
"tak tak tak tak" terdengar suara papan tombol saling bersautan saking cepatnya di tekan
terlihat sosok pria dengan memakai kacamata bacanya dan terlihat begitu fokus pada kotak persegi di hadapannya
"tok tok tok" terdengar suara ketukan pintu tapi tak lantas membuat kegiatan pria itu terhenti "masuk" seru pria itu tanpa menghentikan aktifitasnya
terlihat pintu terbuka dan keluarlah sosok wanita dari balik pintu "maaf pak, anda ada janji rapat dengan klien di restoran blue dua jam lagi" ucap Lia yang menjabat sebagai seketaris dari Vansh yang sudah menjabat sebagai pemimpin perusahaan sejak 2 tahun lalu pasca lulus kuliah dari Inggris
Vansh melanjutkan pendidikan S2 nya di Indonesia dan baru tiga bulan lalu melaksanakan sidang tesisnya dan dan minggu depan adalah acara kelulusan kuliah S2 nya
"iya" balas Vansh begitu singkat
Vansh di kenal sebagai pemimpin yang irit bicara dan begitu di hormati akan prestasi-prestasi gemilang yang ia raih dalam memimpin perusahaan ayahnya yang jelas di berikan kepadanya sebab ketiga saudaranya adalah wanita dan bagi keluarga atharazka, pengampu kekuasaan tetap di pegang oleh sang pria dan wanita cukup di lindungi oleh pemimpin keluarga
setelah waktu temu makin dekat Vansh keluar ruangannnya dan Alex asisten dari vansh sudah menunggu di sana "semua materi kamu bawa" tanya Vansh
"sudah tuan" balas Alex
Vansh berjalan dan alex mengikuti dari belakang. Aura dingin Vansh sungguh terpancar jelas darinya membuat semua pegawai hanya memberi salam dengan membungkuk sebab tak ingin menimbulkan suara yang bisa membuat Vansh kesal ataupun marah
Vansh melirik jam tangannya menunjukan pukul 14.10 "janji kita jam berapa Alex" tanya VAnsh dengan tatapan sisnis sebab di buat menunggu padahal ia datal 5 menit lebih awal agar tidak menyinggung kliennya
"pukul 14.00 tuan "Alex mmberitahukan janji yang sudah di sepakati untuk bertemu di jam itu
__ADS_1
"hapus dari rencana bisnis kita" Vans beranjak dari duduknya dan membenarkan kemejanya berniat pergi dari sana sebab ia paling tidak suka denga orang yang tidak bisa menghargai waktu
baru saja akan melangkah terdengar suara pintu di buka "maaf tuan, saya tadi terkena macet" terlihat seseorang yang baru masuk dan terus membungkukan badannya sebagai tanda permintaan maaf
"saya gak butuh maaf" vansh tidak perduli dan ingin segera pergi dari sana
"grap" tangan vansh di cekal paksa "kita hanya terlambat 12 menit dan tidak lebih" tukas seorang wanita dengan begitu beraninya
vansh menatap sinis ke arah perempuan yang dengan berani marah dengannya padahal jelas dia yang salah "1 menit bagi saya bisa menghasilkan uang sampai miliaran jadi bagaimana anda mengganti waktu 12 menit yang saya habiskan untuk menunggu anda" balas Vansh dengan senyum meremehkan
"kami terkena macet" sela wanita itu
"itu bukan urusan saya, urusan saya hanya melihat hasil dan tidak ingin tahu prosesnya" balas Vansh dengan tegasnya
wanita itu memicingkan matanya ke arah Vansh "kamu masih tidak terima aku akan menikah dengan orang lain hah" tanya wanita itu yang tak lain adalah hasley, mantan kekasih Vansh
vansh berjalan dengan cepat agar bisa menghindari Hasley. orang yang yang menorehkan begitu banyak luka di hatinya tapi tak pernah di sadari oleh Hasley sedikitpun "siapa kamu bisa meremehkan aku" gumam Vansh menyunggingkan senyum pahitnya
bagaimana tidak terluka begitu dalam akibat Hasley? Vansh menaruh hati pada Hasley sejak lama tapi demi menjaga kebersamaan mereka Vansh menahannya dan hanya menjadi sahabat hasley saja agar tetap bisa berada di dekat hasley
