Menikah Dengan Orang Asing

Menikah Dengan Orang Asing
Iyakan Saja (season 2)


__ADS_3

Qiana dan Cindy masih menunggu di tempat duduk di dekat cafe "kamu kalau mau pulang, pulang saja Qiana, aku bisa kok nunggu sendiri" Cindy ingin mengusir Qiana secara halus agar ia tak akan canggung saat Alvian datang menjemputnya nanti


"kenapa juga Cin, aku tuh nyantai lagi jadi jangan khawatir" Qiana menenangkan Cindy agar tidak khawatir dengan dia yang ikut menunggu padahal tujuan Qiana menunggu hanya karena penasaran siapa pacar Cindy dan kenapa Cindy juga tidak pernah menceritakannya


Cindy menghela nafas panjang "aku tahu tujuanmu Qiana, tapi tolong ingat kalau dia bukan pacarku jadi tolong jangan mikir aneh-aneh" pinta Cindy dengan tegas


"iya sih" Qiana kembali mengiyakan saja ucapan Cindy agar tidak kepanjangan acara penolakan Cindy


"tin tin tin" terdengar suara klakson mobil dan mobil itu berhenti tepat di dekat Cindy


"itu yang jemput kamu pasti" tebak Qiana


Alvian turun dari mobil dan menghampiri Cindy "tadi asisten kakak sudah datang urus mobilnya kan" tanya Alvian


"sudah kok kak tadi mobilnya sudah di bawa ke bengkel" balas Cindy


Alvian melirik ke arah qiana "ini yang namanya Qiana ya" tunjuk Alvian pada Qiana yang masih memandangi Alvian dari atas sampai bawah


"Ah gara-gara sudah sangat dewasa rupanya, makanya dia gak mau cerita ke aku kalau dia sudah paunya pacar" Qiana melirik ke arah Cindy dan memicingkan matanya "Padahal ganting gitu, harusnya dia pede lagi, ganteng, kaya perhatian pula" Batin Qiana menggeleng-gelengkan kepalanya


Cindy yang heran dengan kelakuan sahabatnya menepuk bahu Qiana "kamu kenapa sih Qiana, kaya orang kesurupan aja" tanya Cindy


"cuma takjub sama pacar kamu" Qiana mengacungkan kedua jempolnya pada Cindy "pinter milih yang bening dan berwibawa gitu, cocok ngemong kamunya" ucap Qiana


"sudah aku bilang kalau bukan.." belum selesai Cindy menyanggah Alvian sudah bicara saja


"Cindy emang gak mau ngakuin saya karena saya yang terlalu tua jadi maaf ya" ucap Alvian dengan begitu sopan


Qiana melirik tajam pada Cindy "gak boleh gitu cin, produk bagus ini gak boleh di sia-siakan" tekan Qiana


Qiana melirik ke aah Alvian "salam kenal ya kak..." qiana mengangkat tangannya untuk berjabat tangan


Alvian membalas jabatan tangan Qiana "Alvian, panggil saja kak Alvian sama dengan Cindy" balas Alvian


"iya kak Alvian salam kenal ya" Qiana mengakhiri jabatan tangannya dan memeluk Cindy

__ADS_1


"karena kamu sudah di jemput aku pulang ya" pamit Qiana untuk pulang terlebih dahulu


Cindy dan Alvian mengantar kepergian Qiana terlebih dahulu "ayo pulang" ajak Alvian


"kenapa kakak ngiyain Qiana yang mikir kita pacaran" tanya Cindy


Alvian menoleh ke arah Cindy "terus kamu mau bilang saya siapa ke teman kamu? kakak ipar kamu gitu" tanya Alvian


"ya gak gitu juga kak, tapi nanti di kira kita beneran pacaran kak" sahut Cindy


"sudah lah cin, jangan ambil pusing toh Dion gak mau kan nampilin kamu sebagai istrinya sekarang-sekarang ini jadi jangan terlalu ambi pusing situasi ini" Alvian memilih masuk ke dalam mobil untuk menghindari obrolan yang menurutnya tidak penting itu


Cindy masuk mobil dan segera memasang sabuk pengamannya "kak nanti mampir toko kue langganan Hasley ya, dia nitip kue stroberry soalnya" ucap Cindy


