di suruh kerahin anak buah papa buat cari informasi tentang dia " balas putera


"dia jalan perlahan tapi agak susah kita lawan, kita juga gak bisa ngeremehin keluarga Xander" sahut papa bachtiar


"tok tok tok "pintu di ketuk dan masuklah ayah brian dan papa Hans berbarengan


"sorry telat, tadi agak susah bikin alasan buat ke sini" ucap ayah brian langsung duduk di sofa di ikuti papa Hans yang duduk di samping putera


"kalau sih tadi agak susah karena di kasih banyak peringatan sama Kinan tentang gerak sih bungsu Xander itu" sahut papa hans


"tapi kayanya kita bisa mukul telak pria itu " putera menyunggingkan senyum tipisnya


"gimana caranya, kita saja agak kewalahan nyari celah buat nyingkirin anak ingusan itu" sahut papa Bachtiar


"sebenernya ini agak ekstrim tapi kayanya ini bisa di pakai walau kayanya ini agak gak etis sih" ucap putera

__ADS_1


Ayah mario memicingkan matanya ke arah putera "ngomong itu jangan muter-muter putera, om gak ngerti apa maksud kamu" tukas ayah mario yang tak paham arah pembicaraan putera


"Kepala keluarga Xander masihlah di pegang penuh anak tertua jadi kita bisa manfaatin posisi itu dengan mudah untuk memukul telak Dion yang mulai berulah karena poros utama kekuatan Dion adalah Keluarga Xander ya walaupun dia masih punya kekuatan lain sih" balas putera


"gimana caranya" tanya ayah Brian


"dengan kehamilan Cindy" balas Putera


"tunggu dulu" papa bachtiar mengangkat satu tangannya "ini Cindy yang mana, jangan bilang Cindy teman Qiana" sahut papa Bachtiar


"iya cindy teman Qiana, anak om Mirza dan tante Sarah" jelas putera


"terus apa hubungan kehamilan Cindy dan kedua bersaudara itu dengan Cindy coba" tanya papa Hans tak masih belum paham dengan pembicaraan putera


"jadi gini semua" putera mulai menceritakan perikahan Dion dan Cindy tiga tahun lalu akibat Dion yang memaksa Cindy dulu dan berakhir dengan pernikahan tapi karena Dion yang masih sangat menginginkan Qiana menjadi miliknya, Dion mengabaikan Cindy dan malah membuat Cindy menjadi dekat dengan kakaknya Alvian


"gila tuh cowok, untung dulu aku nekenin Sheryl untuk tidak memaksakan Qiana untuk dekat dengan pria bajingan itu" ucap ayah Mario yang tidak menyangka kalau Dion sudah menikahi Cindy dan menyembunyikan pernikahan mereka selama tiga tahun


"jangan pakai bahas kaya gitu dong om, putera seriusan kali cinta sama Qiana bukan main-main jadi jangan bilang memperdaya dong" tentu saja putera tidak terima di bilang memperdaya Qiana, karena dia hanya bermain cantik saat tahu bagaimana sifat Qiana dan bisa memanfaatkannya dengan baik


papa Hans melirik putera "jadi Cindy hamil anak Alvian" tanya papa Hans


putera mengangguk "iya pah, dan aku jamin itu karena sumberku terpercaya" balas putera


"emang siapa yang kasih tahu kamu, papa aja gak tahu hal ini loh" tanya Papa  hans


"dari Cindy sendiri pah, dia minta perlindungan aku untuk anaknya solanya" balas Putera

__ADS_1


papa bachtiar mengerutkan keningnya "loh kok malah dia minta perlindungan kamu, Alvian jauh lebih berkuasa dari kamu loh" papa bachtiar merasa cukup aneh dengan permintaan Cindy karena jelas papa bachtiar tahu kalau Alvian jauh lebih hebat dari Putera yang baru belajar tentang bisnis belum lama ini


"Cindy sudah kerja jadi sekertaris Alvian setengah tahun tapi sebelum itu dia sudah belajar banyak tentang keluarga Xander dan dia tahu ada mata-mata Dion yang di letakan di dekat Alvian, CIndy tahu beberapa tahu dia tidak tahu yang lainnya jadi dia tidak ingin membahayakan anaknya jika dia gegabah memberitahukan kehamilannya pada Alvian karena jelas Alvian akan meminta Cindy bercerai dari Dion tapi dengan tabiat Dion Cindy yakin  anaknya tidak akan selamar jika Dion tahu kehamilannya  maka dari itu saat Cindy tahu sedang hamil oertama yang dia temui adalah aku" jelas Putera


Ayah mario melirik ke arah pria yang ada dalam ruangan disana "untuk jaga-jaga kita kirim masing-masing orang kita untuk jaga Cindy dari jauh karena mungkin di kunci untuk melemahkan Dion" ucap ayah mario


"gak ngerti deh sama jalan pikiran Dion itu, punya istri secantik dan sebaik Cindy kok di sia-siain giliran tahu istrinya ada yang mau kelabakan dia" Ayah brian tak habis pikir dengan jalan pikiran DIon yang aneh


"itu karena dia gak terima kekalahan, mengejar Qiana mungkin karena dia benar-benar mencintainya tapi hanya karena tertantang untuk mendapatkan wanita yang begitu sulit untuk ia dapatkan" balas putera


"dan dia sebenarnya jatuh hati pada istrinya tapi dia telat menyadarinya" tambah papa Hans


"oke kalau kita jalankan rencana kita dengan baik jangan sampai memberi celah untuk dia mengusik keluarga besar kita" ucap papa bachtiar


"oke" balas kesemua orang dengan serempak


***


mama Sheryl dan papa bachtiar mengantar tamu-tamu mereka sampai depan pintu "tadi bicara tentang apa sih pah? kalau bicara tentang pernikahan Qiana kok gak ajakin mama atau bundanya sheryl bahkan kak kinan kuga gak ikut" tanya mama sheryl saat gerbang rumahnya sudah tertutup sempurna


papa bachtiar melirik ke arah mama sheryl "sebaiknya mama gak perlu tahu" tangan papa bachtiar melingkar ke pinggang mama sheryl dan berjalan masuk ke dalam rumah mereka


mama sheryl mengerutkan keningnya ke arah suaminya tapi tetap mengikuti langkah kaki suaminya "ada yang coba papa tutupin dari mama" tanya mama sheryl


"bukannya nutupin mah tapi lebih baik mama gak tahu agar persiapan pernikahan Qiana dan putera bisa tetap berjalan dengan lancar, untuk hal rumit ini biar kami para pria yang mengatasi" balas papa bachtiar


"tapi papa bisa ngehadapin ini kan" tanya mama Sheryl

__ADS_1


"tentu bisa mah, walau sedikit menguras tenaga tapi kami berlima bisa mengatasi ini jadi jangan khawatir" papa bachtiar mengecup kening mama sheryl dalam


"iya deh pah, mama ngikut mama aja, kalau emang gak perlu tahu mama gak akan banyak nanya" balas mama sheryl


__ADS_2