Menikah Dengan Orang Asing

Menikah Dengan Orang Asing
Prepare persiapan Pernikahan


__ADS_3

Akhir pekan paling pas di habiskan untuk menghabiskan waktu bersama keluarga dan itupun yang di lakukan keluarga ayah burhan, di mana ada kedua anak, menantu dan juga cucunya sedang berkumpul bersama


"makin aktif ya putera sekarang "celetuk ayah burhan yang sedang mengawasi putera yang sedang berguling di atas matras di halaman belakang


"iya yah" balas kinan melihat putera yang makin aktif bergerak


mario yang sedang sibuk mengusap pinggang sheryl menoleh ke arah kinan "kamu jadi pergi sama Hans, nan" tanya mario masih sibuk memijat pinggang sheryl yang terus mengeluh sakit pinggang karena memang sudah bulannya


"jadi kok, tinggal nunggu mas Hans datang aja" balas kinan


"ngajak kayla juga gak" tanya mario lagi


"gak, kalau sama mas hans mah, dia gak suka bawa kayla katanya mas hans dia juga masih bisa bantu pegang putera jadi gak usah ngerepotin kayla" balas kinan


"kalau gitu, aku pinjem kayla dulu yah, mau minta tolong nemenin ke rumah sakit buat periksa mingguan" ucap mario meminta izin untuk membawa kayla untuk pemeriksaan rutin sheryl


kinan mengernyitkan dahinya "bukannya mas hans dokter sheryl ya, kok malah mas hans pergi sama aku" tanya kinan


"dia kan laki, males lah kalau lahirannya sama laki, soal konsul doang okelah sama hans, tapi kalau melahirkan, BIG NO sama dia" balas mario dengan suara tegas


"oh begitu" kinan mengangguk paham tentang mario yang tak ingin sheryl di tangani oleh dokter laki-laki saat melahirkan


tak berselang lama hans datang dan langsung mengecup kening kinan "sudah siap" tanya hans


"mas" kinan memukul lengan hans karena malu pada kelakuan hans di depan anggota keluarganya yang langsung main serobot aja


hans malah terkekeh dan menoleh pada ayah burhan "gak papa kan om, cuma cium kening doang" hans menoleh ke arah mario "dia malah lebih parah dariku, ngajak wanita yang sekarang jadi istrinya tinggal bersama, dan pasti dia....." tatapan hans seolah meledek mario


"dasar kau!" mario melempar hans dengan benda yang ada di sekitarnya karena hans selalu meledeknya


"hahahaha" hans tertawa lantang "ayolah mario, aku hanya bercanda" kekeh hans


"sudah ah mas, yuk pergi" kinan menggendong putera dan berpamitan pada anggota keluarganya


***


di dalam mobil kinan sibuk mengajak bicara putera yang kini sudah mulai aktif bergerak "kita hari ini mau ke mana sih mas" tanya kinan


"nanti kamu juga tahu" balas Hans


"tinggal bilang saja, kok ya susah amat sih mas" kesal kinan


hans mengusap pipi kinan " ini namanya kejutan, jadi kau tidak boleh buru-buru tahu" balas hans

__ADS_1


45 menit perjalanan mereka sampai di tempat tujuan "kita di mana mas" hans membuka pintu mempersilhakan kinan turun


"sini sama papa sayang" hans mengambil alih putera dari tangan kinan


"ayo masuk"  hans menggandeng lengan kinan dengan tangannya yang masih bebas


hans membawa kinan untuk duduk di sofa " kita ngapain di sini mas, dari tadi gak jawab pertanyaan kinan sih" kesal kinan yang dari tadi tak mendapat jawaban dari hans


hans hanya tersenyum menanggapi kinan yang sudah mulai kesal


"pagi tuan hans" sapa seorang wanita muda dengan membawa beberapa map dan katalog besar di tangannya


"pagi" balas hans tersenyum ramah pada wanita bernama clara


clara menyerahkan beerapa map seta katalog pada hans "ini beberapa pilihan tentang dekor dan segala detil yang di butuhkan untuk pernikahan anda" ucap clara


