Menikah Dengan Orang Asing

Menikah Dengan Orang Asing
Part 50 - Misteri Suram Masa Lalu


__ADS_3

Ash yang baru sampai di perusahaan nya langsung membanting pintu mobil tanpa melihat ke kiri dan kanan. Ia tidak melihat barang istrinya yang tertinggal di sana.


"Selamat pagi, Presdir." Seluruh staf dan karyawan yang berpapasan dengan Ash langsung membungkukkan tubuhnya memberikan hormat.


Pria itu hanya diam dan tidak mempedulikan sapaan mereka.


"Bagaimana? Kau sudah mendapatkan informasinya?" Ash menatap Willie yang berdiri dihadapannya.


"Dari informasi yang saya dapat, Deon Edison adalah anak dari pemilik perusahaan Ed Light Company, Salah satu perusahaan yang bekerja sama dengan perusahaan anda Tuan."


"Ck, Aku sudah tahu mengenai hal itu. Jelaskan yang lain!" Titah Ash nada kesal.


Willie merasa terintimidasi, Ia pun segera menjelaskan informasi intinya saja.


"Tuan Deon Edison pria masa lalunya Nona Shena, Istri anda Tuan!" Terang Willie mengejutkan Ash.


Ash mengepalkan tangannya kuat. la meremas kertas yang diberikan Willie hingga tidak berbentuk lagi.


Ash kembali mengulas balik ingatannya saat acara pengesahan diangkatnya Deon sebagai CEO, Ia mengingat bagaimana tatapan Deon pada istrinya itu dan Shena pun terlihat tidak tenang. Ash baru menyadarinya sekarang. Jadi itulah hubungan mereka dahulu, Pantas saja Shena memalingkan wajahnya yang merasa tidak nyaman!


"Apa kau sudah memastikan ini sekali lagi?" Ash ingin semuanya jelas dan secepatnya ia akan memberikan pelajaran pada pria itu.


"Saya sudah memastikan semuanya Tuan. Mereka pernah memiliki hubungan selama 2 tahun yang akhirnya kandas karena Deon Edison berhasil mengkhianati Nona Shena, berkencan dengan teman baiknya sendiri. Hanya saja Saya, Saya menemukan kejanggalan di sini."


"Apa maksudmu Willie, Bicara yang benar." Bentak Ash menatap tajam Willie.


"Dia bukan anak kandung yang asli Tuan Edison!" Willie memperlihatkan beberapa dokumen dari panti asuhan dan foto masa kecil Deon di sana pada Ash. Benar saja, data itu tertulis jelas latar belakang dan identitas Deon yang diambil dari sampel panti asuhan beserta dokumen pengangkatan seorang anak adopsi.


"Deon anak adopsi Keluarga Edison? Kau tidak salah Wil? Tuan Edison sendiri memperkenalkan dia sebagai anak kandung tunggalnya." Lirih Ash tertegun.


"Tidak Tuan, Saya sudah memastikannya dan pengasuh panti asuhan terdahulu pun mengatakan demikian. Informasi yang saya peroleh, bahwa sebenarnya ia merupakan anak dari keluarga terpandang dahulunya yang terpisah dengan anak mereka dan berakhir masuk ke panti asuhan. Berita perselingkuhan mengenai keluarga itu seharusnya menggegerkan publik, namun uang berhasil menutup aibnya. Dan Tuan Edison sendiri memiliki 2 putra yang diasingkan sejak kecil katanya. Tapi itulah semua orang hanya mengetahui Tuan Deon adalah anak tunggalnya." Terang Willie.


"Tapi Tuan, Banyak yang mengatakan juga bahwa sebenarnya Tuan Deon adalah anak kandung istri Tuan Edison dari scandal perselingkuhan Nyonya Edison yang seharusnya mengejutkan publik itu. Tuan Edison sendiri berhati mulia yang menerima sepenuhnya anak dari perselingkuhan istrinya. Dan kita semua tidak patut menyalahkan Tuan Edison yang mengira beliau salah di sini."


Ash semakin bingung dibuatnya, Ia benar-benar tidak mengerti bagaimana latar belakang keluarga Edison asli sebenarnya. Pikirannya sedang kusut dan tambah sangat kusut sekarang.


