Menikah Dengan Orang Asing

Menikah Dengan Orang Asing
ada aku yah


__ADS_3

***


Jovan melirik ke arah kursi penumpang di sampingnya yang ada sebuah kotak berisi makanan yang ia sempatkan beli sebelum pulang ke rumah


sesampainya di halama rumahnya, jovan memarkirkan mobilnya dan keluar mobil sambil membawa mkanaan yang ia beli. Jovan berjalan dengan lesu untuk masuk ke dalam rumah “lisa “panggil jovan pada lisa anaknya saat masuk ke rumahnya


“iya ayah” lisa bergegas menghampiri ayahnya yang baru pulang kerja


Jovan menyerahkan kotak makan yang ia bawa pada lisa “kamu pasti belum makan kan, ini ayah bawain


makanan buat kamu” ucap jovan


“terima kasih ayah” balas lisa tersenyum bahagia melihat ayahnya selalu ingat untuk membelikan makanan untuknya


"kamu pasti capek ya nak beberes rumah seterlah pulang sekolah" tanya jovan dengan tak enak hati


awalnya jovan memiliki asisten rumah tangga tapi semenjak asisten rumah tangga yang terakhir memutuskan berhenti setelah sinta terus memarahinya, jovan tak mencari lagi, dan hanya membeli makanan di luar dan menyerahkan pakaian kotor ke laundry saja


“mas” sinta melangkah lebar ke arah jovan “kenapa semua kartu kreditku gak bisa di pakai” Tanya sinta dengan wajah merah padam setelah mengetahui kartu kredit yang di berikan jovan padanya sudah tidak bisa di pakai


jovan melirik ke arah Lisa "lisa masuk kamar ya" pinta jovan dengan nada lembut


"gak perlu yah, lisa sudah sering denger ucapan ayah dan mama jadi lisa paham akan apa yang akan di bicarakan kedua orang tuanya itu

__ADS_1


ada rasa bersalah di hati jovan melihat putrinya yang baru berusia 10 tahun itu sudah melihat pertengkaran orang tuanya, dan dia sudah di paksa dewasa karena kondisi kedua orang tuanya yang tidak harmonis


Jovan menatap sinta dengan wajah lelahnya “kenapa kamu Tanya ke aku, harusnya kamu Tanya ke diri kamu sendiri apa yang kamu lakuin sampai-sampai kak kinan ambil semua kekuasaan aku dan nurunin jabatan aku” balas jovan berusaha merendahkan suaranya agar lisa yang ikut mendengar tidak takut


“harusnya gak gitu dong mas” kesal sinta kenapa karena kinan marah, ia jadi tidak bisa memakai kartu kreditnya lagi


“kalau kamu mau hidup mewah ya sudah goda kakak lagi” jovan menepuk jidatnya seakan melupakan sesuatu yang begitu penting  “aku lupa kalau kakak Cuma orang miskin karena semua harta kakak sekarang kan atas nama kak kinan” kekeh jovan


semua anggota keluarga herlambang juga tahu itu bahwa kinan adalah pemilik harta kekayaan keluarga herlambang semenjak 1 tahun lalu, setelah acara pernikahan hans dan kinan di gelar secara besar-besaran, Hans memberikan hadiah pernikahan berupa kepemilikan harta kekayaannya pada kinan


beruntung ibu intan tidak mempermasalahkan keputusan Hans tentang itu, dan juga ibu intan percaya bahwa kinan adalah orang yang baik jadi dia tidak akan menyelewengkan harta Hans anaknya


Jovan menggandeng tangan lisa “ayo lisa, ayah temenin makan” ajak jovan ke arah ruang makan rumahnya


“iya ayah” lisa menyamakan langkah kakinya dengan langkah kaki sang ayah menuju ruang makan


Lisa menghentikan langkah dan menoleh ke arah mama kandungnya itu dengan tatapan tajam “kalau


mau cerai, tinggal cerai aja mah, gak usah ancam papa terus, lisa bisa kok ngurus ayah” sahut lisa yang sudah mulai habis kesabarannya karena selalu mendengar mamanya mengancam ayahnya