"kinan menoleh ke arah hans "pernikahan? pernikahan siapa" tanya kinan heran


hasn menoleh ke arah clara "mba, bisa tolong tinggalkan kam dulu" pinta hans


"baiklah" clara berjalan meninggalkan kinan dan hans


"pernikahan siapa mas" tanya kinan


"mas" rajuk kinan


"mas tahu kamu belum mau menikah dengan mas karena menunggu brian yang belum tahu kapan akan merelakanmu" ungkap hans


"kalau mas tahu kenapa, malah nekat bikin persiapan ini" tanya kinan


hans memegang kinan dengan satu tangannya karena tangan satunya masih memegang putera"mas pengen  ngasih pernikahan yang kamu inginkan nanti, jadi mas pengen menyiapkan pernikahan itu dari sekarang. lagian persiapan pernikahan kan butuh waktu lama" jelas hans


"tapi brian bisa marah kalau dia tahu kita nyiapin acara pernikahan mas" ucap kinan


"ya kalau kita gak ngasih tahu, brian gak akan tahu sayang. lagian persiapan pernikahan lama jadi dari sekarang aja" balas hans


"ya sudah deh, kinan nurut mas saja" balas kinan


hans memanggil clara untuk membahas detil pernikahan mereka " jadi kalau pakaian, mau anda siapkan sendiri" tanya clara memastikan


"iya, saya sudah mendesain pakaian pernikahan dari lama, tinggal mulai membuatnya saja" balas kinan


hans menatap takjub kinan "jadi gak sabar pakai pakaian yang kamu buat" ucap hans

__ADS_1


"mas kan sudah berapa kali pakai pakaian buatan kinan" sahut kinan


"kan ini beda sayang, ini buat pernikahan kita" balas hans


mereka pun mulai membahas semua yang di butuhkan, dan mengikuti selera kinan


***


kayla ikut menemani sheryl dan mario untuk memeriksakan kandungan sheryl yang sudah semakin dekat dengan proses persalinannya


"kay, kamu kok pucet banget sih, sakit kamu" tanya sheryl saat sedang berada dalam mobil melihat kayla dari balik kaca spion yang terlihat jelas bagi sheryl karena kayla duduk di samping romi yang mengendarai mobil


"engga kok non, saya baik-baik saja" balas kayla


"iya kayla, kamu kok pucet banget" sahut romi


"mungkin kelelahan saja" balas kayla


"akhir-akhir ini kamu sering kelelahan kay, nant sekalian periksa saja biar tahu sakitnya apa" usul sheryl


"jangan! " teriak kayla membuat orang yang juga ada dalam mobil jadi terkejut


"kamu kenapa sih kayla, maksud non sheryl kan baik" tanya romi yang merasa aneh dengan sikap kayla


kayla menyadari kesalahannya "maaf non, saya hanya gak suka rumah sakit jadi malas berobat non" jelas kayla


"ya sudah terserah kamu saja, tapi jangan sungkan bilang ke kita kalau kamu merasa tidak kuat" ucap sheryl


"iya non" balas kayla


kayla dan romi duduk di depan ruang tunggu saat sheryl dan mario masuk ruangan


"yuk periksa kay, kamu pucet banget loh" ajak romi


kayla menggelengkan kepalanya " gak mau kak, aku malas berobat" tolak kayla


romi menarik tangan kayla saking khawatirnya karena wajah kayla yang makin pucat "sudah ayok, gak usah ngeyel sama kakak" ajak romi


"brugh" kayla jatuh pingsan


beruntung romi dengan sigap menangkap tubuh kayla dan langsung mengangkat tubuh kayla menuju ruang IGD


romi mengirim pesan pada mario bahwa dirinya membawa kayla ke IGD agar mario tidak bingung tidak mendapati dirinya dan kayla tidak ada di depan ruangan periksa kandungan

__ADS_1


"apa! hamil" romi begitu terkejut saat kayla selesai diperiksa dan mengatakan kayla yang sedang kelelahan dan bisa pingsan karena di pengaruhi kehamilannya yang menuntut tidak boleh terlalu lelah


__ADS_2