Menikah Dengan Orang Asing

Menikah Dengan Orang Asing
Part 69 - Obat Apa?


__ADS_3

Shena berhasil keluar dari Mansion bak penjara itu bersama mobil milik Ash hasil penyelinapannya tanpa kendala dengan aksi manipulatif layaknya pencuri handal yang pintar membaca situasi agar tidak diketahui para penjaga dan orang rumah. Shena mengendap-endap sepanjang keluar sampai bisa berada di basement mobil. Sesekali ia bersembunyi saat ada beberapa penjaga yang sedang berpatroli mengawasi keadaan sekitar mansion. Beruntungnya para penjaga mengira bahwa mobil yang keluar adalah Ash atau supir yang mengantar pelayan, mereka juga tidak memiliki kecurigaan jika Shena bisa saja pergi menggunakan mobil bahkan mengetahui Shena bisa mengendarai mobil saja tidak.


Setelah sampai dan Shena memarkirkan mobilnya, ia bergegas masuk ke rumah sakit dan segera menghampiri Resepsionis untuk menanyakan keberadaan Dokter Anita.


"Maaf Suster, Apakah Dokter Anita sudah datang?" Tanya Shena pada resepsionis rumah sakit yang bekerja shift malam dan sebentar lagi akan digantikan shift pagi.


"Dokter Anita baru saja datang kurang lebih 2 menit yang lalu, Nona. Apakah ada yang bisa di bantu?" Jawab suster itu ramah.


"Iya, Saya ingin menemuinya." Jawab Shena terburu-buru.


"Bisa diberitahukan keperluannya?! Nona sendiri yang ingin berobat atau keluarga?"


"Tidak ada yang sakit, Sus." Jawab Shena membingungkan kedua resepsionis.


"Lalu, Jika bukan untuk berobat?" Tanya suster mengerutkan keningnya.


"Begini... Saya tahu bahwa ingin menemui beliau perlu membuat janji atau datang untuk berobat, Tapi saya benar-benar tidak sampai memikirkan hal itu. Jadi, tolong izinkan saya masuk."


"Nona ini tampangnya seperti orang kaya, tapi kita perlu waspada jangan membiarkan dia masuk begitu saja tanpa keperluan yang jelas ingin berobat atau menemui keluarganya yang dirawat di sini." Bisik perawat lain pada temannya.


Melihat Shena yang menjelaskan kedatangannya tanpa keperluan yang jelas justru membuat satu perawat lain menaruh curiga padanya.


"Emm Nona... Saat baru saja datang, Dokter Anita biasanya sedang mempersiapkan peralatannya. Karena rumah sakit sendiri baru di buka pukul 08.00 untuk umum. Beliau orang yang tidak bisa diganggu. Jika anda tidak keberatan, mungkin Nona bisa membuat janji terlebih dahulu." Ucap Suster yang mencoba berbicara baik meskipun sama menaruh curiga seperti teman perawat lainnya.


"Tolong izinkan saya masuk sekarang! Saya adalah istri dari Tuan Ash Vinson, kami saling mengenal dan bahkan beliau adalah dokter pribadi keluarga kami. Saya memiliki keperluan pribadi dengannya. Itulah mengapa saya datang pagi sekali karena saya tahu beliau harus bekerja dan saya tidak ingin mengganggu pekerjaanya. Maka dari itu, saya menemui Dokter Anita sebelum banyak pasien yang datang." Jelas Shena memaksa dan terpaksa mengandalkan nama suaminya sebagai jalan keluar.

__ADS_1


"Nona adalah keluarganya?! Mengapa tidak mengatakan dari tadi. Maafkan saya yang sudah berperilaku lancang. Mari, Saya antarkan Nona ke ruangannya."


"Mengapa kau malah membiarkan menemui dokter??" Gertak berbisik perawat lain menarik lengan temannya yang akan mengantarkan wanita yang ia curigai.


"Aku terpaksa menggunakan kekuatan nama dia. Suster pun tidak terlihat bingung, padahal semua orang tidak mengetahui pernikahan kami, tapi dengan sendirinya aku membocorkan rahasia itu. Jika tidak seperti ini, Aku akan terus berdebat sampai ada satpam masuk yang menyeret ku keluar. Tapi ada hebatnya paman tua itu... mungkin lain kali aku akan memakai namanya sebagai senjata. Hihi..." Gumam Shena yang akhirnya senang diberikan izin masuk untuk menemui Dokter Anita.


