Menikah Dengan Orang Asing

Menikah Dengan Orang Asing
Part 15 - Perangsang Lucknut


__ADS_3

Ash yang merasa hawa panas sedang menggelora ditubuhnya langsung saja mendaratkan bibirnya ke bibir tipis milik Shena. Shena begitu terkejut dibuatnya.


"Emmpphhh.." Shena mencoba menghentikan perbuatan Ash, Namun usahanya hanya sia-sia saja.


"Paman, Aku takut! Kau jangan seperti ini!" Shena menghindari bibir Ash saat suaminya itu ingin mengecupnya lagi. Shena memang benar-benar takut melihat tatapan Ash yang terlihat aneh malam ini dengan bagian putihnya yang memerah pekat.


"Tolong aku! Aku dijebak Sayang.." Ash mencoba menahan rasa dahaganya untuk menghabisi istrinya itu malam ini. Ia sendiri sadar jika ia memperlakukan Shena dengan kasar, itu pasti akan membuat ketakutan. Bahkan saat ini wajah ada memang terlihat ketakutan. Tapi gairahnya yang tidak tertolong lagi.


Shena bingung dengan apa yang dikatakan oleh suaminya, Ia tetap mencoba melepaskan dirinya dari pelukan Ash yang panas.


"Kau jangan aneh-aneh, Paman! Dijebak bagaimana? Kau itu baik-baik saja... Malah sepertinya aku yang dijebak oleh mu."


Ash memejamkan matanya saat hasratnya benar-benar tidak bisa ia bendung lagi. Ia mengangkat tubuh Shena secara paksa dan menjatuhkannya ke atas ranjang. Dan saat tubuh Shena telentang di atas kasur, Ash naik ke tubuhnya mengunci setiap pergerakan Shena.


Ash menahan kedua tangan Shena ke atas kepalanya dengan satu tangannya, sementara tangannya yang lain menahan tengkuk Shena agar kegiatan bibir yang akan ia lakukan tidak terganggu.

__ADS_1


Ash menautkan kedua bibir mereka dengan lembut, Ara menggeliat di bawah kungkungan suaminya dengan ketakutan. Rasa manis dari makanan yang baru saja Shena makan bisa Ash rasakan saat ini. Ash melepaskan tautan bibirnya saat dirasanya sudah kehilangan udara. Mata Shena mulai mengeluarkan bulir-bulir air mata, Ia merasa sangat terhina saat Ash memperlakukan dirinya seperti wanita ****** di luar sana. Ia juga merasa ketakutan dengan sikap Ash yang memaksanya ini.


"Apa yang kau lakukan Ash? Kau menyakitinya!" Ash yang tersadar atas apa yang ia lakukan bangkit dari tubur Shena yang melemah seketika. Ash benar-benar merasa bersalah. Otaknya selalu berusaha menolak.


"Maafkan Aku, Ini semua di luar kendaliku.." Ash mengusap air mata Shena yang membanjiri wajah cantiknya.


"Bodoh sekali kau Ash! Tidak seharusnya kau memperlakukan Shena seperti ini." Batin Ash menyesal.


Ash benar-benar merasa marah saat ia menyadari bahwa tubuhnya telah terpengaruh obat perangsang. Oleh sebab itu, Ia dengan cepat meninggalkan pesta dan meminta Dayn dan Arthur untuk membawa Shena keluar dari pesta itu juga.


Shena yang tidak gerima langsung saja memarahi Ash.


"Paman jahat! Paman membuat ku takut.. Hiks.." Shena semakin menangis kencang di depan Ash.


"Ini semua karena tubuhku sudah tidak bisa dikendalikan lagi, tolong maafkan aku.." Lirih Ash dengan wajah yang semakin memerah, keringat dingin pun semakin deras di sekujur tubuhnya.

__ADS_1


"Apa maksud Paman? Kenapa Paman tidak bisa mengendalikan tubuh, Paman?" Tanya Shena yang tidak percaya, namun ia juga merasa memang ada yang berbeda dengan Ash malam ini.


"Ada seseorang yang sengaja memasukkan obat perangsang ke minuman ku. Maka dari itu aku langsung pergi dari sana agar aku tidak lepas kendali dengan wanita lain." Ash membuka dasinya yang terasa mencekik lehernya. la menghempaskan tubuhnya ke atas sofa dengan perasaan tidak tenang. Namun, Ia juga tidak ingin menyakiti Shena dan melupakan misinya yang sudah ia susun sedemikian rupa.


Ash menambah dingin AC agar tubuhnya ikut mendingin, ia meneguk air yang terdapat hingga habis. Ia juga berjalan kesana kemari sambil mengipasi tubuhnya.


Shena mengerutkan keningnya saat mendengar penjelasan Ash tadi, bukan ia tidak tahu apa itu obat perangsang, Shena bahkan mengenal betul bagaimana cara kerja obat perangsang laknat itu ketika seseorang mengkonsumsinya. Namun, yang menjadi pertanyaannya saat ini, siapa yang dengan sengaja memasukkan obat itu ke dalam minuman suaminya? Apa mungkin ada orang yang ingin berbuat jahat pada suaminya? Secara selama ini yang ia tahu dari novel dan drama yang sudah ia baca dan tonton, seseorang akan menggunakan obat ajaib itu untuk menjebak lawannya.


"Apa Paman memiliki musuh?" Tanya Shena mengusap air matanya.


"Yang ku tahu selama ini obat perangsang itu digunakan.. untuk menjebak seseorang! Tapi bisa saja itu akal-akalan Paman agar aku tertipu.."


Akal-akalan? Ash benar-benar tidak habis pikir dengan jalan pikir istrinya itu. Di saat genting seperti ini bisa-bisanya masih berpikir seperti itu. Karena sudah masih berpikir seperti itu. Karena sudah tidak kuat lagi, Ash sekali lagi menyambar bibir manis Shena.


Jari-jari tangan Ash menahan tengkuk Shena sehingga membuat bulu kuduk Shena merinding. Kecupan Ash kali ini tidak seperti yang sudah-sudah, Ash melaksanakan lebih menuntut dari sebelumnya hingga napas Shena terengah-engah.

__ADS_1


Entahlah apa yang ada dipikiran Shena kali ini, Ia sama sekali tidak melawan atau menghentikan apa yang Ash lakukan. Melihat Shena yang pasrah, jiwa kelelakian Ash semakin meningkat.


__ADS_2