Menikah Dengan Orang Asing

Menikah Dengan Orang Asing
Part 57 - Risiko Memiliki Suami Tampan


__ADS_3

Shena mengirimkan pesan dalam sebuah chat pribadi WA pada temannya Anna karena sudah beberapa hari ini ia menanyakan keberadaan Shena yang jarang terlihat dan tidak melakukan pertemuan lagi.


"Aku ada urusan keluarga, Mungkin beberapa hari ke depan, Aku belum bisa menemui mu lagi.."


"Yah sangat disayangkan sekali. Padahal aku memiliki bahan gosip yang sedang hangat-hangatnya. Tapi tidak masalah Shena, Selamat bersenang-senang bersama suami mu. Hihi..."


Setelahnya perbincangan mereka hanya sebatas saling membalas dan mengirim pesan satu sama lain.


Ash dan Shena pun segera pergi menuju Bali setelah berpamitan dengan semua orang di Mansion dan khususnya Tuan Theo.


Setelah menempuh penerbangan dari bandara, Akhirnya mereka mendarat dengan selamat di bandara I Gusti Ngurah Rai Bali yang ditempuh selama 1 jam 50 menit. Ini adalah suatu kesalahan, Seharusnya mereka pergi menggunakan jet pribadi dan secara diam-diam. Tidak khayal, sejak berlangsungnya perjalanan menggunakan pesawat terbang, banyak sekali penumpang yang terus saja mengarahkan pandangan ke arah mereka dan bertanya-tanya.


Kedatangan mereka disambut hangat oleh pengunjung di sana yang sedang berada di bandara yang sama dan mengetahui siapa orang yang sedang menginjakkan kaki di kota mereka sekaligus sedang berjalan mendorong kopernya bersama wanita di samping yang terlihat menutup diri dengan topi, syal, dan kaca mata hitamnya. Tidak ada sedikitpun celah bagi mereka siapa wanita yang dibawa Ash itu. Keadaan bandara yang awalnya tenang, Malah terlihat ricuh!


Salah seorang wanita paruh baya bersama putrinya yang masih muda dan sama-sama mengagumi Ash, Menerobos pertahanan keamanan untuk meminta hanya sekadar foto bersama Ash. Ash membiarkan penjaganya agar mereka bisa mendekati dirinya dan bersulang foto.


"Kya! Tuan Ash, Kau memang sangat tampan sekali dilihat dari layar kaca televisi saat media mewawancarai mu. Tapi kenyataannya, Kau lebih tampan saat dilihat langsung. Aku adalah pengagum berat mu. Bisa kita berfoto bersama?" Ucap Nyonya itu sangat antusias. Bahkan Shena yang ada di samping Ash pun langsung saja di senggol untuk menyingkir jauh.


Shena sampai terkejut karena ibu dan putrinya itu terlalu fanatik. Dan ia terpaksa menjauh dari Ash yang sedang menjadi guyonan bahan berburu para fans nya.


"Ck, Seperti artis saja!!" Umpat Shena pelan dengan nada kesal dan memutar bola matanya malas sembari membuka kaca mata hitamnya dengan berkelas yang sampai memperlihatkan wajahnya seolah Shena ingin begitu terus terang saja bahwa ia istri Tuan Ash Vinson itu!


"Tentu saja Nyonya!" Jawab Ash menerima Ibu itu untuk berfoto dengannya.


Nyonya dan putrinya berdiri di sisi kanan dan kiri Ash dengan Ash yang berada di tengahnya.


"Eh... Nona, Kau pasti pelayannya Tuan Ash, ya. Bisakah meminta tolong untuk memfoto kami bertiga?" Panggil Nyonya itu pada Shena sembari menyodorkan handphonenya.


"Hah? Saya??" Tertegun Shena dimintakan untuk memfoto suaminya bersama sang pengagum.

__ADS_1


Shena melihat ke arah Ash dengan tatapan tajam dan kesalnya. Ash hanya tertawa-tawa kecil melihat kondisi wajah istrinya yang cukup terkejut.


Tatapan dan senyuman Shena kala melihat Nyonya itu berubah ramah, tidak seperti pada Ash. Ia dengan bersenang hati untuk memotret mereka.


"Tentu saja, Nyonya. Saya akan memotret kalian bertiga." Jawab Shena ramah, meskipun dalam hatinya rasa amarah sedang bergejolak. Ia pun mengambil handphone itu dan memotret mereka bertiga.


"Jika perlu, Manfaat moment kalian ini. Pegang juga lengan Tuan Ash! Atau cium juga pipinya!" Titah Shena setelah berhasil mendapatkan satu foto.


Dan benar saja. Niat hati hanya bercanda, mereka berdua melakukan perintah sesuai yang Shena katakan. Wanita Nyonya itu melingkarkan tangannya di lengan Ash, dan sesuai perintah ibunya, putrinya sedikit berjinjit dengan bibir yang dimajukan seolah sedang mencium pipi Ash tapi tidak kena!


Hati Shena langsung bergemuruh. Mengapa harus wanita itu yang mendapatkan kesempatan berfoto seperti itu. Akhirnya Shena kesal sendiri dibuatnya, Apalagi melihat Ash yang tenang dan tersenyum saja ke arah kamera.