“kamu berani sekarang sama mama” Tanya sinta tak suka dengan keberanian lisa menentangnya


jovan menatap tak percaya ke arah putrinya " apa tak masalah nak kalau ayah dan mama pisah" tanya jovan dengan mata berkaca-kaca

__ADS_1


Lisa adalah alasan utama jovan mempertahankan rumah tangganya sebisa mungkin, jovan tak ingin melihat lisa memiliki keluarga yang terpisah. ia tentu jelas melihat bagaimana kakaknya hidup tanpa kehadiran sang ayah dan itu pasti sangat menyiksanya jadi jovan tak ingin putrinya mengalami itu dan sedih jika hanya hidup dengan salah satu orang tuanya saja


lisa tak menjawab pertanyaan ayahnya “yuk yah, makan aja” lisa meninggalkan sinta yang sedang mengumpat tak jelas karena lisa sekarang berani menentang sinta


sesampainya di meja makan, Jovan memeluk sang anak “maafin ayah ya nak, harus kasih pemandangan ini setiap hari ke kamu” ucap jovan merasa bersalah pada putrinya yang harus melihat ketidakharmonisan orang tuanya di usianya yang masih sangat muda itu


“ini bukan salah ayah” balas lisa yang tahu bahwa pertengkaran orang tuanya lebih banyak di sebabkan oleh mamanya


jovan mengurai pelukannya “dan maaf ya nak, mungkin ayah akan jual rumah ini dan pindah ke rumah yang lebih kecil, ayah gak sanggup lagi kayanya urus keperluan rumah ini yang cukup besar” ucap jovan


“gak papa yah, kita tinggal di rumah yang lebih kecil aja jadi lisa kan gak capek urus rumah lagi” balas lisa


semenjak asisten rumah tangga yang berhenti memang lebi banyak lisa lah yang mengambil alih untuk mengurus rumah karena sinta lebih sering pergi keluar rumah jadilah Lisa yang terpaksa mengambil alih membersihkan rumah agar ayahnya bisa beristirahat saat pulang ke rumah


Jovan memeluk anaknya dengan perasaan haru  “maafin ayah ya nak, padahal bisa saja kita tinggal di rumah nenek tapi ayah gak mau kalau nenek marah-marah sama kaya mama kamu” ucap jovan yang tahu betul sifat mamannya yang akan menyalahkan hans dan kinan padahal jovan tahu betul ini salh sinta yang terus mengganggu Hans dan menguji kesabaran kinan sebagai seorang istri


“gak apa-apa  ayah, lisa ngerti” balas lisa yang begitu pengertian akan penderitaan ayahnya itu


"terima kasih nak, terima kasih" jovan begitu bersyukur pada putrinya "ayah beryukur masih ada kamu di hidup ayah, sumber kekuatan ayah" ucap jovan dari dasar hatinya


"Lisa juga bersyukur pada tuhan karena jadi penyemangat ayah" balas Lisa


jovan mengurai pelukannya "ya sudah yuk makan" ajak jovan

__ADS_1


"entar lisa ambil piring dulu, buat kita makan berdua" lisa bergegas mengambil priring  untuk mereka makan


lisa dan jovan makan berdua sambil mengobrol banyak hal. satu hal yang mereka syukuri adalah memiliki satu sama lain, biarlah jika sinta seperti itu, jovan tidak akan ambil pusing lagi karena Lisa bisa mengerti keadaanya sekarang dan jika sinta memang akan menuntut cerai kali ini jovan akan membiarkannya saja. toh memang dia juga sudah lelah mempertahankan pernikahannya yang masuk usia 10 tahun tapi penuh dengan kehampaan dan pertengkaran serta perdebatan yang membuat biduk pernikahannya bagai di wahana roller coaster yang terus membuatnya spot jantung


__ADS_2