"iya" Alvian langsung saja menuju toko kue nenek jemina untuk membeli pesanan Hasley


Alvian menunggu Cindy sambil memeriksa emailnya "yuk kak" Cindy menyimpan box kue di kursi belakang dan kembali memasang sabuk pengamannya


"yuk" Alvian melajukan mobilnya menuju kediamannya


"kak" panggil Cindy


"mas Dion cerita gak sama kakak kapan pulangnya" tanya Cindy


Alvian mengerutkan keningnya "emang dia gak bilang kapan pulangnya" balas Alvian dengan pertanyaan kembali


"setiap aku nanya katanya  besok, besok tapi selalu di tunda terus" balas Cindy


"mungkin dia memang sangat sibuk kali " balas Alvian


"apa menurut kakak aku masih anak yang manja" tanya Cindy


"kok kamu tanyanya gitu" balas Alvian


"dia masih saja bilang aku gak bisa urus rumah jadi gak izinin aku tinggal dengan dia padahal kakak kan tahu aku sudah belajar banyak di rumah kakak, bahkan aku sampai ikut kelas memasak biar bisa urus dia tapi mas Dion sellau bilang gak mau bebanin aku jadi masih gak ngizinin aku tinggal sama dia" jelas Cindy

__ADS_1


"nanti kakak coba bicara ya sama Dion" balas Alvian


Cindy langsung menggelengkan kepalanya "jangan kak" Cindy menolak tegas usul Alvian


"kenapa gak boleh" tanya Alvian


"aku gak mau bikin dia marah sama aku, nanti dia gak akan jenguk ke Inggris lagi padahal semester kemarin dia hanya dua kali menjengukku" Cindy menggelengkan kepalanya tak mau hubungannya dengan Dion makin jauh


Alvian memilih diam dan konsen menyetir saja agar cepat sampai ke ruamah dan menemani Hasley makan malam


"hasley" panggil Alvian dengan menenteng boks kue pesanan Hasley


"daddy" hasley langsung menghambur memeluk Alvian "seneng deh daddy pualng cepat" hasley melirik ke arah boks kue dan keberadaan Cindy yang ada di belakang daddy nya "kok kalian bisa bareng"tanya Hasley


"tadi mobil yang di bawa tante di tabrak orang jadi daddy yang jemput tante kamu tadi" Alvian menyerahkan kue pesanan hasley pada hasley


"kata tante Cindy kamu pesan ini, simpan dulu ini nanti abis daddy mandi kita makan malem bareng" ucap Alvian


"iya dad" balas hasley


***


Hasley, Cindy dan Alvian makan malam bertiga sungguh seperti pasangan keluarga bahagia "tante kapan balik ke Inggrisnya" tanya Hasley


"mungkin lusa tante sudah balik lagi" balas Cindy


"tante gak nunggu om Dion pulang dulu" Hasley begitu sedih mendengar Cindy yang akan segera pergi dan itu akan membuatnya kembali kesepian lagi


"tante sudah sebulan di sini sayang" Cindy mengusap kepala Hasley  dengan lembut "tapi om kamu belum ada tanda mau pulang jadi tante balik aja" balas Cindy


"tapi tante kan bisa nemenin aku, bentar lagi aku selesai SMP dan masuk SMA loh tan" rayu Hasley


"jangan gitu hasley, tante kamu masih harus menyelesaikan kuliahnya" tukas Alvian mengingatkan hasley untuk tidak mengusik kuliah Cindy


"maaf dad" Hasley menunduk sedih saat daddynya sudah berucap

__ADS_1


"tante memang segera akan kembali ke Inggris, tapi tante janji akan menyelesaikan skripsi tante lebih cepat lagi biar bisa nemenin kamu di sini lebih lama" ucap Cindy


"oh ya, tante kan sudah bisa ngumumin pernikahan tante kalau sudah menyelesaikan kuliah tante dan om Dion gak bisa berkilah lagi" hasley tersenyum tipis ke arah Alvian "karena kalau om masih gak mau ngakuin tante, tante Cindy kan harus menikah dengan Daddy" ucap Hasley dengan girangnya membuat mata Alvian dan Cindy membulat karena teringat dengan perjanjian yang pernah Cindy, Alvian dan Dion tanda tangani


__ADS_2