"Sudah!!" Ketus Shena menyodorkan handphone itu kembali.


"Sekarang tinggal putriku dengan Tuan Ash berdua. Putriku, Ayo berfoto dengan Tuan Ash berdua, Ibu akan memfotonya untuk kalian. Foto hasil Nona ini kurang bagus hasilnya." Ucap Nyonya itu dengan ketus menatap Shena.


"Ibuu... Aku sangat malu. Di sini banyak orang yang menatap ke arah ku. Bagaimana jika foto ini bisa disalahgunakan dan membuat semua orang mengira aku adalah kekasih Tuan Ash. Aku juga takut jika Tuan Ash sudah memiliki kekasih, dia pasti nanti akan marah." Ucap gadis itu lemah lembut bicaranya.


"Ini moment langka. Tuan Ash saja tidak masalah. Sekarang foto dengan memeluknya!!" Titah Nyonya itu tidak habis pikir dengan gaya foto mereka.


"Tuan Ash, Maafkan ibuku. Sebenarnya aku tidak ingin, Tapi Apa aku boleh memelukmu untuk berfoto? Ini permintaan ibuku." Tanya gadis itu untuk meminta izin terlebih dahulu. Dan sebenarnya ia pun malu-malu padahal ingin sekali.


Ini adalah kesempatan besar untuk Ash agar bisa menjahili istrinya dan membuat reaksi Shena cemburu.


"Tentu saja. Saya belum memiliki kekasih, dan tidak akan membuat siapapun marah." Jawab Ash bersedia mengabulkan permintaan sang wanita yang pasti seusia dengan istrinya.


Dengan keputusannya pun membuat Shena membuka mulutnya lebar tidak percaya dan langsung mencap Ash saat itu juga sebagai pria red flag oleh Shena.


"Tapi kau memiliki Istri, Bodoh!!" Batin Shena mengumpat dengan kesalnya menatap Ash yang sedang dipeluk oleh wanita lain.

__ADS_1


Wanita yang sedang memeluk tubuh Ash terlihat sangat ragu, Tapi membuatnya sangat nyaman.


Satu, Dua, Tiga...


Cekrek!!


Sebuah potret gambar berhasil didapatkan. Ibu dan Anak itu sangat senang dan mungkin mereka abadikan di sosial media masing-masing.


"Putriku dan Tuan Ash sangat serasi sekali. Senyumnya Tuan Ash sangat manis. Kalian berdua terlihat seperti pasangan suami istri yang akan pergi berbulan madu. Ibu harap, selain foto ini, kalian bisa berfoto di atas pelaminan. Xixi..." Ucap Nyonya itu terus saja memandangi foto putrinya dengan Ash yang terlihat bahagia juga tersenyum ke arah kamera.


"Ibuu... Jangan membuatku malu." Ucap putrinya yang tersipu.


"Eh... Sepertinya aku pernah melihat mu, Nona!" Panggil Nyonya itu pada Shena.


Nyonya itu memperlihatkan gambar di handphonenya. Shena terkesiap melihat apa yang sedang ia lihat.


"Bukannya ini foto Aku dan.."


Shena menutup mulutnya tidak percaya, Untung saja ia menghentikan keceplosan nya. Berita seperti ini langsung tersebar luas dengan sangat cepat. Beruntung semalam Ash menutup kepalanya dengan jas, sehingga mereka tidak mengenali siapa wanita yang bersama Ash saat itu.


"Kau tahu Nona? Berita rumor kencan Tuan Ash baru saja heboh kemarin. Dan terlihatnya wanita ini mirip sekali dengan anda. Postur tubuh, gaya pakaiannya juga sama. Hanya kami tidak tahu bagaimana wajahnya, Karena foto ini tidak begitu terlihat jelas akibat Tuan Ash sepertinya menutupi hubungan dengan wanita ini. Itu artinya beliau memiliki kekasih, ya?"


Dan sudah Shena pastikan jika Nyonya itu mengira wanita itu adalah dirinya hanya dari postur tubuh yang mirip.


"Nyonya pasti salah lihat? Mana mungkin itu Saya. Saya hanya pelayan Tuan Ash untuk mengurus keperluan beliau selama perjalanan bisnis ini. Dan saya sendiri tidak mengetahui Tuan Ash sebenarnya sudah memiliki kekasih atau belum. Jika ada, mungkin beliau sendiri yang akan mempublish nya." Balas Shena dengan perasaan bersalahnya.


Bukan ia tidak ingin mengumumkan pernikahannya, hanya saja ia tidak ingin sampai kejujurannya itu geger dan banyak membuat marah semua orang pada Shena akibat tidak jujur sedari awal. Apalagi Shena malu menikah dengan Ash akibat Shena yang merasa tidak pantas bersanding karena pendidikan tingginya yang tidak selesai. Ash pun pasti akan berpikir demikian. Pikir Shena!


"Istriku ini bagaimana, Tadi dia terlihat marah dan sekarang malah mengelak dengan mengatakan bahwa dia adalah pelayan ku! Aku pikir akibat kesal, Ia ingin sekali jujur pada semua yang ada di sini. Dasar Gadis Kecil!!" Batin Ash bingung.

__ADS_1


__ADS_2