sakit hati pertama yang ia rasakan saat Hasley memiliki kekasih dan kekasih Hasley cemburu padanya dan dengan tanpa perasaan Hasley menjauhi Vansh agar tidak emmbuat kekasihnya cemburu dan Vansh menuruti itu, tak menghubungi Hasley selama yang Hasley minta
tapi belum sampai genap 3 bulan, Hasley mendatangi Vansh ke Inggris hanya sekedar curhat bahwa Hasley di selingkuhi dan Vansh dengan setia menghibur Hasley sampai pada akhirnya mereka memutuskan pacaran, di awal hubungan mereka begitu bahagia karena saling mencintai dan dukungan dari keluarga secara penuh
__ADS_1
Tapi lagi-lagi jarak selalu menjadi penghalang terbesar dari suatu hubungan, sebab kepercayaan di butuhkan begitu besar akan komitmen yang mereka ambil tapi kenyataannya jiwa muda tentu belum bisa menaruh kepercayaan sepenuhnya
Pada suatu ketika Vansh yang memang di gandrungi banyak wanita di berikan ucapan selamat ulang dengan pemberian hadiah yang kebetulan wanita itu adalah salah satu sahabat Hasley. Sahabat Hasley itu memosting saat dirinya memberikan hadian pada Vansh di instagram milik wanita itu sehingga Hasley bisa melihatnya. Saat itu Hasley begitu marah dan cemburu, menuduh Vansh selingkuh
Berkali-kali vansh menjelaskan tapi Hasley masih tidak percaya, sampai saat puncak kemarahan Hasley yang cemburu karena Vansh begitu di gandrungi wanita, Hasley membalas Vansh dengan memposting foto sedang makan malam bersama salah satu kenalan Hasley. Hancur kala itu perasaan Vansh akan tingkah Hasley yang kadang membuatnya muak tapi ia terlalu mencintai Hasley
setelah melihat postingan itu, Vansh ras perlu bicara dengan Hasley secara langsung "apa harus seperti ini Hasley, sudah ku bilang berapa kali aku tidak selingkuh!" tukas Vansh tidak terima terus di katai selingkuh aodahal tidak
"alah kamu bohong sama aku kan, jelas-jelas di foto itu ada caption kado untuk my love" balas Hasley
"'tapi aku tidak mencintainya hasley" teriak Vansh meulai emosi
Hasley langsung menangis mendengar benatakan Vansh "harusnya kamu tahu betapa terlukanya saat tahu di selingkuhi dulu, tapi kenapa kamu selingkuhin aku Vansh" tangis Hasley pecah seketika
Vansh meraup wajahnya kasar "sekarang aku tanya kamu ada hubungan dengan pria itu" tanya Vansh ingin tahu apakah Hasley menghianatinya atau tidak
"iya, tentu saja! aku harus membalasmu" Hasley berjalan ke arah pria yang di katakan selingkuanny dan mencium bibir pria itu di depan mata Vansh
hati Vansh begitu hancur melihat prasangka kekasihnya " bilang saja jika ingin putus dariku Hasley" suara Vansh sungguh tercekat dan matanya sudah berkabut "hanya karena ada orang yang memberiku ahdiah ulang tahun dan memposting fotoku di sana kau bilang aku selingkuh" Vansh menunjuk dirinya
"harusnya kamu lihat instagram wanita itu, apa aku memfolownya, kalau lah dia kekasihku pasti ada akun ku di sana" tukas Vansh menahan sesak di dadanya
"bisa saja kau memalsukan namamu jika di instagram miliknya " kilah Hasley tetap tak mau percaya pada Vansh sama sekali
__ADS_1
Vansh tersenyum kecut akan tingkah kekasihnya "memang percuma apapun yang aku ucapkan" Vansh menghela nafas dalam "selamat atas hubunganmu, dan mulai detik ini hubungan kita berakhir" tukas Vansh meninggalkan Hasley begitu saja
hatinya begitu sakit di tuduh selingkuh dan kekasih membalas perselingkuhan yang jelas tidak ia lakukan sama sekali