"Dia adalah istri Tuan Ash. Kau tidak dengar apa yang dikatakan tadi?" Jawabnya yang masih berbisik.


"Kapan Tuan Ash dari keluarga Vinson itu menikah? Kita saja bahkan tidak pernah mendengar berita pernikahannya. Wanita ini pasti hanya penggemar yang mengimajinasikannya saja." Ujar Suster 2 Masih menyangkalnya.


"Mungkin saja, tapi bagaimana jika dia benar-benar istri Tuan Ash? Mereka memang sudah menikah secara diam-diam."


"Intinya kita tidak boleh membiarkan orang lain masuk sembarangan tanpa bukti dan keperluan yang jelas." Keras kepala Suster 2 yang masih mengelak.


"Toh Nona ini bukan ODGJ yang akan melukai pasien lain. Lagipula untuk apa seseorang melakukan kejahatan di rumah sakit." Ujar Suster 1.


Shena dan 2 perawat yang berjaga di bagian resepsionis pun melirik Dokter Anita yang datang dari arah ruangannya tidak jauh dari sana.


"Eh... Nona Shena, Kau rupanya? Apa suster tidak membiarkan mu masuk? Jika seperti itu, Tolong maafkan kami. Ayo silakan masuk! Kita bicarakan di dalam."


"Ini adalah Nona Shena, Istri dari Tuan Ash. Kalian pasti baru mengetahuinya, dan artinya kalian pun harus menjaga privasi ini. Lain kali jika Nona Shena datang untuk menemui ku biarkan dia untuk masuk saja, ya." Ucap Dokter Anita memperkenalkan Shena sembari memperingati susternya.


"Baik Dokter..." Jawab bersamaan perawat itu.


Shena pun di bawa oleh Dokter Anita menuju ruangannya. Selepas jarak mereka lebih jauh, Dua perawat itu kembali berbisik menyesali kecurigaannya dan cukup kecewa karena rupanya Ash sudah menikah.

__ADS_1


"Kau dengar itu? Dokter Anita sendiri yang mengatakannya. Jika Nona itu sampai tahu kita meragukannya, apakah dia akan mengadu pada Tuan Ash?" Mengomel Suster 2


"Kita hanya tidak tahu. Mana ada orang kecil seperti kita akan ditindas. Lagipula aku sangat sedih Tuan Ash sudah menikah, Aku jadi ingin bertukar nasib dengannya." Jawab Suster 1 menyesal dan sedih.


Di Ruangan Dokter~


"Nona Shena, Apakah Tuan Ash meminta mu datang untuk mengkonsultasikan riwayat asma mu? Mungkin kau harus siap dengan pertanyaan yang akan Aku ajukan." Ucap Dokter Anita setelah mempersilakan Shena duduk.


"Dokter Anita, Bukan untuk itu maksud kedatanganku kesini. Aku ingin menanyakan satu hal padamu mengenai obat yang Aku konsumsi." Ujar Shena.


"Obat? Obat semacam apa? Kau membawa sampel nya?" Tanya Dokter Anita yang kebingungan.


"Tentu saja aku membawanya." Shena mengeluarkan botol obat itu dan memberikannya pada Dokter Anita.


Dengan jiwa kedokterannya, Dokter Anita menelisik obat yang berbentuk kapsul itu dan langsung mengetahui jenis dan apa nama obat itu.


"Aku sempat mencari nama obat ini di situs internet, tapi semua gambar dan jawaban yang muncul tidak menemukan titik terangnya, ada beberapa gambar obat yang menurutku sama saja dengan nama yang berbeda-beda." Jelas Shena sedikit menceritakan usahanya sebelum benar-benar harus datang menemui Dokter Anita.


"Apa Tuan Ash sendiri yang memberikan ini untukmu?" Tanya Dokter Anita demikian.


"Tidak ada lagi orang lain di rumah yang memiliki banyak peraturan seperti dia." Jawab Shena sambil memutar bola matanya malas setiap kali selalu mengingat bagaimana kelakuan suaminya.


"Apakah dia sudah berpikir matang tentang efek samping penggunaan obat ini??" Bicara pelan Dokter Anita, namun masih bisa terdengar.


"Efek samping? Kau bisa memberitahu ku obat apa yang aku konsumsi selama ini!?" Tanya Shena tergesa.

__ADS_1


Melihat raut wajah Dokter Anita pun berubah drastis yang terlihat cemas dan ketakutan membuat Shena ikut merasakan kekhawatiran yang mendalam. Ini pasti masalah yang serius...


__ADS_2