"Aku masih belum mengerti Wil, Jika Tuan Edison sendiri memiliki 2 putra mengapa ia mengasingkan mereka, dan jika perselingkuhan Nyonya Edison itu benar, dengan siapa pria yang berasal dari keluarga terpandang itu? Lalu, Bagaimana masalah ini bisa beruntun? Siapa mereka semua?" Tanya Ash semakin kalut.


"Anak buahku menemukan nama lain Tuan, yaitu Oliver! Tapi semua identitas nya di rahasiakan. Tapi, Dialah orang yang pernah menyakiti istri anda lebih dulu."


Oliver? Siapa marga Oliver yang ia tidak kenal selain Arsenio Oliver beserta adiknya. Apa hubungan Deon yang berimbas pada Arsenio Oliver??


Seketika Ash menatap Willie dengan tatapan membunuh, Ia kembali teringat perkataan ayah mertuanya kemarin malam.


"Lalu, Bagaimana dengan pria itu, Ayah dengar dari anak buah ayah jika saat ini dia berada di Indonesia. Ayah tidak ingin hal buruk terjadi pada putri ayah."

__ADS_1


Siapa yang patut diwaspadai oleh Ash antara Deon dan Arsen sebenarnya. Keduanya sama-sama memiliki masa lalu yang berkaitan dengan istrinya!? Ini sangat membingungkan!


Ash langsung bangkit dan berlari keluar dengan diikuti Willie di belakangnya.


"Cepat hubungi Dayn dan Arthur yang menjaga Shena! Pastikan istriku baik-baik saja."


Willie mengangguk paham, Ia segera menghubungi dua bodyguard yang bekerja melindungi Shena.


Ash terus menghubungi ponsel istrinya, Namun tidak ada jawaban dari pemiliknya. Ash semakin dibuat frustasi, Ia mencoba menghubungi lagi dan hasilnya tetap sama saja.


"Tuan, Sepertinya ini tas milik Nona Shena!" Ucap Willie menunjukkan pada Ash yang duduk di bangku penumpang.


Ash terkejut, Ia baru ingat, Tadi Shena sempat berlari mengejar mobilnya.


Namun Ash, tidak mempedulikannya.


"Astaga, Aku benar-benar bodoh!" Cerca Ash memukul kursi belakang mobil.


"Cepat, Kita harus cepat Wil! Aku tidak ingin terjadi sesuatu pada istriku."


Drrttt.. drrttt..


Dering ponsel Ash berbunyi, dan ternyata itu dari ayah mertuanya. Setelah ponselnya diangkat Ash mendengar suara ayah mertuanya yang panik.


"Ash di mana Shena? Ayah sudah menghubunginya berkali-kali tapi tetap tidak ada jawaban." Ucap Tuan Theo dari telepon.


Apa hubungan Tuan Theo dengan Deon, Mengapa Tuan Theo begitu khawatir dengan mengatakan bahwa Deon sudah menemukan putrinya?? Apa yang perlu menjadi masalah?


"Ayah tenanglah! Aku akan menemukan Shena dan tidak akan pernah membiarkan siapapun menyakiti istriku."


...***...


Di sisi lain...


Shena ditarik paksa oleh Deon yang menyeret tubuh mungil Shena untuk mengikutinya. Namun Shena menolak, tubuh Shena sudah menggigil ketakutan. Ia hanya berharap ada seseorang yang bisa membantunya.


"Ayolah Ratuku! Aku sudah lama menunggu hari ini. Kita akan melakukan apapun yang sudah tertunda karena Ayah gila mu itu, Sayang."


Kenapa Deon menyebut Ayah Shena gila? Apa karena dulu hubungan mereka tidak direstui Tuan Theo sendiri? Dan memang saat Shena menjalin hubungan dengan Deon, Ayahnya tidak menyetujui jalinan kisah asmara mereka yang kerap kali ikut campur dan sampai membuat Deon jengah, hingga memutuskan bermain di belakang Shena agar merasakan sakit teramat dalam untuk kedua kalinya.


Tapi, Apakah itu alasan sebenarnya? Atau dengan Deon mengencani Shena adalah sebuah bagian dari rencana masa lalu kelamnya? Entahlah...


Shena tetap menahan kakinya agar tidak terseret oleh tarikan Deon.


"Kau memang gila Deon, kau penjahat!" Hardik Shena.

__ADS_1


"Kau manusia tidak tau diri! Manusia tidak punya hati." Maki Shena lagi sepuasnya.


Deon tidak mempedulikan teriakan Shena. Yang dia inginkan saat ini adalah tubuh Shena. Tubuh yang sudah lama ia dambakan. Pria itu sudah terlalu liar dengan fantasi seksnya, ia selalu membayangkan tubuh Shena berada di bawah Kungkungannya.


Shena sibuk ingin meloloskan dirinya, Sedangkan Deon terus menarik tubuh Shena. Karena sudah tidak sabar, Deon sedikit membungkuk ingin mengangkat tubuh Shena.


Bughh!!


Satu pukulan mendarat di tulang belakang tubuh Deon.


Mendapat celah, Shena langsung berlari meloloskan dirinya.


"Paman.." Lirih Shena memeluk tubuh Ash dengan tubuh yang bergetar dan menangis.


Ash pun langsung memeluk tubuh istrinya dengan erat. Ia benar-benar menyesal karena kecemburuannya yang sudah membuat Shena seperti ini.


"Maafkan aku, Maafkan aku!" Ucap Ash semakin mengeratkan pelukannya.


"Aku takut Paman, Dia orang jahat! Dia, dia..."


"Sttt! Sudah, Aku sudah ada di sini. Jangan takut.." Ucap Ash mengalihkan pandangannya ke arah Deon. Tatapan itu seolah langsung menusuk ke jantung pria itu.


Shena masih ketakutan di dalam pelukan Ash, Setiap tangisan Shena membuat darah Ash seolah mendidih bagaikan timah panas yang siap melelehkan tubuh Deon.


"Kau, berani sekali menyentuh istriku! Dasar pria bajingan!!" Bentak Ash mencoba menahan amarahnya yang sudah sampai ke ubun-ubun. la tidak ingin membuat Shena semakin takut.


"Lepaskan gadis ku, Dia milikku.." Ucap Deon berteriak kesetanan.


"Ratuku, Aku merindukan mu." Deon berusaha meraih tubuh Shena yang berada di dalam pelukan suaminya. Namun, langkahnya terhenti karena terjangan hebat dari Willie, Dayn dan Arthur.


"Menyingkir lah, Atau aku akan membuat mu menyesal." Hardik Willie tidak kalah emosi. Wajah ketiganya sudah merah padam melihat tingkah Deon yang seolah tidak peduli dengan kehadiran mereka.


Deon yang tersungkur menatap kesal ketiganya yang pasang badan untuk Shena yang masih dalam pelukan Ash, Ia melihat sekeliling dan ternyata anak buahnya sudah habis dilumpuhkan oleh anak buah Willie.


"Sial! Siapa kalian? Berani-beraninya kalian menghalangi ku." Bentak Deon membuat Shena terlonjak kaget.


Siapa yang tidak ketakutan jika orang yang paling menakutkan di dalam hidupnya tiba-tiba saja berada di depan matanya. Tubuh Shena benar-benar bergetar ketakutan.


"Bawa aku pergi Paman, Aku takut." Lirih Shena menangis, "Dia ingin memperkosa ku. Dia pria gila!" Ujar Shena lagi berusaha menyembunyikan wajahnya di dada Ash.


Ash tidak bisa berkata-kata lagi, tubuhnya sudah terbakar emosi. Lihatlah! Istri kecilnya sedang ketakutan, dan ini semua karena manusia biadab di depannya.


"Kalian urus dia, Jangan lepaskan dia!" Titah Ash pada Willie, Dayn dan Arthur.


"Siapapun tidak akan pernah bisa lepas dari tangan Ash. Apalagi sampai mengusik ketenangannya dan juga istri tercintanya." Nada tinggi Ash mencerca Deon.

__ADS_1


"Ayo, Kita pergi!" Ucap Ash lembut. Pria itu benar-benar berbeda jika berhadapan dengan Shena.


Ash mengangkat tubuh Shena ala bridal style, Shena membenamkan kepalanya di ceruk leher suaminya mencari kenyamanan di sana.


__ADS_2